Breaking News
light_mode

Belajar dari Para Wisudawan Berprestasi STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Sukorejo, NU Pasuruan

Momentum wisuda menjadi tanda berakhirnya sebuah perjuangan dalam jenjang pendidikan tertentu. Di prosesnya, ada bentuk-bentuk perjuangan yang beragam. Namun terdapat garis merah atas perjuangan itu; kerja keras dan pantang menyerah. Bagi seorang pejuang, tentu berharap setiap akhirnya adalah happy ending.

Bagi Akhmad Saifulloh Azzamzuri yang tumbuh dari keluarga petani di Dusun Sumbersari, Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, perjuangannya di kampus dapat dilihat dari upayanya memperkuat kapasitas dan jejaring dengan aktif berorganisasi.

“Organisasi menjadi ruang belajar terbesar saya. Dari PMII, saya mulai berani mengambil keputusan dan memahami realita kehidupan,” ujar mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PAI itu.

Minatnya terhadap wirausaha, membuat hari-harinya akrab dengan berbagai eksperimen bisnis. Ia pun beberapa kali terlibat dalam kegiatan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemdiktisaintek RI.

“Pernah tas saya itu isinya bukan buku, tapi susu semua (Pesanan teman di kelas),” kenangnya sambil tertawa.

Kisah dramatis Azzam terlihat saat Ia jatuh sakit. Muntah darah. Harus menjalani pemulihan berbulan-bulan. Setelah lulus, Azzam memilih fokus mengembangkan bisnisnya; Percetakan Asprint. Dirinya juga menyiapkan langkah akademik berikutnya.

“Menurut saya, S1 belum cukup. Yang saya kejar bukan hanya gelar, tapi pola pikir, pengalaman, dan relasi,” tandas Presiden Mahasiswa STAI Salahuddin & UNU Pasuruan 2023-2024 tersebut.

Perihal berwirausaha, Mukhammad Naufal pun mengaku telah melakukannya sejak Sekolah Dasar. Sewaktu mahasiswa hingga lulus, Ia bekerja di PT Mayora Indah Tbk. Ia juga lolos P2MW dan Wirausaha Merdeka (WMK) Universitas Airlangga (Unair).

“Saya pernah galau selama seminggu sebab tidak lolos Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM),” ungkap Ketua HMPS Teknik Kimia itu.

Alumni Pondok Pesantren Al Falah Lebak, Kecamatan Winongan itu pun akan berjuang untuk mendapatkan beasiswa S2 dan bekerja di perusahaan internasional.

Prestasi wirausaha mahasiswa pun diraih oleh Dini Ananda Yusti. Ia lolos WMK UNAIR. Anak pasangan driver ojek online dan buruh pabrik itu mengaku fokus kuliah. Mengingat jarak rumahnya, Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, cukup jauh dengan kampus.

“Ada pengalaman lucu sekaligus sedih. Sewaktu sangat bersemangat datang ke kampus meski hujan, ternyata kelas mendadak dibatalkan. Kami ngakak sekaligus sedih sih. Hehehe,” kata mahasiswa Prodi Desain Komunikasi Visual itu.

Penyuka olahan dada ayam itu berharap, setelah lulus dapat bekerja di luar negeri dan sukses. Tujuannya agar mampu memberi kado tiket ibadah haji kepada kedua orang tua.

Upaya merintis usaha pun ada dalam rencana Risa Dewi Hajar setelah lulus. Pehobi membuat roti (Baking) itu ingin membangun karir sembari terus mempelajari hal-hal baru serta menambah pengalaman dalam pengolahan pangan dan kualitas sebuah produk.

“Salah satu pengalaman berkesan adalah saat praktikum hasil nabati. Kami membuat roti hingga maghrib. Suasana praktik itu begitu hangat dan penuh canda tawa. Momen itu tidak akan pernah saya lupakan,” kesan mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) tersebut.

Perihal berorganisasi, Ilvi Nur Oktavia tak kalah. Mahasiswa Teknik Industri ini pun berprestasi di bidang matematika, bahasa inggris, hingga pencak silat. Tercatat, anak kuli bangunan itu pun juara 2 dalam kejuaraan nasional di Banyuwangi dan UNUSIA.

Relawan Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan itu mengaku tak memiliki pengalaman sedih di kampus. Artinya, semua pazel kehidupannya dapat ia hadapi, terima, dan syukuri.

“Saya ingin bekerja dan menjadi dosen. Sebab saya termotivasi dengan Kaprodi TI. Saya ingin menjadi perempuan tangguh, cekatan, dan bertanggungjawab saat bekerja dan mengajar,” kesan penikmat Nasi Padang itu.

Begitu juga dengan Iradatus Sholiha, Ia pun aktif berorganisasi. Penikmat Korean Food itu pernah menjadi Duta Ekonomi Syariah hingga mewakili kampus dalam lomba Karya Ilmiah tingkat Internasional.

“Sangat menegangkan pada waktu presentasi di UiTM Malaysia. Alhamdulillah mendapatkan Winners 1st Best Presentation Category,” kata Ketua Korps PMII Putri (Kopri) Pasuruan periode 2025-2026 tersebut.

Aktivisme pun dijalani oleh Ifatul Jannah. Mahasiswa Pendidikan Matematika itu aktif dan berkhidmat di Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU); Dari ranting, anak cabang, dan komisariat.

“Saya akan menjadi guru. Saya akan menggunakan metode pengajaran yang membuat peserta didik tidak lagi membenci matematika,” harap Alumnus MA Abu Amar Pasrepan itu.

Perihal ingin melanjutkan S2, disampaikan juga oleh Izzatun Nuriyah. Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Bangil itu pernah membiakkan Droshophila, lalat buah, untuk praktikum Mata Kuliah Genetika.

“Melihat bagaimana siklus hidupnya dari telur, larva, pupa, hingga dewasa itu benar-benar meneguhkan serunya belajar biologi,” kesan mahasiswa yang pernah menjadi Asisten Dosen itu.

Catatan perjuangan ini ditutup kisah Farkhah Kholidah. Mahasiswa Pendidikan Fisika itu memulai kuliah tanpa Hp dan laptop. Lalu kuliah sambil kerja. Kisah lengkapnya dapat dibaca di Media Massa Nasional, TimesIndonesia. Dengan judul “HP Hadiah dari Ayah Stroke Jadi Nyala Kecil yang Antar Farkhah Jadi Wisudawan Terbaik.”

Sembilan nama di atas dan semua wisudawan STAI Salahuddin dan UNU Pasuruan telah berjuang di satu titik kehidupannya. Mereka semua tahu betul tentang kerja keras orang tua. Semuanya pun telah menjalani sebuah pernyataan, sebuah realitas, sebuah lirik lagu, bahwa hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti.

Hingga tulisan ini ditulis, kita semuanya tetap berjuang dengan caranya masing-masing, menghadapi kegagalannya masing-masing, menerima hasil yang dicapai masing-masing. Namun ada satu garis merah; doa orang tua atau orang terdekat, saling mendukung dan berkolaborasi, serta pantang menyerah.

Untuk diketahui, sembilan nama di atas adalah wisudawan terbaik dan berprestasi di prodinya masing-masing.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU-CARE LAZISNU dan Fatayat NU Pasuruan Bagikan Mukena untuk Masjid

    NU-CARE LAZISNU dan Fatayat NU Pasuruan Bagikan Mukena untuk Masjid

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan NU-CARE LAZISNU Kabupaten Pasuruan kembali menghadirkan program Ramadhan Penuh Cinta yang diluncurkan secara nasional. Kali ini, NU-CARE LAZISNU berkolaborasi dengan Fatayat NU Kabupaten Pasuruan dalam kegiatan Tasharruf Mukena untuk Masjid dan Mushala di sekitar kantor PCNU Kabupaten Pasuruan. Program ini merupakan bagian dari delapan inisiatif utama yang dirancang untuk memberikan manfaat seluas-luasnya […]

  • Keutamaan Puasa Arafah dan Tarwiyah

    Keutamaan Puasa Arafah dan Tarwiyah

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Dzulhijjah merupakan bulan yang di mulyakan oleh Allah SWT untuk itu Umat Islam hendaknya memanfaatkan waktu di bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak ibadah. Diantaranya adalah melakukan ibadah puasa tarwiyah dan arafah yang dikerjakan pada tanggal 8-9 Dzulhijah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi orang-orang yang tidak menjalankan ibadah haji dan memiliki banyak keutamaan sebagai mana sabda Rasulullah […]

  • Peduli Banjir Kota Batu, Pelajar NU Rejoso Galang Dana

    Peduli Banjir Kota Batu, Pelajar NU Rejoso Galang Dana

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanDewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corp Brigade Pembangunan (CBP)-Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Korp Pelajar Putri (KPP)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rejoso melakukan penggalangan dana untuk korban banjir bandang di Kota Batu dan beberapa titik di Kota Malang, Minggu (07/11/2021). Penggalangan dana itu di pusatkan di perempatan Rejoso yang diikuti […]

  • Tingkatkan Pembelajaran Madrasah Diniyah, Dinas Pendidikan & Kemenag Kabupaten Pasuruan Gelar Bimtek

    • calendar_month Kam, 30 Agu 2018
    • visibility 247
    • 1Komentar

    Seiring dengan pesatnya perkembangan MADIN (Madrasah Diniyah) sejak diberlakukannya Peraturan Bupati Nomor 21 tahun 2016 tentang wajib MADIN di Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan adakan Bimbingan Teknis metode pembelajaran MADIN Pontren, Rabu (29/8) di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pembenahan dalam semua aspek internal MADIN termasuk administrasi dan […]

  • LFNU Pasuruan: Hilal di Kabupaten Pasuruan Tidak Terlihat

    LFNU Pasuruan: Hilal di Kabupaten Pasuruan Tidak Terlihat

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • visibility 355
    • 1Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul hilal di area persawahan di Jalan Kakap, Dusun Kalikunting, Desa Tambakan, Kecamatan Bangil sebagai tempat Rukyatul Hilal, Jumat (28/02/2025).Adapun pantauan lokasi di Kabupaten Pasuruan hilal tidak terlihat. Sekertaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan M Rusdi mengatakan, tinggi hilal tidak sampai separuh […]

  • Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi Jaringan Sekolah (Rakorjas) di LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/12/2024). Dalam acara tersebut IPNU Kabupaten Pasuruan akan menyiapkan tim fasilitator untuk diterjunkan kepada lembaga pendidikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, IPNU […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca