Breaking News
light_mode

Ust. H. Nurul Huda & Ust. Abdurrohman, Nahkoda Baru Ranting NU Desa Tambak MWC NU Lekok

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
  • visibility 377
  • comment 3 komentar

Reformasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Tambak Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Lekok Kabupaten Pasuruan sukses digelar pada hari Kamis, (30/8) di Masjid Roudlatul Syafi’i Tambak Lekok. Reformasi PR NU Desa Tambak menjadi Kegiatan Reformasi Kepengurusan di Tingkat Ranting yang ke 10 dari 15 Pengurus Ranting se-Kecamatan Lekok.

Kegiatan wajib yang dilaksanakan sekali dalam 5 (lima) tahun tersebut, dalam Pemilhan Rois Syuriah dilaksanakan melalui sistem AHWA yang terdiri dari 5 Ahwa yaitu : Ust. H. Nurul Huda, Ust.Abdurrohman, Ust. Arifin Arif, Bpk.Hasan, H.Abd.Halim. Hasil musyawarah AHWA (ahlul halli wal aqdi) terpilih 2 nama calon Suriah Ranting dan akhirnya terpilihlah Ust. Nurul Huda sebagai Rois Syuriah 2018-2023 setelah memperoleh 3 suara, unggul 1 suara dari H. Abd. Halim.

Sedangkan Pemilihan Ketua Tanfidziyah Ranting dipilih oleh Pengurus Anak Ranting (PAR) Desa Tambak yang terdiri dari 7 PAR yaitu: PAR Porangan, PAR Sanggaran, PAR Bong Tengah, PAR Kampung Baru, PAR Krajan, PAR Batu Ampar dan PAR Pasirian. Hasilnya, Ust. Abdurrohman terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah 2018-2023 setelah memperoleh 7 suara, unggul 5 suara dari Ust. Ismail yang mendapatkan 2 suara.

Dalam sambutannya, Ust. H. Nurul Huda berpesan agar memilih pengurus baru yang memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi. “Saya berpesan, agar memilih pengurus baru yang benar-benar bersedia khidmat kepada NU” tuturnya.

Selain itu, Kiai Imam Ghozali Ma’shum selaku Ketua Tanfidziyah MWC NU Lekok mengungkapkan bahwa menjadi pengurus NU syaratnya ada 3 (tiga). “PKB, Pinter, Kober lan Bener” katanya.

Dan beliau juga menegaskan bahwa berkhidmat di NU adalah bagian dari menolong agama. “Sedangkan apabila kita menolong agama, maka Allah akan menolong kita” tandasnya. (Hifdzi/Yaqin)

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (3)

  • Zuhroh

    Terima kasih atas informasinya

    Balas10 Januari 2023 14:54
  • Naila

    kenapa salah satu syarat menjadi pengurus NU harus PKB? menurut saya celetukan2 seperti ini agak kurang baik karena menunjukkan tidak adanya toleransi politik di dalam NU

    Balas10 Januari 2019 06:42
  • SAMSUDIN

    Mohon informasinya …
    Apakah pemilihan pengurus NU di setiap tingkat di seluruh wilayah indonesia dilakukan dengan sistem apa?
    Mohon ulasannya …
    Terimakasih salam kenal …

    Balas13 Desember 2018 03:56

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peletakan Batu Pertama Kantor MWC NU Purwosari di Hadiri Gus Bupati Pasuruan

    Peletakan Batu Pertama Kantor MWC NU Purwosari di Hadiri Gus Bupati Pasuruan

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Peletakan batu pertama dalam pembangunan kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Purwosari, selain dihadiri oleh KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Muhibbul Aman Aly, selaku Katib Syuriah NU Kabupaten Pasuruan, serta KH. Saiful Anam Halim, selaku sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan dan pimpinan Badan Semi Otonom (Banom) NU, juga dihadiri oleh […]

  • KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    KH Imron Mutamakkin Tekankan Makna Santri dalam Haul KH Abdurrahman Syakur

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa makna santri tidak hanya terbatas pada mereka yang pernah mondok di pesantren. Menurutnya, siapa pun yang memegang teguh agamanya Allah dan berakhlak baik, layak disebut santri. Hal itu disampaikan KH Imron Mutamakkin dalam acara Haul ke-6 KH Abdurrahman Syakur […]

  • Peringati Hari Mangrove, UNU Pasuruan Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Tambak Lekok

    Peringati Hari Mangrove, UNU Pasuruan Tanam 2.500 Bibit Mangrove di Pesisir Tambak Lekok

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati hari mangrove ,Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan menanam 2.500 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Tambak Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin (29/07/2025). Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penanaman mangrove tidak hanya tentang menanam pohon, tetapi tentang menanam nilai tanggung jawab sosial dan […]

  • Lailatul Ijtima’ MWCNU Rejoso, Gus Ipong: Khidmat NU Itu Seperti Sholat Berjamaah

    Lailatul Ijtima’ MWCNU Rejoso, Gus Ipong: Khidmat NU Itu Seperti Sholat Berjamaah

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso melaksanakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ Malam Ahad Pon di Masjid Nurul Jadid, Dusun Suruh Desa Kedungbako, Sabtu (05/02/2022). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menceritakan kembali peristiwa Isra Mi’raj. “Kecepatan Rasulullah dalam peristiwa Isra Mi’raj itu melebohi kecepatan cahaya,” tuturnya dalam […]

  • Yang Lebih Menakutkan dari Kuburan di Jumat Kliwon

    Yang Lebih Menakutkan dari Kuburan di Jumat Kliwon

    • calendar_month Rab, 2 Des 2020
    • visibility 272
    • 1Komentar

    Semakin dalam menyusuri dunia maya, Firman Mutado bergidik ngeri. Ternyata dunia maya jauh lebih mengerikan dari kuburan di alam nyata pada Jumat Kliwon. Di alam nyata, Firman Murtado pernah  jumpa fans dengan mulai pocong hingga genderuwo, namun energi negatifnya tak seberapa mengerikan dibandingkan memedi di dunia maya.             Coba bayangkan, di dunia ghaib alias dunia […]

  • Turba ISNU Pasuruan Bahas Percepatan Organisasi

    Turba ISNU Pasuruan Bahas Percepatan Organisasi

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mengelar Turun Kebawah (Turba) di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan Jum’at (1/11/2023). Dalam turba tersebut PC ISNU Kabupaten Pasuruan mengintruksikan kepada PAC yang untuk mengejar mengejar ketertinggalan dengan membuat progam Amati Tiru Modifikasi (ATM). “Apabila PAC tidak bisa membuat program bisa […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca