Breaking News
light_mode

Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Pasuruan Raya menggelar Diskusi Transformasi Gerakan Keagamaan dan Kemasyarakatan NU Abad Kedua di Gedung ITC Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Jumat-Sabtu (31/7–1/8/2026).

Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama sekaligus merumuskan arah gerakan NU pada abad kedua.

Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, Buya Muzammil Syafi’i, menegaskan hasil diskusi tidak boleh berhenti sebagai dokumen internal semata, melainkan harus menjadi bagian dari khazanah pemikiran Nahdlatul Ulama secara nasional.

” Saya yakin forum seperti ini diselenggarakan oleh banyak PCNU di Indonesia. Semua itu akan memperkaya khazanah keilmuan sekaligus menjadi bekal membangun NU yang lebih baik pada masa mendatang,” ujarnya.

Ia berharap rumusan yang dihasilkan dari forum tersebut benar-benar menjadi rekomendasi terbaik bagi pengembangan organisasi dan kemaslahatan umat.

“Hasilnya nanti akan kita bawa bersama sama untuk muktamar NU nantinya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan bahwa setiap menjelang Muktamar NU, PCNU Kabupaten Pasuruan selalu berupaya membawa gagasan yang lahir dari kebutuhan nyata di tingkat cabang.

“Selama ini pembahasan menjelang muktamar sering kali hanya dilakukan secara internal tanpa menghasilkan kesepahaman yang kuat,” jelasnya.

Karena itu, melalui forum lintas PCNU se-Pasuruan Raya ini diharapkan lahir pandangan bersama yang dapat menjadi usulan bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

“Kita ingin berangkat ke muktamar tidak dalam keadaan kosong. Apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan di tingkat PCNU harus menjadi bagian dari program besar PBNU,” tuturnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya menilai keberhasilan NU memasuki abad kedua tidak cukup hanya berbangga atas capaian pada abad pertama. Nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU, seperti ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah.

“Kini, tantangannya adalah bagaimana nilai tersebut diterjemahkan menjadi gerakan yang lebih konkret,” pungkasnya.

Para ulama-ulama kita juga mewarisikan prinsip al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah telah memberi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Maka dari itu gagasan yang dibawa benar-benar lahir dari pengalaman dan kebutuhan di lapangan,” tuturnya

Ia mengingatkan bahwa cita-cita NU menjadi pemimpin peradaban dunia harus diimbangi dengan penguatan di sektor internal, terutama pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Jangan sampai kita berbicara terlalu jauh tentang peradaban dunia, tetapi justru tertinggal di rumah kita sendiri,” katanya.

Pendidikan harus kuat, ekonomi warga harus berkembang, demikian pula perhatian terhadap persoalan lingkungan dan bidang-bidang strategis lainnya.

Karena itu, diskusi tersebut disebut sebagai awal dari rangkaian pertemuan lanjutan yang akan terus dilakukan untuk menghimpun aspirasi dari berbagai daerah. 

“Nanti Hasilnya diharapkan menjadi rekomendasi bersama, termasuk mewakili pandangan warga NU Jawa Timur dalam forum yang lebih luas.

Pada kesempatan itu, dirinya menyinggung perkembangan UNU Pasuruan sebagai salah satu ikhtiar NU meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

” Pasuruan yang selama ini dikenal sebagai daerah pesantren kini juga harus mampu berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi yang melahirkan kekuatan baru di bidang ilmu pengetahuan dan ekonomi,” tutupnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, 500 Peserta Ikuti Gowes Santri Pasuruan Raya

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    Dalam masa pandemi covid-19, bentuk kegiatan dalam peringatan Hari Santri 2020 sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilaksanakan secara virtual dan kegiatan kategori olahraga. Hal ini digunakan dalam rangka pembatasan sosial sebagai cara pencegahan wabah covid 19. Sabtu, 21 November 2020, dalam rangka Puncak Hari Santri 2020 di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan Gowes Santri Pasuruan Raya. […]

  • Perkuat Masyarakat Tanggap Bencana, LPBI NU Pasuruan Fasilitasi Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Klampisrejo

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • visibility 868
    • 1Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nadhlatul Ulama (PC LPBI NU) kabupaten Pasuruan, Fasilitasi Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana dalam kegiatan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Desa Klaspisrejo , Rabu-Jum’at, 12-14 september 2019 di Balai Desa Klampisrejo kecamatan Kraton. Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Aris Felani, S.Sos., selaku sekretaris LPBI NU kabupaten Pasuruan. Adapun […]

  • Belum Ada Peta Desa, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Membuat

    Belum Ada Peta Desa, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Membuat

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 14, membantu Pemerintah Desa (Pemdes) Randugong membuat peta desa setempat. Penanggung jawab kegiatan Nur Amalia menyebutkan, alur pelaksanaan Pembuatan Peta Administrasi Desa Randugong. Pembuatan peta dilakukan selama 5 hari (14-18/8/2023) bertempat […]

  • Peletakan Batu Pertama Kantor MWC NU Purwosari di Hadiri Gus Bupati Pasuruan

    Peletakan Batu Pertama Kantor MWC NU Purwosari di Hadiri Gus Bupati Pasuruan

    • calendar_month Ming, 25 Okt 2020
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Peletakan batu pertama dalam pembangunan kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Purwosari, selain dihadiri oleh KH. Imron Mutamakkin, selaku Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Muhibbul Aman Aly, selaku Katib Syuriah NU Kabupaten Pasuruan, serta KH. Saiful Anam Halim, selaku sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan dan pimpinan Badan Semi Otonom (Banom) NU, juga dihadiri oleh […]

  • Optimalkan Taman, Mahasiswa STAI Salahuddin & UNU Pasuruan Tanam Toga

    Optimalkan Taman, Mahasiswa STAI Salahuddin & UNU Pasuruan Tanam Toga

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Kejayan, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung kelompok 12, optimalkan fungsi taman di sepanjang jalan depan Balai Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, dengan menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga). Penanggungjawab Program Hikmatul Jannah menjelaskan, tujuan penanaman Toga. Yakni membuat wahana pembelajaran dalam […]

  • Begini Ngaji Muharram ala GUSDURian Pasuruan Bareng Siswa

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2019
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan gelar Ngaji Muharraman bertema “Yuk Hijrah… Menjadi Muslim Indonesia Seutuhnya” bersama Gus H.A. Hakim Jayli, M.Si. bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, Jumat (6/9/2019). Kegiatan ini juga di dukung oleh Cabang Dinas Pendidikan Prov. Jatim Wilayah Kota/Kab. Pasuruan. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah. Menurut Aji […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca