Breaking News
light_mode

Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Satgas NU Pasuruan Lakukan Sosialisasi Di Pesantren

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 974
  • comment 0 komentar

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan, tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren Al-Islahiyah Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Rabu (18/11/2020).

Dalam Sambutannya, Gus H. Saiful Anam Halim selaku Koordinator Satgas NU Peduli Kabupaten Pasuruan mengungkapkan bahwa para warga pesantren harus proaktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Para santri harus selalu rajin mencuci tangan dan jangan lupa memakai masker agar terhindar dari penyebaran wabah covid 19” ujar Koordinator Satgas NU Peduli tersebut.

Sekitar 150 Santriwati Pondok Pesantren Al-Islahiyah sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak dr. H. Taufiq selaku ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan serta Bapak Sugeng Hariyadi, SE., MM, selaku Camat Wonorejo sebagai pembicara yang menjelaskan tentang bagaimana virus Covid-19 menyebar dalam tubuh manusia serta peran serta pemerintah dalam penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Menurut dr. H. Taufiq, covid-19 tidak bisa dibunuh, tetap dilemahkan. Sehingga, kita perlu meningkatkan imun.

“Belum ada obat yang dapat membunuh Virus, tetapi ada beberapa prnyakit yg dapat dicegah dengan vaksin, yaitu virus yg dilemahkan. Contohnya seperti polio, difteri, cacar, influensa, termasuk covid-19, ujarnya saat memberikan materi sosialisasi.

Selnjutnya, Sugeng Hariyadi, menjelaskan cara bagaimana tetap produktif dimasa pandemi. Seperti bagaimana pentingnya penguasaan IT dalam meningkatkan produktifitas dan pelaksanaan pendidikan. Selain itu, juga menegaskan pembiasaan baru dalam pencegahan covid-19.

“Adanya budaya baru yang mau tidak mau harus kita terapkan sebagai upaya pencegahan infeksi covid-19, seperti tetap pakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin berdoa,” pungkas Pria yang juga menjadi ketua LPBI PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Pada akhir acara, Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan membagikan brosur atau media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para santriwati yang ikut serta dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Dengan media yang dibagikan itu diharapkan para warga Pondok Pesantren dapat meningkatkan disiplin protokol kesehatan di area lingkungan sekitarnya.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam “Sawah” Bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 731
    • 6Komentar

    Judul Buku : Bekal Pembela Ahlus Sunnah Wal Jamaah Menghadapi Radikalisme Salafi-Wahabi Penulis : Muhammad Idrus Ramli Penerbit : Surabaya, Aswaja NU CENTER Jawa Timur ISBN : 978-602-17206-3-9 Tahun : I, 2013 Tebal : 210 Halaman Peresensi : Syarif Hidayat Santoso SERANGAN kembali dilakukan kalangan Islam “Sawah” (Salafi-Wahabi) terhadap Ahlus Sunnah Wal Jamaah melalui buku […]

  • Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

    Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

    • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
    • visibility 951
    • 0Komentar

    Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang. Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama […]

  • Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Jumat–Sabtu (18–19/07/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam arahannya menekankan pentingnya LP Ma’arif NU melakukan analisis terhadap potensi lembaga pendidikan dan peserta didik yang […]

  • Tetap Produktif Saat Pandemi, ISNU Kabupaten Pasuruan Luncurkan Buku Baru

    Tetap Produktif Saat Pandemi, ISNU Kabupaten Pasuruan Luncurkan Buku Baru

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan kembali meluncurkan buku baru karya sarjana-sarjana NU Kabupaten Pasuruan. Yakni buku dengan judul “Mustafa Kemal, Sukarno, dan Abdurrahman Wahid: Bapak Pendiri Turki dan Indonesia Baru, Persamaan dan Perbedaan Politik Kenegaraan” yang ditulis oleh Dr. H. Abdulloh Shodiq, M.Pd., dan buku yang ditulis oleh Dr. Dewi […]

  • ISNU Pasuruan Dorong Transparansi Kebijakan Energi dalam Safari Ramadhan Menteri ESDM

    ISNU Pasuruan Dorong Transparansi Kebijakan Energi dalam Safari Ramadhan Menteri ESDM

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan turut menyambut kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam rangka Safari Ramadhan di Ma’had Dalwa, Bangil, Jumat (14/03/2025). Wakil Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan Dr. Fauzi Hamzah, menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah di bidang energi saat ini masih belum […]

  • THAUN (CERPEN)

    THAUN (CERPEN)

    • calendar_month Sen, 8 Mar 2021
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Hawa gerah kian menyiksa, bahkan meski Kiai Marzuki baru saja berwudu. Musim kemarau belum menjelang, hujan kadang-kadang turun menjelang dini hari, namun hawa alam sudah kembali gerah. Rengek para balita di rumah tetangga silih berganti terdengar, pasti mereka tersiksa karena hawa bumi tak senyaman alam Rahim. Kiai renta itu perlahan bangkit setelah rakaat terahir salat […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca