Dosen UiTM Malaysia Sebut KKN Indonesia Efektif Bentuk Karakter Mahasiswa
- account_circle Sulistianingse
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Dosen Universitas Teknologi MARA (UiTM) MalaysiaAhmad Shazrin bin Mohamed Azmi, mengapresiasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Indonesia yang dinilainya efektif membentuk karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial mahasiswa.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pemantapan Materi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Ahmad Shazrin, Indonesia memiliki keunggulan karena menjadikan KKN sebagai bagian dari proses pendidikan yang membiasakan mahasiswa mengabdi kepada masyarakat.
“Indonesia mempunyai kekuatan dan kelebihan karena mahasiswa sudah diasuh untuk berkhidmat dan berbakti kepada masyarakat. Ini merupakan nilai yang sangat besar dalam membentuk karakter mahasiswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem KKN di Indonesia berbeda dengan Malaysia. Jika di Indonesia KKN menjadi mata kuliah wajib, di Malaysia kegiatan pengabdian masyarakat umumnya masih bersifat sukarela, sedangkan perguruan tinggi lebih menitikberatkan pada program praktik industri (internship).
“Pemerintah Malaysia kini mulai memperkuat budaya pengabdian melalui program University Social Responsibility (USR) yang mendorong perguruan tinggi berkontribusi kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Menurutnya, pengalaman hidup bersama masyarakat selama KKN menjadi proses pembelajaran yang tidak dapat diperoleh hanya melalui perkuliahan di kelas.
“Universitas adalah milik masyarakat. Keberadaan universitas harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sebagai tempat melahirkan lulusan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, menghormati budaya dan tokoh masyarakat, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan KKN.
“Apabila kita hadir sebagai wakil universitas, kita membawa nama universitas. Tunjukkan akhlak yang baik dan keikhlasan karena masyarakat dapat melihat ketulusan itu,” pesannya.
Melalui kegiatan pembekalan tersebut, UNU Pasuruan berharap mahasiswa siap melaksanakan KKN tidak hanya dengan program kerja yang matang, tetapi juga dengan semangat pengabdian, integritas, dan kepedulian sosial sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Penulis: Sulistianingse
- Editor: Mokh Faisol

Saat ini belum ada komentar