Breaking News
light_mode

Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Satgas NU Pasuruan Lakukan Sosialisasi Di Pesantren

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 961
  • comment 0 komentar

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan, tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren Al-Islahiyah Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Rabu (18/11/2020).

Dalam Sambutannya, Gus H. Saiful Anam Halim selaku Koordinator Satgas NU Peduli Kabupaten Pasuruan mengungkapkan bahwa para warga pesantren harus proaktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Para santri harus selalu rajin mencuci tangan dan jangan lupa memakai masker agar terhindar dari penyebaran wabah covid 19” ujar Koordinator Satgas NU Peduli tersebut.

Sekitar 150 Santriwati Pondok Pesantren Al-Islahiyah sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak dr. H. Taufiq selaku ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan serta Bapak Sugeng Hariyadi, SE., MM, selaku Camat Wonorejo sebagai pembicara yang menjelaskan tentang bagaimana virus Covid-19 menyebar dalam tubuh manusia serta peran serta pemerintah dalam penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Menurut dr. H. Taufiq, covid-19 tidak bisa dibunuh, tetap dilemahkan. Sehingga, kita perlu meningkatkan imun.

“Belum ada obat yang dapat membunuh Virus, tetapi ada beberapa prnyakit yg dapat dicegah dengan vaksin, yaitu virus yg dilemahkan. Contohnya seperti polio, difteri, cacar, influensa, termasuk covid-19, ujarnya saat memberikan materi sosialisasi.

Selnjutnya, Sugeng Hariyadi, menjelaskan cara bagaimana tetap produktif dimasa pandemi. Seperti bagaimana pentingnya penguasaan IT dalam meningkatkan produktifitas dan pelaksanaan pendidikan. Selain itu, juga menegaskan pembiasaan baru dalam pencegahan covid-19.

“Adanya budaya baru yang mau tidak mau harus kita terapkan sebagai upaya pencegahan infeksi covid-19, seperti tetap pakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin berdoa,” pungkas Pria yang juga menjadi ketua LPBI PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Pada akhir acara, Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan membagikan brosur atau media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para santriwati yang ikut serta dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Dengan media yang dibagikan itu diharapkan para warga Pondok Pesantren dapat meningkatkan disiplin protokol kesehatan di area lingkungan sekitarnya.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin: Bahtsul Masail Merupakan Ciri Khas NU yang Harus Dipertahankan

    KH Imron Mutamakkin: Bahtsul Masail Merupakan Ciri Khas NU yang Harus Dipertahankan

    • calendar_month Ming, 6 Sep 2026
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan   Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa Bahtsul Masail merupakan salah satu ciri khas Nahdlatul Ulama (NU) yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Hal tersebut disampaikan KH Imron Mutamakkin saat menghadiri kegiatan Bahtsul Masail di Masjid Sentono, Kecamatan Kejayaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/9/2026). Menurutnya, Bahtsul Masail […]

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • LPBH NU Kab. Pasuruan Beri Bantuan Hukum Konflik Masjid Hidayatullah

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • visibility 978
    • 0Komentar

    Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama’ (LPBHNU) Kabupaten Pasuruan diminta bantuan oleh PCNU Kota Pasuruan terkait konflik di Masjid Hidayatullah Kota Pasuruan. “Konflik bermula dari kejadian meninggalnya dr. Hendra Romadlon yang disholatkan jenazahnya di masjid hidayatullah, pun pihak keluarga meminta di bacakan yasin dan tahlil. Tetapi di tolak oleh kelompok wahabi salafi yang sudah […]

  • Sambut Mudik Lebaran, PC GP. Ansor Kabupaten Pasuruan Siapkan 8 Pos Pantau

    • calendar_month Rab, 13 Jun 2018
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Sambut Mudik Lebaran, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan mendirikan 8 Pos Pantau Mudik 2018 yang tersebar di wilayah PCNU Kabupaten Pasuruan.

  • Pesan KH Ma’sum Hasyim di Haul KH Muzakki Birul Alim

    Pesan KH Ma’sum Hasyim di Haul KH Muzakki Birul Alim

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • visibility 1.355
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan bahwasannya hadir ke majelis haul yang bagus bagus maka akan mendapatkan barokah dan jangan sampai putus. “Bukan mereka yang butuh kita tetapi kita yang butuh ulama kepada,” ujarnya pada saat Haul Pertama KH Muzakki Birul Alim di Pondok Pesantren Hidayatullah, […]

  • Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Protokol di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu- Ahad (5-6/10/2024). Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan M Subadar mengatakan tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdlatul Ulama (NU) agar lebih paham dalam menyusun acara, menjadi Master of Ceremony (MC), ajudan dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca