Breaking News
light_mode

Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
  • visibility 1.149
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dilakukan selama mengabdi di suatu daerah. KKN tergolong kegiatan wajib karena termasuk ke dalam salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Sebagimana yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul ulama (UNU) dan Sekolah tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yakni  membuat biopori di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan Nabilla mengatakan bahwasnnya tujuan pembuatan biopori adalah untuk mengatasi masalah banjir serta untuk memelihara tanah agar dapat efektif menyerap air dari permukaan tanah.

“Salah satu cara mengatasi banjir adalah dengan membuat biopori,” ujarnya Selasa (23/06/2024).

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) biopori adalah lubang buatan pada tanah yang diisi sampah organik untuk resapan air. Biopori (atau yang juga disebut dengan lubang resapan biopori) adalah lubang yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah.

“Lubang biopori memiliki diameter antara 10-30 cm. Lubang tersebut kemudian diisi dengan berbagai sampah organik. Fungsinya sebagai makanan bagi makhluk hidup yang berada di tanah, seperti cacing tanah dan mikroorganisme lainnya,” terangnya.

Sementara Ketua KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan Lutifiyah mengatakan, program mahasiswa di sambut baik oleh warga sekitar karena dapat memperindah balai desa khusunya dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat.

“Dengan kolaborasi bersama masyarakat kita dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat khususnya dalam hal pengelolahan limbah organik,” tambahnya.

Disisi lain ibu iil  warga Desaa Karangpandan mengaku senang dan tertarik terhadap progam biopori yang di gagas Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan menurutnya teknologi  yang di  gagas sangat sederhana dan efektif di terapkan.

“Biopori ini membuktikan partisipasi aktif dari berbagai pihak mampu menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengantisipasi masalah lingkungan,” tutupnya

Penulis : Lailatuz Zahro

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Dua Ning Luluk di Silaturahmi Hafidzat Pasuruan

    Ini Pesan Dua Ning Luluk di Silaturahmi Hafidzat Pasuruan

    • calendar_month Sen, 21 Nov 2022
    • visibility 1.432
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanJam’iyyah Mudarasatil Qur’an Lil Hafidzat (JMQH) Kabupaten Pasuruan sukses menggelar “Silaturrahim Hafidzat Pasuruan Raya”, Ahad (13/11/2022). Kegiatan dipusatkan di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan (UYP), Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari. Pertemuan 4 bulan sekali itu dihadiri 250 perempuan penghafal. Pembina I JMQH Pasuruan Raya, Ning Hj Luluk Nadhiro mengimbau, agar seluruh anggota selalu menjaga […]

  • Innalillahi, Ustadz Khudlori Nachrowi Aktifis LDNU Pasuruan Wafat

    Innalillahi, Ustadz Khudlori Nachrowi Aktifis LDNU Pasuruan Wafat

    • calendar_month Sab, 15 Jan 2022
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanKabar duka kembali datang dari Kabupaten Pasuruan. Musababnya, Ustadz H Khudlori Nachrowi, Wakil Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan wafat pada Jumat (14/01/2022) malam. “Pukul 11.00 WIB pagi tadi dikebumikan. Kami sangat kehilangan,” ujar Ustadz Subhani, Wakil sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan, kepada NU Pasuruan, Sabtu (15/01/2022). […]

  • Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

    Menolak Lupa Khazanah Intelektual Ulama & Pesantren

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2017
    • visibility 1.423
    • 2Komentar

    Pasuruan,- Menandai Hari Santri Nasional 2017, PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar Expo Khazanah Intelektual Ulama dan Pesantren yang berlangsung di Museum Muhammad Chenghoo Pandaan, 30-31 Nofember ini. Digelar di posisi strategis jalur Surabaya-Malang, Expo menampilkan beberapa event unik dan menarik sebagaimana sarasehan karya Ulama Nusantara yang menghadirkan fiolog santri Rijal Mumazziq, pameran manuskrip kitab kuning kuno […]

  • Tingkatkan Kualitas Bahasa Asing Santri, LPBA Al-Yasini Datangkan Tutor BEC Pare

    Tingkatkan Kualitas Bahasa Asing Santri, LPBA Al-Yasini Datangkan Tutor BEC Pare

    • calendar_month Kam, 14 Mar 2024
    • visibility 939
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanLembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Kabupaten Pasuruan menggelar penguatan berbahasa asing bersama Basic English Course (BEC) Pare, Kabupaten Kediri, Jumat (08/03/2024). Ketua LPBA Pesantren Al-Yasini Ustadzah Zahrotun Nafisah berharap, datangya tutor bahasa asing dalam mengoptimalkan upgrading dan peningkatan kapasitas berbahasa inggris para santri. “Meningkatkan kesadaran santri akan pentingnya […]

  • Buruan Daftar! LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Olimpiade Ma’arif 2025

    Buruan Daftar! LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Olimpiade Ma’arif 2025

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Pasuruan membuka pendaftaran Olimpiade Ma’arif 2025. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan akan ditutup pada 13 September 2025. Informasi lengkap, termasuk kisi-kisi materi lomba, bisa diakses melalui tautan resmi panitia di s.id/OlimpiadeMaarif. Ajang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-96 LP […]

  • Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    Muslimat dan Fatayat NU Rejoso Adakan Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar Selama Ramadhan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 1.265
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Muslimat dan Fatayat NU Rejoso menggelar pengajian kitab Kifayatul Akhyar di kantor MWCNU Kecamatan Rejoso. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang menghadirkan pemateri dan tema yang berbeda setiap tahunnya. Ketua Fatayat NU Rejoso, Hj. Dewi Alfiah, menjelaskan bahwa pengajian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan serta melestarikan tradisi pesantren di lingkungan Banom […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca