Breaking News
light_mode

Ust. H. Nurul Huda & Ust. Abdurrohman, Nahkoda Baru Ranting NU Desa Tambak MWC NU Lekok

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
  • visibility 516
  • comment 3 komentar

Reformasi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Desa Tambak Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Lekok Kabupaten Pasuruan sukses digelar pada hari Kamis, (30/8) di Masjid Roudlatul Syafi’i Tambak Lekok. Reformasi PR NU Desa Tambak menjadi Kegiatan Reformasi Kepengurusan di Tingkat Ranting yang ke 10 dari 15 Pengurus Ranting se-Kecamatan Lekok.

Kegiatan wajib yang dilaksanakan sekali dalam 5 (lima) tahun tersebut, dalam Pemilhan Rois Syuriah dilaksanakanĀ melalui sistem AHWA yang terdiri dari 5 Ahwa yaitu : Ust. H. Nurul Huda, Ust.Abdurrohman, Ust. Arifin Arif, Bpk.Hasan, H.Abd.Halim. Hasil musyawarah AHWAĀ (ahlul halli wal aqdi) terpilih 2 nama calon Suriah Ranting dan akhirnya terpilihlah Ust. Nurul Huda sebagai Rois Syuriah 2018-2023 setelah memperoleh 3 suara, unggul 1 suara dari H. Abd. Halim.

Sedangkan Pemilihan Ketua Tanfidziyah Ranting dipilih oleh Pengurus Anak Ranting (PAR) Desa Tambak yang terdiri dari 7 PAR yaitu: PAR Porangan, PAR Sanggaran, PAR Bong Tengah, PAR Kampung Baru, PAR Krajan, PAR Batu Ampar dan PAR Pasirian. Hasilnya, Ust. Abdurrohman terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah 2018-2023 setelah memperoleh 7 suara, unggul 5 suara dari Ust. Ismail yang mendapatkan 2 suara.

Dalam sambutannya, Ust. H. Nurul Huda berpesan agar memilih pengurus baru yang memiliki dedikasi tinggi terhadap organisasi. “Saya berpesan, agar memilih pengurus baru yang benar-benar bersedia khidmat kepada NU” tuturnya.

Selain itu, Kiai Imam Ghozali Ma’shum selaku Ketua Tanfidziyah MWC NU Lekok mengungkapkan bahwa menjadi pengurus NU syaratnya ada 3 (tiga). “PKB, Pinter, Kober lan Bener” katanya.

Dan beliau juga menegaskan bahwa berkhidmat di NU adalah bagian dari menolong agama. “Sedangkan apabila kita menolong agama, maka Allah akan menolong kita” tandasnya. (Hifdzi/Yaqin)

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (3)

  • Zuhroh

    Terima kasih atas informasinya

    Balas10 Januari 2023 14:54
  • Naila

    kenapa salah satu syarat menjadi pengurus NU harus PKB? menurut saya celetukan2 seperti ini agak kurang baik karena menunjukkan tidak adanya toleransi politik di dalam NU

    Balas10 Januari 2019 06:42
  • SAMSUDIN

    Mohon informasinya …
    Apakah pemilihan pengurus NU di setiap tingkat di seluruh wilayah indonesia dilakukan dengan sistem apa?
    Mohon ulasannya …
    Terimakasih salam kenal …

    Balas13 Desember 2018 03:56

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

    LAZISNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2020
    • visibility 651
    • 1Komentar

    Salah-satu dampak dari musim kemarau ialah mengakibatkan sebagian daerah mengalami kekeringan atau kekurangan stok air bersih, terutama di wilayah pegunungan. Misalnya, di Dusun Aluran Desa Cukur Guling Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Dusun yang dihuni sekitar 250 KK ini telah mengalami kekurangan stok air bersih selama 4 (empat) bulan. Musibah tersebut membuat beberapa kali terjadi konfilk […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ā€˜Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ā€˜Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.666
    • 4Komentar

    ā€œSebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.ā€ Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    Bersama Hadapi Covid-19, LAZISNU Kab. Pasuruan Bantu Pekerja Loundry Sekitar Pondok Pesantren

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, membuat dampak yang signifikan dalam segala sektor kehidupan. Bukan hanya dampak pendidikan dan sosial, dalam segi ekonomi pun sangat terdampak. Hal ini juga yang dialami para pekerja laudry yang berada di sekitar Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Pasuruan. Tepatnya sudah hampir 3 bulan sejak para santri dipulangkan […]

  • LPBINU Pasuruan Komitmen Tingkatkan Kinerja Penanggulangan Bencana

    LPBINU Pasuruan Komitmen Tingkatkan Kinerja Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • visibility 915
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja dalam pencegahan dan penanganan bencana daerah. Jumat (26/08/2022) kemarin, LPBINU menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan topik ā€˜Revitalisasi Pengurus dan Relawan LPBINU dalam Membangun Ketangguhan Terhadap Bencana Melalui adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten […]

  • Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

    Berikut Tradisi Lebaran Ketujuh di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum bahagia bagi umat Islam di berbagai penjuru dunia khususnya di Indonesia. Tak hanya religius, Lebaran juga menyimpan budaya dan tradisi unik di seluruh Indonesia. Kearifan lokal ini diwariskan secara turun temurun sebagai ciri khas masing-masing Berbagai tradisi unik dan penuh makna muncul untuk menandai dan menambah […]

  • PCNU Kabupaten Pasuruan Bantu Korban Banjir di Rejoso & Grati

    • calendar_month Ming, 20 Jan 2019
    • visibility 724
    • 0Komentar

    Tim NU Peduli PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Kabupaten Pasuruan, yang terdiri dari LPBI NU, LKK NU, LAZISNU, ANSOR BAGANA, bantu korban bencana banjir di Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2019). “Banjir terjadi Jumat malam Sabtu. Alhamdulillah, hari ini sudah bisa membantu. Kami menggunakan dana siaga bencana PCNU yang selama ini rutin […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca