Breaking News
light_mode

LKNU dan RMINU Pasuruan Targetkan 47 Poskestren melalui Pelatihan Santri Husada

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bersama Robithoh Ma’had Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Santri Husada selama tiga hari, Senin-Rabu (10-12/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Aula LP Ma’arif NU Pasuruan, Balai Desa Karangpandan, dan Gedung Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan sebagai upaya memperkuat layanan kesehatan berbasis pesantren.

Selain membekali peserta dengan pengetahuan dasar kesehatan, kegiatan ini juga menjadi langkah awal pembentukan Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren).

Ketua PC LKNU Kabupaten Pasuruan, Dwijo Widodo, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi tiga zona, yakni wilayah tengah, timur, dan barat agar pembinaan peserta lebih efektif dan menjangkau seluruh pesantren.

“Pelaksanaan di tiga lokasi ini agar pembinaan lebih maksimal. Setelah pelatihan ini akan ada tindak lanjut berupa pendampingan pembentukan Poskestren di masing-masing pondok pesantren,” ujarnya.

Menurut Dwijo, Poskestren nantinya akan dibina oleh puskesmas sesuai wilayah kecamatan masing-masing sehingga pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami menargetkan pendirian 47 Pos Kesehatan Pondok Pesantren (Poskestren) di wilayah kerja PCNU Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan Poskestren sangat dibutuhkan mengingat lingkungan pesantren memiliki aktivitas yang padat dan melibatkan banyak santri yang tinggal bersama dalam satu kawasan.

“Jika di sekolah ada Unit Kesehatan Sekolah (UKS), maka di pondok pesantren juga harus ada Poskestren. Nantinya para santri yang telah mengikuti pelatihan ini dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada teman-temannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus H. Abdullah Nasih Nashor, mengajak seluruh peserta bersyukur karena mendapat amanah sebagai perwakilan pondok pesantren untuk mengembangkan Poskestren.

“Ini merupakan bentuk perhatian Nahdlatul Ulama dalam memfasilitasi kebutuhan kesehatan pesantren. Jumlah pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan sangat banyak sehingga perlu didukung dengan sistem pelayanan kesehatan yang baik,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa penyebaran penyakit di lingkungan pesantren dapat berlangsung dengan cepat apabila tidak diantisipasi sejak dini.Pencegahan menjadi langkah yang paling penting untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit.

“Karena itu, Poskestren diharapkan menjadi garda terdepan dalam edukasi dan pelayanan kesehatan di pesantren,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, Gus Saiful Anam Chalim, menekankan pentingnya membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.

“Yang bersih belum tentu sehat, dan yang sehat belum tentu bersih. Keduanya harus berjalan beriringan dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan yang telah diajarkan dalam ajaran Islam. Dari sisi kesehatan, kebiasaan tersebut menjadi lebih efektif apabila dilakukan menggunakan sabun sehingga mampu menghilangkan kuman yang menempel di tangan.

“Jika budaya hidup bersih dan sehat diterapkan di pesantren, maka ketika para santri kembali ke rumah mereka dapat menjadi teladan dan mengedukasi masyarakat di lingkungannya,” katanya.

Gus Ipul sapaan akrabnya berharap para peserta tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang menularkan pengetahuan kepada santri lainnya.

“Dengan mengikuti kegiatan ini, kalian diharapkan dapat menularkan ilmu kepada santri lain, mempraktikkannya di pondok pesantren, kemudian mengembangkannya kembali di tengah masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPNU Pasuruan Juara 1 NU Award Jatim, Ini 7 Program Unggulannya

    LPNU Pasuruan Juara 1 NU Award Jatim, Ini 7 Program Unggulannya

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU)  Kabupaten Pasuruan dinobatkan sebagai juara 1 ajang NU Jatim Award 2023 kategori lembaga lPNU. Penganugerahan dan penyerahan hadiah berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu (18/03/2023). Ketua PC LPNU Kabupaten Pasuruan Ustadz Samsul Arifin bersyukur telah menjadi juara 1 di momentum 100 tahun Nahdlatul […]

  • Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Siswa RA Muslimat NU Gondangwetan Berbagi Takjil

    Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Siswa RA Muslimat NU Gondangwetan Berbagi Takjil

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Langit sore tampak cerah di Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan di depan halaman kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gondangwetan, sebanyak 100 siswa KB/RA Muslimat NU 130 An Naba’ berkumpul dengan penuh semangat. Mereka bersiap membagikan 200 paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan. Kepala KB/RA Muslimat NU 130 An Naba Susi Andriani, mengatakan bahwa kegiatan berbagi […]

  • Halalbihalal Santri Sidogiri, Pesan Gus Labib: Rendah Hati Adalah Kunci Mencari Ilmu

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2019
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil sukses gelar Halalbihalal Asatidz dan Para Santri, Sabtu (29/6/2019) di Pondok Pesantren Sidogiri Syaikhona Kholil. Dalam sambutannya, Ustadz Mahmud Syah yang mewakili para guru menyampaikan mohon maaf kepada para santri. Beliau juga mengatakan bahwa semua santri itu pintar, tidak ada yang bodoh. “Tidak ada santri yang bodoh, yang ada hanya […]

  • Resmi dilantik, Pengurus MWC NU Sidogiri Periode 2018-2023

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • visibility 982
    • 0Komentar

    Resmi dilantik, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdaltul Ulama (MWC NU) Sidogiri periode 2018-2023 di Masjid Sabilillah Jetis Dhompo Kraton Pasuruan, Ahad (5/8/2018). Kegiatan Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan PCNU tentang Pengesahan Pengurus MWC NU Sidogiri yang dibacakan oleh Sekretaris PCNU, H. Saiful Anam Chalim, M.Pd.I. Adapun yang melantik adalah Rois Syuriah PCNU, KH. Muzakki […]

  • Peringati Maulid Nabi, Banom & MWC NU Gondangwetan Bersholawat di Pendopo Kecamatan

    • calendar_month Sel, 27 Nov 2018
    • visibility 545
    • 0Komentar

    MWC NU & BANOM mengadakan NU BERSHOLAWAT dalam memperingati maulid nabi Muhammad SAW yang diadakan di Pendopo Kecamatan Gondangwetan pada hari Minggu kemarin, (25/11/2018). Adapun, kepanitiaan, dikoordinir oleh PAC GP Ansor Gondangwetan. Agenda yang dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU, BANOM, ranting NU dan BANOM, Muspika, Ketua sekaligus sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, dan Pengurus PC GP Ansor […]

  • Hanya Seminggu, Maarif di Pasuruan Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    Hanya Seminggu, Maarif di Pasuruan Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • visibility 946
    • 0Komentar

    Kota Pasuruan, NU PasuruanLembaga Pendidikan (LP) Maarif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan menyalurkan bantuan untuk korban erupsi semeru, Sabtu (11/12/2021). Bantuan terdiri dari uang tunai Rp. 37.299.000 dan 1 mobil box berisi barang seperti makanan, susu, pakaian, mukena, sarung, popok bayi, dan alat rumah tangga. Ketua LP Ma’arif NU Kota Pasuruan Ahmad Mudhofir, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca