Breaking News
light_mode

Tingkatkan Disiplin Protokol Kesehatan, Satgas NU Pasuruan Lakukan Sosialisasi Di Pesantren

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
  • visibility 940
  • comment 0 komentar

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan, tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren Al-Islahiyah Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Rabu (18/11/2020).

Dalam Sambutannya, Gus H. Saiful Anam Halim selaku Koordinator Satgas NU Peduli Kabupaten Pasuruan mengungkapkan bahwa para warga pesantren harus proaktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

“Para santri harus selalu rajin mencuci tangan dan jangan lupa memakai masker agar terhindar dari penyebaran wabah covid 19” ujar Koordinator Satgas NU Peduli tersebut.

Sekitar 150 Santriwati Pondok Pesantren Al-Islahiyah sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak dr. H. Taufiq selaku ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan serta Bapak Sugeng Hariyadi, SE., MM, selaku Camat Wonorejo sebagai pembicara yang menjelaskan tentang bagaimana virus Covid-19 menyebar dalam tubuh manusia serta peran serta pemerintah dalam penanganan covid-19 di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Menurut dr. H. Taufiq, covid-19 tidak bisa dibunuh, tetap dilemahkan. Sehingga, kita perlu meningkatkan imun.

“Belum ada obat yang dapat membunuh Virus, tetapi ada beberapa prnyakit yg dapat dicegah dengan vaksin, yaitu virus yg dilemahkan. Contohnya seperti polio, difteri, cacar, influensa, termasuk covid-19, ujarnya saat memberikan materi sosialisasi.

Selnjutnya, Sugeng Hariyadi, menjelaskan cara bagaimana tetap produktif dimasa pandemi. Seperti bagaimana pentingnya penguasaan IT dalam meningkatkan produktifitas dan pelaksanaan pendidikan. Selain itu, juga menegaskan pembiasaan baru dalam pencegahan covid-19.

“Adanya budaya baru yang mau tidak mau harus kita terapkan sebagai upaya pencegahan infeksi covid-19, seperti tetap pakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta rajin berdoa,” pungkas Pria yang juga menjadi ketua LPBI PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Pada akhir acara, Satgas Covid-19 PCNU Kabupaten Pasuruan membagikan brosur atau media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada para santriwati yang ikut serta dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Dengan media yang dibagikan itu diharapkan para warga Pondok Pesantren dapat meningkatkan disiplin protokol kesehatan di area lingkungan sekitarnya.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443 H / 2022 M Wilayah Pasuruan

    Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443 H / 2022 M Wilayah Pasuruan

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • visibility 1.915
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanInstitut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan menerbitkan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1443 H/2022 M. Jadwal Imsakiyah itu dirumuskan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Sebagaimana telah diingatkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, untuk berhenti melakukan hal-hal […]

  • Akad Usaha POM MINI dalam Rumusan Bahtsul Masail LBM PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
    • visibility 918
    • 0Komentar

    Deskripsi Masalah: Pak Komar mempunyai usaha pom mini yang cukup lumayan, ada sepuluh unit usaha yang ia miliki, sebenarnya ia tidak memiliki lahan untuk mengelola pom mini sebanyak itu.Akan tetapi, dia bekerjasama dengan orang-orang yang siap diajak kerjasama, sebut saja salah satu orang itu adalah Pak Nashor. Dalam prakteknya, ada kesepakatan antara keduanya, yaitu Pak […]

  • Obat Buatan LPPNU Pasuruan Bantu Petani Lele

    Obat Buatan LPPNU Pasuruan Bantu Petani Lele

    • calendar_month Ming, 5 Nov 2023
    • visibility 829
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Budi daya lele saat ini menjadi salah satu peluang usaha yang banyak dijalankan orang. Menjalankan usaha budi daya lele sebenarnya tidaklah sulit. Dibutuhkan pemahaman yang benar dalam budi daya lele agar memberikan keuntungan. Dalam hal ini Pengurus Cabang (PC) Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruan membantau mengatasi permasalahan budidaya lele di […]

  • Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • visibility 748
    • 0Komentar

    KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq. “Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar […]

  • Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    Jangan Salah, Islam dan Nasionalisme Tak Bertentangan

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • visibility 996
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanH. Ahmad Taufiq, wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengungkapkan bahwa banyak dari masyarakat yang salah dalam memahami ajaran agamanya. Sehingga marak terjadi kekerasan atas nama agama. “Mereka yang keluar rel aswaja, memiliki kerentanan terpapar ekstrimisme,” ujarnya saat memberikan materi dalam kegiatan pembekalan Pemateri Pesantren Ramadlan, Senin (19/4/2021). Ia juga […]

  • Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan Komitmen Kembangkan Kopi Pasuruan

    Program Studi Teknologi Hasil Pertanian ITSNU Pasuruan Komitmen Kembangkan Kopi Pasuruan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • visibility 831
    • 0Komentar

    Kabupaten Pasuruan memliki potensi kopi yang luar biasa. Tahun 2019, produksi kopi mencapai 1.365,43 ton. Terlebih, perhatian pemerintah daerah kabupaten Pasuruan luar biasa terhadap kopi, mulai dari rebranding kopi hingga adanya hari wajib minum kopi pun ada. Menyadari itu, program studi Teknologi Hasil Pertanian (Prodi THP) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan meneguhkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca