Breaking News
light_mode

Menghadapi Era VUCA: Data, Karakter, dan Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
  • visibility 445
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar pelatihan Penguatan Idiologi Aswaja An Nahdliyah Sebagai Fondasi Pendidikan Berkualitass, di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan pada Senin (12/05/2025).

Wakil Ketua PCNU Kabuapten Pasuruan Gus Taufiq Abdurahman mengatakan, memasuki era digital saat ini, data telah menjadi aset yang sangat bernilai—melebihi emas, zamrud, atau intan. “Apa yang kita bicarakan bisa langsung memunculkan iklan yang relevan di ponsel. Itulah kekuatan data hari ini,” ungkapnya.

Menurutnya, data yang dikelola dengan baik akan menjadi big data yang bernilai tinggi dan bisa menghasilkan keuntungan hingga miliaran rupiah.Ia juga menekankan pentingnya perubahan pendekatan dalam pendidikan. Pendekatan otoritatif yang dulu digunakan, kini tak lagi relevan dan bahkan bisa menimbulkan persoalan hukum.

“Kita perlu belajar, membaca data, dan menyesuaikan pendekatan pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan zaman,” jelasnya.

Gus Taufiq turut menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda saat ini, yang sering dijuluki “generasi stroberi”—tampak menarik dari luar, namun rapuh saat menghadapi tekanan. Meski mereka hidup dalam era akses informasi yang cepat, secara mental banyak dari mereka yang belum siap. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu memperkuat karakter dan daya tahan mental.

Ia mengajak seluruh elemen pendidikan, termasuk pesantren, untuk tidak hanya bersaing tetapi juga saling melengkapi. Kolaborasi dan penguatan potensi internal masing-masing lembaga menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang.

“Kita membutuhkan kompetisi yang sehat dan saling menguatkan, terutama di lingkungan sekolah dan pesantren. Semua potensi harus digali dan dimaksimalkan,” ujarnya.

Gus Taufiq, yang juga Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah, menegaskan pentingnya kekuatan kolektif dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Ia menyebut bahwa kolaborasi lintas sektor dan perspektif adalah jawaban atas kerumitan persoalan zaman ini.

Di akhir pemaparannya, Gus Taufiq mengajak semua pihak untuk bersiap menghadapi era VUCA—Volatility (perubahan cepat), Uncertainty (ketidakpastian), Complexity (kerumitan), dan Ambiguity (ketidakjelasan). Menurutnya, lembaga pendidikan, termasuk pesantren, harus memiliki strategi khusus agar santri mampu beradaptasi dan tangguh menghadapi zaman yang penuh ketidakpastian.

“Era ini menuntut kesiapan semua pihak, termasuk dunia pendidikan. Pesantren pun harus siap dengan strategi untuk membentuk generasi yang siap mental, spiritual, dan intelektual,” pungkasnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pasuruan Hidupkan Ramadhan dengan Dakwah Digital dan Aksi Sosial, Yuk Ikut!

    NU Pasuruan Hidupkan Ramadhan dengan Dakwah Digital dan Aksi Sosial, Yuk Ikut!

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyiapkan 31 rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M. Program tersebut digagas melalui Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan sebagai upaya menghidupkan syiar Islam sekaligus memperkuat peran sosial keagamaan NU di tengah masyarakat. Ketua Pokja Ramadhan, H. Abd. Ghofur, mengimbau masyarakat Pasuruan untuk meningkatkan kualitas […]

  • Jelang Penetapan Pemilu 2019, KH. Imron Mutamakkin Himbau Warga Menerima Hasilnya

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • visibility 845
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamakkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, mengharap kepada masyarakat untuk menerima apapun hasil dari rekapitulasi KPU terkait pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang. “Siapapun yang menjadi Presiden, semoga terpilih Presiden dan Wakil Presiden yang terbaik untuk Agama, Bangsa dan Negara,” ujarnya saat memberikan sambutan penutupan kegiatan Safari Ramadhan 2019 […]

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.512
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

  • RUU Pesantren Dapat Dimanfaatkan Kelompok Islam Radikal! Harus Direvisi!

    • calendar_month Ming, 2 Des 2018
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pasuruan, melalui Lakpesdam (Lembaga Kajian & Pengembangan Sumber Daya Manusia) dan RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah), gelar FGD RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan di Gedung Segoropuro Kompleks Pendopo Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/11/2018). Kegiatan FGD tersebut didukung pula oleh Pemerintah Daerah melalui Dewan Riset Daerah Kabupaten Pasuruan. Dalam kegiatan tersebut, KH. Imron Mutamakkin berharap, RUU […]

  • Cegah Stunting, Fatayat NU Sukorejo Edukasi Kader Ranting

    Cegah Stunting, Fatayat NU Sukorejo Edukasi Kader Ranting

    • calendar_month Ming, 16 Jan 2022
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Sukorejo menggelar pertemuan rutin dalam bentuk kegiatan Seminar Kesehatan dengan topik upaya pencegahan dan penanganan stunting, bertempat di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) setempat, Jumat (14/01/2022). Ketua PAC Fatayat Kecamatan Sukorejo Ustadzah Sri Kartini menyampaikan, bahwa kegiatan itu menjadi langkah awal fatayat dalam bersinergi bersama […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kembangkan Potensi Lokal Lewat Kerajinan Kerang

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kembangkan Potensi Lokal Lewat Kerajinan Kerang

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan  Untuk menggali potensi dan menumbuhkan kreativitas anak-anak desa, Mahasiswa Program Mahasiswa PMM UNU STAI Salahudin Pasuruan  menyelenggarakan kegiatan kerajinan kerang, di Kecamatan Kraton, Jumat (25/07/2025). Program ini bertujuan memberdayakan anak-anak melalui aktivitas seni sederhana namun bermakna, yaitu melukis kerang menjadi gantungan kunci. Mahasiswa hadir sebagai fasilitator dan pendamping dalam setiap proses pembuatan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca