Breaking News
light_mode

KH Imron Mutamakkin Ingatkan Warga NU Jangan Mudah Diadu

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Purwodadi, NU Pasuruan

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengingatkan warga NU agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah persatuan, termasuk isu yang mempertentangkan antarkelompok dan tokoh agama.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri istighosah Jumat Legi yang digelar PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Nurul Islam Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jumat (11/9/2026).

Ia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir masyarakat kerap dihadapkan pada berbagai isu yang berpotensi mengadu kelompok satu dengan lainnya. Karena itu, warga NU diminta tetap menjaga hubungan baik dan tidak mudah memberikan penilaian secara generalisasi.

“Kalau salah satu Gus NU melakukan sesuatu, kemudian NU dianggap rusak semua, kan tidak. Begitu juga kalau salah satu Gus melakukan sesuatu, kemudian seluruh keturunannya dianggap rusak, kan tidak,” ujarnya.

Menurut Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan persoalan yang dilakukan seseorang merupakan tanggung jawab personal dan tidak semestinya dibebankan kepada kelompok atau komunitas secara keseluruhan.

” Para pengurus NU harus3 lebih bijak dalam menyikapi perkembangan media sosial,” tambahnya.

Menurutnya, popularitas seorang tokoh di media sosial tidak seharusnya menjadi satu-satunya pertimbangan ketika mengundang penceramah.“Kalau mengundang orang jangan hanya melihat viralnya saja. Dampaknya juga harus dilihat seluruhnya,” tegasnya.Dirinya menekankan, pengajian seharusnya menjadi ruang untuk memberikan pemahaman keagamaan dan membentuk masyarakat agar menjadi lebih baik. Bukan sekadar menghadirkan hiburan atau membuat masyarakat tertawa.

“Perlunya kita mengadakan pengajian itu untuk menerangkan hukum-hukum Allah dan menjadikan orang lebih baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, pengasuh Pondok pesantren besuk tersebut juga mengingatkan pentingnya menempatkan budaya dan kesenian secara proporsional dalam kehidupan masyarakat.Menurutnya, budaya dan kesenian dapat dikembangkan selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.

“Kalau tidak bertentangan dengan syariat, tidak apa-apa. Tetapi kalau bertentangan dengan syariat, tidak bisa,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa NU memiliki tanggung jawab untuk mendampingi masyarakat agar tidak hanya memperoleh kemaslahatan kehidupan dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat.Karena itu, setiap program dan gerakan NU harus tetap diarahkan pada visi dan misi organisasi, yakni menyebarluaskan syariat Islam berdasarkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.

“Kalau syariat menjadi masalah, seharusnya pengurus yang pertama bereaksi,” tuturnya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar tujuan yang baik tetap ditempuh melalui cara-cara yang baik. Jangan sampai upaya memperjuangkan kebaikan justru dilakukan dengan tindakan yang tidak baik.

“Kalau kita ingin menargetkan sesuatu yang baik, maka digunakan dengan cara-cara yang baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya mendorong MWCNU agar semakin aktif mengembangkan dakwah di wilayah masing-masing.Menurutnya, MWCNU memiliki peran penting dalam mengoordinasikan potensi tokoh agama, kader, dan lulusan pesantren yang berada di lingkungan setempat.

“Tidak usah terlalu banyak (mendatangkan dari luar), kita manfaatkan orang-orang di sekitar. Untuk pengajian-pengajian rutin yang ada di ranting, mari kita manfaatkan potensi yang ada di sini,” pungkasnya.

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Arisan, Fatayat NU Sukorejo Perkuat Konsolidasi Organisasi

    Melalui Arisan, Fatayat NU Sukorejo Perkuat Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Sab, 4 Des 2021
    • visibility 1.232
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sukorejo melaksanakan pertemuan kegiatan arisan di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Desa Glagahsari, Jumat (3/12/2021). Ketua PAC Fatayat NU Sukorejo Sri Kartini, menjelaskan bahwa tujuan arisan itu juga untuk konsolidasi dengan Pimpinan Ranting (PR) dan pelaksanaan program kerja. “Setiap bulan juga ada […]

  • Seputar Pariwisata dalam Rumusan Bahtsul Masail LBM NU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • visibility 1.758
    • 0Komentar

    Deskripsi Masalah Rekreasi saat ini telah menjadi gaya hidup (life style) bagi masyarakat disemua lapisan. Hal ini terbukti dengan ramainya tempat-tempat rekreasi bukan hanya hari libur bahkan hari efektif oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Saat ini di jawa timur bukan hanya di Batu Malang, tempat rekreasi bermunculan di daerah-daerah lain baik yang dikelola oleh pemerintah […]

  • Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

    Fatayat NU Pasuruan dan Jatim Siap Ciptakan Ruang Aman Untuk Anak dan Perempuan.

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • visibility 1.412
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan  Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pasuruan dan Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A) Fatayat NU Jatim menggelar seminar penguatan aset fatayat dalam penanganan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak di Gedung Muslimat, Ahad (29/10/2024). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat upaya penangan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. […]

  • Semarak 1 Abad NU, NU Pasuruan Gelar Napak Tilas & Kirab Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo

    Semarak 1 Abad NU, NU Pasuruan Gelar Napak Tilas & Kirab Menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Napak Tilas dan Kirab Menuju Lokasi Puncak Resepsi 1 Abad NU yang akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023). Ketua PCNU, KH Imron Mutamakkin menyampaikan, kirab akan dilepas dari Halaman kantor PCNU Kabupaten Pasuruan pada pukul 18.30 WIB, Senin (6/2/2023). “Bismillah. […]

  • Cegah Keretakan Keluarga, KKN UNU STAIS Pasuruan Edukasi Literasi Keuangan

    Cegah Keretakan Keluarga, KKN UNU STAIS Pasuruan Edukasi Literasi Keuangan

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 16 menggelar Edukasi Literasi Keuangan Keluarga. Kegiatan itu dipusatkan di Balai Desa Manikrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan Rabu (9/8/2023). Diikuti 30 peserta dari Muslimat, Fatayat, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan […]

  • Cetak Kader Pemimpin, IPPNU Kabupaten Pasuruan Gelar Lakut

    Cetak Kader Pemimpin, IPPNU Kabupaten Pasuruan Gelar Lakut

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Latihan Kader Utama (Lakut), di Arjuno Agro Techno Park Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, pada hari Kamis-Ahad (13-15/02/2025). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nasir mengatakan, berkhidmat dan berproses di organisasi yang pendiriannya bukan sembarang orang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca