Breaking News
light_mode

Mengenal KH Abdul Ghofur Cholil Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pasuruan 1980-2001

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
  • visibility 1.256
  • comment 0 komentar

KH Abdul Ghofur Cholil merupakan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada tahun 1980- 2001 beliau adalah putra dari pasangan H Cholil dan Mazidah.

Beliau di lahirkan perkiraan tahun 1910 H di Surabaya dan tidak diketahui tanggal dan bulanannya.Beliau termasuk kiai kharismatik yang banyak mengisi pengajian di wilayah kota maupun Kabupaten Pasuruan

Pendidikan

Pada umur tujuh tahun Ghofur Kecil sudah hafal alfiyah padahal mempelajari ilmu alat tersebut sangatlah sulit. Selain itu ia juga pernah mendalami ilmu di Kiai Cholil Bangkalan setelah itu ia pulang ke Pasuruan dan melanjutkan mengaji di Kiai Dahlan Gentong kemudian di kirim ke Pondok Pesantren Kasingan Rembang bersama KH Abdul Hamid, KH Abdurohim Singopolo Surabaya dan KH Mahrus Ali Kediri. Pasca dari Rembang ia melanjutkan mondok di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Mendirikan Pondok Pesantren

Sepulang dari mondok Kiai Ghofur menikah dengan Nyai Hj Munawaroh putri dari KH Anwar dari Surabaya. Oleh mertuanya dikasih dikasih sebidang tanah untuk di bangun Pondok Pesantren, sehingga lahirlah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Al Ghofuri di Bugul Lor Kota Pasuruan.

Banyak santri yang mengaji di sana di antaranya KH Abdullah Nasor Karangpandan, KH Abdullah Khunen Lekok, Gus Nasih bin Abdul Hamid, Pengasuh Pondok Pesantren Metal dan banyak yang sudah menjadi kiai besar.

Kiai Ghofur selalu menekankan agar santrinya terus menghafal dan memahami ilmu nahwu dan sharaf selain itu beliau juga teliti dalam mengambil hukum syariah.

Perjuangan di Nahdlaatul Ulama Pasuruan

Pada masa kepemimpinan NU sekitar tahun 1965-1974 kepemimpinan Rois Syuriah di emban oleh KH Ahmad Djufri. Ketegasnya dalam menaati hukum syariah yang di terapkan di NU salah satunya adalah memisahkan IPNU dan IPPNU di Kabupaten Pasuruan hingga sekarang.

Umat Menangis

Diusianya yang tidak muda Kiai Ghofur selalu menyempatkan untuk mengajar murid muridnya hingga sakit sehingga berhenti mengajar. Selama sakit beliau di rawat di RSUD Soedarsono Pasuruan, RS Aisyah Malang, RS Lavalette Malang kemudian sembuh di bawa pulang namun, beberapa hari kemudian di kembali di bawa di RS Saiful Anwar dan kondisi tidak menentu kemudian di bawa pulang tempatnya hari Selasa dan Kamisnya beliau meninggal dan di makamkan di komplek pemakaman Masjid Jamik Pasuruan. Untuk diketahui Kiai Ghofur wafat pada usia 91 tahun tepatnya 21 Juni 2001 atau 29 Robiul Awal 1422.

(Sumber Buku Perjuangan Kiai NU Pasuruan)

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanDita Febrianti terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2023-2025. Dirinya terpilih dalam Konferensi Cabang IPPNU ke XIX di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/3/2023). Dita, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah […]

  • Muharram, NU Pasuruan Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba

    Muharram, NU Pasuruan Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2024
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar seminar  edukasi bahaya narkoba di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/07/2024). KH Imron Mutamakkin menghimbau kepada masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak mengkonsumsi narkoba atau obat obatan terlarang karena dapat merusak otak dan pikiran. ” Dulu sasaran narkoba adalah orang orang pekerja keras namun […]

  • ISNU Pasuruan Buka Rekrutmen Pendamping Halal, Ajak Masyarakat Berdayakan UMKM

    ISNU Pasuruan Buka Rekrutmen Pendamping Halal, Ajak Masyarakat Berdayakan UMKM

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 878
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar open rekrutmen Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang akan berlangsung mulai 15 hingga 30 Juni 2025 mendatang. Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Ahmad Adib Muhdi, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan target nasional dalam sertifikasi halal, khususnya bagi […]

  • Ansor Wates Gandeng LAZ Sidogiri Santuni Puluhan Yatim

    Ansor Wates Gandeng LAZ Sidogiri Santuni Puluhan Yatim

    • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Wates menggelar Bakti Sosial dan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa’. Kegiatan itu kerja sama dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Pondok Pesantren (Ponpes) Sidogiri. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jumat (28/7/2023). Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor […]

  • LAZISNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

    LAZISNU Kab. Pasuruan Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 5 Okt 2020
    • visibility 244
    • 1Komentar

    Salah-satu dampak dari musim kemarau ialah mengakibatkan sebagian daerah mengalami kekeringan atau kekurangan stok air bersih, terutama di wilayah pegunungan. Misalnya, di Dusun Aluran Desa Cukur Guling Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan. Dusun yang dihuni sekitar 250 KK ini telah mengalami kekurangan stok air bersih selama 4 (empat) bulan. Musibah tersebut membuat beberapa kali terjadi konfilk […]

  • Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    Kawal Pesantren di Tengah Pandemi, RMI NU Kab. Pasuruan Dorong Pembentukan Santri Husada

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2020
    • visibility 463
    • 1Komentar

    Pasuruan menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang memiliki Pondok Pesantren dengan jumlah yang besar, setidaknya tercatat lebih dari 200-an lebih Pondok Pesantren. Semenjak masa pandemi berlangsung, berdampak pada hampir seluruh santri di Pondok Pesantren dipulangkan lebih awal. Meskipun proses penanganan pemulangan santri di Pasuruan dan santri asal Pasuruan yang pulang dari berbagai daerah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca