Breaking News
light_mode

Penguatan Mutu Sakoma LP Ma’arif NU Pasuruan, Gus Taufiq Tekankan Mabadi Khaira Ummah

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • visibility 306
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Ahmad Taufiq Abdurahman, menegaskan bahwa Sakoma LP Ma’arif NU harus mampu melahirkan generasi khaira ummah, yakni generasi unggul yang mampu memberikan solusi bagi bangsa.

Hal itu di sampaikan pada saat kegiatan penguatan mutu dan sosialisasi program kerja tahun 2026 Satuan Komunitas Ma’arif (Sakoma) Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan di Rumah Inovasi LP Ma’arif, Selasa (23/12/2025).

“NU harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya baik secara personal, tetapi juga mampu menjawab persoalan-persoalan bangsa,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa komitmen NU dalam membentuk generasi mabadi khaira ummah telah dirumuskan sejak Muktamar NU di Lampung tahun 1992 melalui gagasan KH Machfud Siddiq.

“NU melalui gagasan KH Machfud Siddiq berkomitmen membentuk generasi mabadi khaira ummah pada Muktamar Lampung tahun 1992,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Taufiq memaparkan prinsip-prinsip mabadi khaira ummah yang harus dijalankan oleh para kader penggerak Sakoma. Prinsip pertama adalah ash-shidqu (kejujuran), yaitu kesesuaian antara ucapan, pikiran, dan perbuatan.

“Apa yang diucapkan sama dengan yang dibatin. Bertindak baik dan benar sesuai keadaan yang ada,” tambahnya.

Prinsip kedua adalah al-amanah wal wafa bil ‘ahdi, yakni melaksanakan seluruh tanggung jawab dan janji, sekecil apa pun amanah tersebut, sejak dini mulai dari tingkat siaga hingga penegak.

“Jika sejak siaga dan penegak sudah diajarkan tanggung jawab, maka mereka akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar dalam organisasi,” terangnya.

Prinsip ketiga adalah at-ta’awun, yaitu sikap tolong-menolong dan gotong royong dalam kebaikan dan ketakwaan. Menurutnya, manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

“Sikap ta’awun mendorong seseorang untuk kreatif agar memiliki sesuatu yang bisa disumbangkan demi kepentingan bersama, sekaligus menjadi langkah konsolidasi masyarakat,” tambahnya.

Ketua Yayasan Bayt Al Hikmah itu juga menekankan pentingnya istiqamah, yakni sikap teguh, jejeg, ajek, dan konsisten dalam mendidik serta berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

“Orang yang istiqamah biasanya mendapatkan karomah tanpa ia sadari,” tegasnya.

Prinsip terakhir adalah al-’adalah, yaitu bersikap objektif, proporsional, dan taat asas dengan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya, jauh dari egoisme, emosi pribadi, maupun kepentingan pribadi.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Himbau Sholat Idul Fitri Pakai Masker Sekaligus Bagi Takjil Terakhir

    Himbau Sholat Idul Fitri Pakai Masker Sekaligus Bagi Takjil Terakhir

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanJajaran Badan Otonom (Banom) Pengurus Ranting (PR) Nahdlatul Ulama (NU) bersama Pemerintah Desa Sambirejo mengingatkan warga agar disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri besok pagi dan tidak mudik. Kepala Desa Sambirejo Daifah, menyampaikan terima kasih kepada Ansor dan IPNU IPPNU atas kerja bersamanya untuk mengingatkan warga agar disiplin protokol kesehatan dalam […]

  • LPBI NU Pasuruan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    LPBI NU Pasuruan Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Sel, 17 Nov 2020
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Selama 15 tahun terakhir, berdasarkan kajian Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), menunjukkan meningkatnya frekuensi dan intensitas bencana di Indonesia. Penyebab utamanya adalah terjadinya kerusakan lingkungan. Sehingga, di beberapa daerah, sering terjadi bencana hidrometeorologi, termasuk di Pasuruan. Seperti kekeringan, banjir, tanah longsor, dan gelombang angin. Sekitar 10 kecamatan setiap tahunnya selalu menjadi langganan Banjir, kekeringan bahkan […]

  • LKKNU Pasuruan Bantu Isbat Nikah 65 Pasangan di Kecamatan Lumbang

    LKKNU Pasuruan Bantu Isbat Nikah 65 Pasangan di Kecamatan Lumbang

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanLembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sidang Keliling Isbat Nikah di Aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lumbang, Kamis (27/01/2022). Ketua LKKNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Nur Khotib menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk membantu pasangan suami istri yang belum memiliki surat nikah. “Agar pengurusan […]

  • Ketua PW Ishari Jatim : Ceritakan Berdirinya Ishari NU di Indonesia

    Ketua PW Ishari Jatim : Ceritakan Berdirinya Ishari NU di Indonesia

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • visibility 1.179
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (19/11/2023). Ketua Wilayah (PW) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) KH. Muhammad Nuruddin mengatakan, berbicara Ishari maka harus bicara Pasuruan karena Ishari lahir, dibesarkan dan disebarkan oleh ulama […]

  • ISNU Purwosari, Gelar  Lomba Cipta Puisi Berikut Juaranya

    ISNU Purwosari, Gelar Lomba Cipta Puisi Berikut Juaranya

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Purwosari mengadakan lomba cipta puisi dengan tema ‘Kiai NU’ di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwosari, Jum’at (10/01/2025). Ketua PAC ISNU Purwosari M.Bahrudin mengatakan dalam rangka hari lahir NU 102 tahun tema kiai NU diambil untuk menumbuhkan rasa cinta pelajar kepada para […]

  • Istighosah Rutin PCNU Pasuruan, Kiai Imron: Waspadai Upaya Memecah Belah Jam’iyah NU

    Istighosah Rutin PCNU Pasuruan, Kiai Imron: Waspadai Upaya Memecah Belah Jam’iyah NU

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Winongan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengingatkan seluruh warga dan kader NU agar senantiasa menjaga keutuhan jam’iyah Nahdlatul Ulama. Menurutnya, perpecahan dalam tubuh NU biasanya justru berasal dari kalangan internal sendiri. Hal itu disampaikan KH Imron saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Istighosah Rutin PCNU Kabupaten Pasuruan yang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca