Breaking News
light_mode

Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Pasuruan Raya menggelar Diskusi Transformasi Gerakan Keagamaan dan Kemasyarakatan NU Abad Kedua di Gedung ITC Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Jumat-Sabtu (31/7–1/8/2026).

Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama sekaligus merumuskan arah gerakan NU pada abad kedua.

Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, Buya Muzammil Syafi’i, menegaskan hasil diskusi tidak boleh berhenti sebagai dokumen internal semata, melainkan harus menjadi bagian dari khazanah pemikiran Nahdlatul Ulama secara nasional.

” Saya yakin forum seperti ini diselenggarakan oleh banyak PCNU di Indonesia. Semua itu akan memperkaya khazanah keilmuan sekaligus menjadi bekal membangun NU yang lebih baik pada masa mendatang,” ujarnya.

Ia berharap rumusan yang dihasilkan dari forum tersebut benar-benar menjadi rekomendasi terbaik bagi pengembangan organisasi dan kemaslahatan umat.

“Hasilnya nanti akan kita bawa bersama sama untuk muktamar NU nantinya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan bahwa setiap menjelang Muktamar NU, PCNU Kabupaten Pasuruan selalu berupaya membawa gagasan yang lahir dari kebutuhan nyata di tingkat cabang.

“Selama ini pembahasan menjelang muktamar sering kali hanya dilakukan secara internal tanpa menghasilkan kesepahaman yang kuat,” jelasnya.

Karena itu, melalui forum lintas PCNU se-Pasuruan Raya ini diharapkan lahir pandangan bersama yang dapat menjadi usulan bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

“Kita ingin berangkat ke muktamar tidak dalam keadaan kosong. Apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan di tingkat PCNU harus menjadi bagian dari program besar PBNU,” tuturnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya menilai keberhasilan NU memasuki abad kedua tidak cukup hanya berbangga atas capaian pada abad pertama. Nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU, seperti ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah.

“Kini, tantangannya adalah bagaimana nilai tersebut diterjemahkan menjadi gerakan yang lebih konkret,” pungkasnya.

Para ulama-ulama kita juga mewarisikan prinsip al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah telah memberi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Maka dari itu gagasan yang dibawa benar-benar lahir dari pengalaman dan kebutuhan di lapangan,” tuturnya

Ia mengingatkan bahwa cita-cita NU menjadi pemimpin peradaban dunia harus diimbangi dengan penguatan di sektor internal, terutama pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Jangan sampai kita berbicara terlalu jauh tentang peradaban dunia, tetapi justru tertinggal di rumah kita sendiri,” katanya.

Pendidikan harus kuat, ekonomi warga harus berkembang, demikian pula perhatian terhadap persoalan lingkungan dan bidang-bidang strategis lainnya.

Karena itu, diskusi tersebut disebut sebagai awal dari rangkaian pertemuan lanjutan yang akan terus dilakukan untuk menghimpun aspirasi dari berbagai daerah. 

“Nanti Hasilnya diharapkan menjadi rekomendasi bersama, termasuk mewakili pandangan warga NU Jawa Timur dalam forum yang lebih luas.

Pada kesempatan itu, dirinya menyinggung perkembangan UNU Pasuruan sebagai salah satu ikhtiar NU meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

” Pasuruan yang selama ini dikenal sebagai daerah pesantren kini juga harus mampu berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi yang melahirkan kekuatan baru di bidang ilmu pengetahuan dan ekonomi,” tutupnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Lingkungan, LTMNU Pasuruan Minta Takmir Tanam Pohon di Area Masjid

    Peduli Lingkungan, LTMNU Pasuruan Minta Takmir Tanam Pohon di Area Masjid

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Yayasan Peduli Lingkungan Pasuruan Indonesia (YPLPI) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendeklarasikan Gerakan NU Peduli Lingkungan dengan penanaman  pohon di area masjid. Pantauan NU Pasuruan, penanaman telah dilaksanakan di dua area masjid di Kecamatan Tutur. Yakni di Masjid Ar Rohman […]

  • Ada Dua Hukum Fikih untuk Bagi Hasil Ternak Kambing, Ketika…

    Ada Dua Hukum Fikih untuk Bagi Hasil Ternak Kambing, Ketika…

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • visibility 3.571
    • 0Komentar

    Berikut hasil bahtsul masail Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonorejo Periode 2019-2024, yang disepakati pada hari Ahad, 20/11/2020. Adapun Tim Perumus meliputi KH. Sobih Asrory, KH. Ma’mun Munir, dan KH. Abdul Halim. Sedangkan Mushohih meliputi KH. Muhibbul Aman Aly dan KH. Nur Hasan. Deskripsi masalah Pak Qomar membeli 2 […]

  • ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    ToT Komisariat, Strategi IPNU-IPPNU Kejayan Hidupkan Kaderisasi di Sekolah

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Kejayaan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kejayaan menggelar Training of Trainer (ToT) Komisariat di gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/8/2025). Ketua PAC IPPNU Kecamatan Kejayaan, Niatul Hasanah, menjelaskan bahwa ToT Komisariat dikemas dengan model Focus […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Dua Cara Menuju Surga Ala NU

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • visibility 353
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Tampung Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan, menjelaskan dua cara Nahdlatul Ulama (NU) dalam mengajak Jam’iyyah & Jamaahnya serta masyarakat pada umumnya menuju Surga. “Kita digiring oleh NU untuk melebu surga, caranya, pertama, amal ibadah, yang namanya surga bisa di dapatkan dengan ibadah, dhohir, seperti para Ulama,” […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Kembali Lakukan Edukasi & Pembagian Masker

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Melihat perkembangan kasus covid-19 di kabupaten Pasuruan, upaya pencegahan dan penanggulanggan covid-19 terus dilakukan oleh Satgas Pencegahan Covid-19 PCNU kabupaten Pasuruan. Mulai dari penyemprotan disinfektan tempat ibadah dan fasilitas umum, hingga berkali-kali melakukan pembagian masker. Rabu, 6 Mei 2020 bertepat di Aula KH. A Jufri Graha PCNU kabupaten Pasuruan diadakan kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 di […]

  • Kembali Berbagi, PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Santuni Keluarga Hafidz Al-Quran

    • calendar_month Sel, 12 Jun 2018
    • visibility 723
    • 0Komentar

    Kembali berbagi, Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan santuni keluarga almarhum seorang Hafidz Al-Quran, Dusun Ngebras Pandansari Pandanrejo Rejoso, Senin (11/6/2018).

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca