Breaking News
light_mode

Jelang Muktamar Ke-35 PCNU se-Pasuruan Raya Rumuskan Gagasan Transformasi Gerakan NU Menuju Abad Kedua

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Pasuruan Raya menggelar Diskusi Transformasi Gerakan Keagamaan dan Kemasyarakatan NU Abad Kedua di Gedung ITC Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Jumat-Sabtu (31/7–1/8/2026).

Forum ini menjadi ruang konsolidasi gagasan menjelang Muktamar Nahdlatul Ulama sekaligus merumuskan arah gerakan NU pada abad kedua.

Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, Buya Muzammil Syafi’i, menegaskan hasil diskusi tidak boleh berhenti sebagai dokumen internal semata, melainkan harus menjadi bagian dari khazanah pemikiran Nahdlatul Ulama secara nasional.

” Saya yakin forum seperti ini diselenggarakan oleh banyak PCNU di Indonesia. Semua itu akan memperkaya khazanah keilmuan sekaligus menjadi bekal membangun NU yang lebih baik pada masa mendatang,” ujarnya.

Ia berharap rumusan yang dihasilkan dari forum tersebut benar-benar menjadi rekomendasi terbaik bagi pengembangan organisasi dan kemaslahatan umat.

“Hasilnya nanti akan kita bawa bersama sama untuk muktamar NU nantinya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menyampaikan bahwa setiap menjelang Muktamar NU, PCNU Kabupaten Pasuruan selalu berupaya membawa gagasan yang lahir dari kebutuhan nyata di tingkat cabang.

“Selama ini pembahasan menjelang muktamar sering kali hanya dilakukan secara internal tanpa menghasilkan kesepahaman yang kuat,” jelasnya.

Karena itu, melalui forum lintas PCNU se-Pasuruan Raya ini diharapkan lahir pandangan bersama yang dapat menjadi usulan bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

“Kita ingin berangkat ke muktamar tidak dalam keadaan kosong. Apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan di tingkat PCNU harus menjadi bagian dari program besar PBNU,” tuturnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya menilai keberhasilan NU memasuki abad kedua tidak cukup hanya berbangga atas capaian pada abad pertama. Nilai-nilai yang diwariskan para pendiri NU, seperti ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah.

“Kini, tantangannya adalah bagaimana nilai tersebut diterjemahkan menjadi gerakan yang lebih konkret,” pungkasnya.

Para ulama-ulama kita juga mewarisikan prinsip al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah telah memberi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Maka dari itu gagasan yang dibawa benar-benar lahir dari pengalaman dan kebutuhan di lapangan,” tuturnya

Ia mengingatkan bahwa cita-cita NU menjadi pemimpin peradaban dunia harus diimbangi dengan penguatan di sektor internal, terutama pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

“Jangan sampai kita berbicara terlalu jauh tentang peradaban dunia, tetapi justru tertinggal di rumah kita sendiri,” katanya.

Pendidikan harus kuat, ekonomi warga harus berkembang, demikian pula perhatian terhadap persoalan lingkungan dan bidang-bidang strategis lainnya.

Karena itu, diskusi tersebut disebut sebagai awal dari rangkaian pertemuan lanjutan yang akan terus dilakukan untuk menghimpun aspirasi dari berbagai daerah. 

“Nanti Hasilnya diharapkan menjadi rekomendasi bersama, termasuk mewakili pandangan warga NU Jawa Timur dalam forum yang lebih luas.

Pada kesempatan itu, dirinya menyinggung perkembangan UNU Pasuruan sebagai salah satu ikhtiar NU meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

” Pasuruan yang selama ini dikenal sebagai daerah pesantren kini juga harus mampu berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi yang melahirkan kekuatan baru di bidang ilmu pengetahuan dan ekonomi,” tutupnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, selain terus melakukan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin dalam pencegahan covid-19, kali ini PCNU menebitkan surat edaran resmi bernomor 1650/PC/A.I/L.27/IV/2020 yang dikeluarkan pada 1 April 2020 terkait Ijazah KH. Nawawi Abd. Jalil, Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, terkait menolak tho’un dan bala’, seperti covid-19 tersebut. Surat tersebut ditujukan kepada […]

  • Ratusan Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah, NU Peduli Pasuruan Kirim Bantuan

    Ratusan Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah, NU Peduli Pasuruan Kirim Bantuan

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    Purwodadi, NU Pasuruan Satuan Tugas (Satgas) NU Peduli Pasuruan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan untuk warga RT 01 RW 08 Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi. Warga setempat terdampak bencana pergeseran tanah. “Awalnya warga mendengar suara retakan pada Selasa (28/01/2025) kemarin. Di beberapa rumah temboknya retak dan ada yang rontok, ada […]

  • Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanDita Febrianti terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2023-2025. Dirinya terpilih dalam Konferensi Cabang IPPNU ke XIX di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/3/2023). Dita, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah […]

  • Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Ah Masak?

    Tidurnya Orang Berpuasa adalah Ibadah, Ah Masak?

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • visibility 582
    • 1Komentar

    Kadang kita keliru dalam memaknai kebiasaan yang sering melanda umat ini ketika menjalankan ibadah puasa. Misalnya begadang hingga larut malam. Lalu tidur panjang di siang hari. Mereka lebih senang menghabiskan jam-jam produktifnya untuk tidur siang yang panjang. Seolah hal ini menjadi legalitas ketika menjalankan ibadah puasa. Memang benar Nabi sering qailulah, yaitu tidur siang sejenak. […]

  • Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    Sambut 1 Muharram, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Semarakan Gebyar Muharram

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2024
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Banyak cara yang dilakukan untuk menyambut tahun baru islam 1446 salah satunya adalah gebyar muharram sebagai mana yang di lakukan Mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan, Sabtu-Ahad (6-7/07/2024). Pawai Obor Kecamatan Kraton Pawai Obor tersebut di pusatkan di beberapa titik diantaranya CafĂ© […]

  • Pesan KH Ma’sum Hasyim di Haul KH Muzakki Birul Alim

    Pesan KH Ma’sum Hasyim di Haul KH Muzakki Birul Alim

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2024
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan bahwasannya hadir ke majelis haul yang bagus bagus maka akan mendapatkan barokah dan jangan sampai putus. “Bukan mereka yang butuh kita tetapi kita yang butuh ulama kepada,” ujarnya pada saat Haul Pertama KH Muzakki Birul Alim di Pondok Pesantren Hidayatullah, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca