Istighosah Rutin PCNU Pasuruan, Masyarakat Diajak Perbaiki Pemahaman Ibadah
- account_circle Mokh Faisol
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

Nguling, NU Pasuruan
Pengurus Cabang Nahlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighosah rutin Jum’at Legi di Masjid Ad Taqwa, Kecamatan Nguling, Jumat (13/2/2025).
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak masyarakat untuk memperkuat pemahaman ilmu ibadah menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan pendalaman ilmu dasar keagamaan, terutama terkait syarat dan rukun puasa, sholat, serta tata cara wudhu yang benar,” ujarnya.
Gus Ipong sapaan akrabnya menegaskan bahwa pemahaman terhadap bacaan shalat, khususnya Surah Al-Fatihah, menjadi hal penting karena termasuk syarat sahnya sholat. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melakukan tashih atau memperbaiki bacaan kepada ahlinya.
“Jika bacaan kita tidak sesuai maka sholat kita tidak sah. Jika ragu dengan bacaan Al-Fatihah, maka tashihkan kepada ahlinya,” jelasnya.
Dirinya juga mengingatkan agar umat Islam tidak menjadikan Ramadhan sebagai alasan untuk mengabaikan nilai-nilai kesucian bulan tersebut jangan digunakan untuk maksiat karena dapat mengurangi kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
“Maka maksimal ibadah sebaik mungkin di bulan Ramadhan akan datang,” paparnya.
Menurutnya, kemaksiatan yang dilakukan secara terbuka dapat membawa dampak sosial yang luas. Ketika kemungkaran dibiarkan dan tampak secara umum, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.
“Jika kemaksiatan dijalankan secara masif yang dosa semua daerah tersebut bahkan yang tidak melakukan maksiatpun akan terdampak,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa menjelang Hari Raya Idulfitri, umat Islam seharusnya lebih fokus pada persiapan ibadah, seperti memperbanyak amal, menunaikan zakat, menghidupkan takbir, serta mempersiapkan pelaksanaan sholat Id dengan baik.
“Puncak Idul Fitri yakni zakat fitrah, takbiran dan sholat id selebihnya adalah tambahan,” ungkapnya..
Melalui kegiatan istighosah rutin ini, PCNU Kabupaten Pasuruan berharap masyarakat semakin siap menyambut Ramadhan dengan bekal ilmu, ibadah yang benar, serta menjaga suasana religius di lingkungan masing-masing.
“Mari kita sambut bulan ramadhan dengan malakukan hal hal yang baik,” tutupnya.
- Penulis: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar