Breaking News
light_mode

Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Satgas NU Pasuruan Lakukan Sosialisasi Di Pesantren

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 1.005
  • comment 0 komentar

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan, tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren Al-Islahiyah Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Rabu (18/11/2020).

Dalam Sambutannya, Gus H. Saiful Anam Halim selaku Koordinator Satgas NU Peduli Kabupaten Pasuruan mengungkapkan bahwa para warga pesantren harus proaktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Para santri harus selalu rajin mencuci tangan dan jangan lupa memakai masker agar terhindar dari penyebaran wabah covid 19” ujar Koordinator Satgas NU Peduli tersebut.

Sekitar 150 Santriwati Pondok Pesantren Al-Islahiyah sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak dr. H. Taufiq selaku ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan serta Bapak Sugeng Hariyadi, SE., MM, selaku Camat Wonorejo sebagai pembicara yang menjelaskan tentang bagaimana virus Covid-19 menyebar dalam tubuh manusia serta peran serta pemerintah dalam penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Menurut dr. H. Taufiq, covid-19 tidak bisa dibunuh, tetap dilemahkan. Sehingga, kita perlu meningkatkan imun.

“Belum ada obat yang dapat membunuh Virus, tetapi ada beberapa prnyakit yg dapat dicegah dengan vaksin, yaitu virus yg dilemahkan. Contohnya seperti polio, difteri, cacar, influensa, termasuk covid-19, ujarnya saat memberikan materi sosialisasi.

Selnjutnya, Sugeng Hariyadi, menjelaskan cara bagaimana tetap produktif dimasa pandemi. Seperti bagaimana pentingnya penguasaan IT dalam meningkatkan produktifitas dan pelaksanaan pendidikan. Selain itu, juga menegaskan pembiasaan baru dalam pencegahan covid-19.

“Adanya budaya baru yang mau tidak mau harus kita terapkan sebagai upaya pencegahan infeksi covid-19, seperti tetap pakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin berdoa,” pungkas Pria yang juga menjadi ketua LPBI PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Pada akhir acara, Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan membagikan brosur atau media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para santriwati yang ikut serta dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Dengan media yang dibagikan itu diharapkan para warga Pondok Pesantren dapat meningkatkan disiplin protokol kesehatan di area lingkungan sekitarnya.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovatif, LTM NU Pasuruan Gelar Pelatihan Wirausaha bagi Pemuda Masjid

    • calendar_month Rab, 10 Okt 2018
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PC. LTM NU) Kabupaten Pasuruan kerjasama dengan Pengurus Besar Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (PB LTM NU) selenggarakan Pelatihan Wirausaha Pemuda Masjid, Kamis (4/10) di Graha KH. Achmad Jufri PCNU kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh ketua PB LTM NU didampingi oleh ketua PW LTM NU […]

  • Kantor Lama Sering Kebanjiran, MWCNU Rejoso Bangun Kantor Baru

    Kantor Lama Sering Kebanjiran, MWCNU Rejoso Bangun Kantor Baru

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, melaksanakan peletakan batu pertama pemmbangunan kantor MWCNU setempat, Ahad (25/12/2022). Kantor MWCNU Rejoso dibangun di Dusun Lirboyo, Desa Rejosolor, Kecamatan Rejoso. Ketua MWCNU Rejoso KH Lutfi Adnan menyebutkan, lokasi kantor cukup terjangkau bagi jamaah dan jamiyyah Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Rejoso. “Alhamdulillah. Mohon […]

  • Pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI”, Memukau Ratusan Peserta Kolokium

    • calendar_month Sab, 25 Agu 2018
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Pembukaan Kegiatan Kolokium “Jejak Ulama & Pesantren Pasuruan dalam Perjuangan Bangsa” oleh PC LAKPESDAM NU Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Pengurus Pusat HMASS (Harakah Mahasiswa Alumni Santri Sidogiri) di Aula Gedung IASS (Ikatan Alumni Santri Sidogiri), menampilkan pembacaan Puisi Perjuangan “KIYAI ABDUL JALIL SIDOGIRI” oleh Haidar Hafeez, Pendiri Rumah Sastra dan Sastrawan Pesantren disambut tepuk tangan […]

  • Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • visibility 1.474
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023). Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu […]

  • Terus Tingkatkan Kualitas Akademik, ITSNU Pasuruan Bangun System e-Campus

    • calendar_month Ming, 11 Nov 2018
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Kamis, 1 Nopember 2018 Para petinggi ITSNU Pasuruan mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh BP3TNU, Rektor, Wakil Rektor dan bidang akademik membahas peningkatan kualitas akademik Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pasuruan alias ITSNU Pasuruan dengan menggandeng perusahaan besar untuk merencanakan pembangunan system berbasis aplikasi e-Campus. Rektor ITSNU Pasuruan, AA. Bustomi menjelaskan bahwa menindaklanjuti MOU dengan […]

  • Dampak gempa malang di pasuruan

    NU Tutur Pasuruan Bantu Data Bangunan Rusak karena Gempa

    • calendar_month Ming, 11 Apr 2021
    • visibility 826
    • 0Komentar

    Nu Pasuruan – Dampak gempa 6,1 skala richter yang berpusat di Kabupaten Malang merambat ke daerah lain. di Kabupaten Pasuruan, sejumlah bangunan rusak karena getaran gempa. Salah satunya di Kecamatan Tutur. Sekretaris Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur Sholekan menyebutkan ada kerusakan bangunan di daerahnya. Misalnya […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca