Mahasiswa UNU Pasuruan Siap Revitalisasi Bank Sampah di Desa Randupitu
- account_circle Firza Aulia
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar

Gempol, NU Pasuruan
Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi memulai pengabdian di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/7/2026).
Ketua PMM Kelompok 2, Umrotun Nasukha, menegaskan bahwa mahasiswa hadir bukan semata menjalankan kewajiban akademik, melainkan belajar bersama masyarakat untuk menghadirkan manfaat nyata.
“Kami datang bukan sebagai pihak yang merasa paling tahu, paling pintar, ataupun paling benar,” ujarnya.
Selama kurang lebih 30 hari ke depan, kami akan bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan, dengan fokus utama revitalisasi Bank Sampah sebagai upaya membangun kepedulian lingkungan dan mendorong ekonomi sirkular berbasis masyarakat.
“Kehadiran kami untuk belajar dan memberikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan yang kami miliki. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Randupitu,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Cahya Mar’a Saliha Sumantri mengingatkan mahasiswa agar menjadikan kegiatan PMM sebagai ruang belajar yang sesungguhnya.
“Jadikan pengalaman ini sebagai bekal berharga. Terjunlah dengan rendah hati, jaga nama baik kampus,” pesannya.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan masyarakat dan menghadirkan solusi atas persoalan di lapangan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran.
“Tunjukkan bahwa mahasiswa UNU Pasuruan adalah agen perubahan yang mampu membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesannya.
Disisi lain Kepala Desa Randupitu, Muhammad Fuad, menyambut baik kehadiran mahasiswa PMM. Ia berharap berbagai program yang dijalankan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami berharap program kerja yang dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga dalam jangka panjang,” tutupnya.
- Penulis: Firza Aulia
- Editor: Mokh Fasiol

Saat ini belum ada komentar