Breaking News
light_mode

Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
  • visibility 1.097
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dilakukan selama mengabdi di suatu daerah. KKN tergolong kegiatan wajib karena termasuk ke dalam salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Sebagimana yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul ulama (UNU) dan Sekolah tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yakni  membuat biopori di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan Nabilla mengatakan bahwasnnya tujuan pembuatan biopori adalah untuk mengatasi masalah banjir serta untuk memelihara tanah agar dapat efektif menyerap air dari permukaan tanah.

“Salah satu cara mengatasi banjir adalah dengan membuat biopori,” ujarnya Selasa (23/06/2024).

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) biopori adalah lubang buatan pada tanah yang diisi sampah organik untuk resapan air. Biopori (atau yang juga disebut dengan lubang resapan biopori) adalah lubang yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah.

“Lubang biopori memiliki diameter antara 10-30 cm. Lubang tersebut kemudian diisi dengan berbagai sampah organik. Fungsinya sebagai makanan bagi makhluk hidup yang berada di tanah, seperti cacing tanah dan mikroorganisme lainnya,” terangnya.

Sementara Ketua KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan Lutifiyah mengatakan, program mahasiswa di sambut baik oleh warga sekitar karena dapat memperindah balai desa khusunya dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat.

“Dengan kolaborasi bersama masyarakat kita dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat khususnya dalam hal pengelolahan limbah organik,” tambahnya.

Disisi lain ibu iil  warga Desaa Karangpandan mengaku senang dan tertarik terhadap progam biopori yang di gagas Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan menurutnya teknologi  yang di  gagas sangat sederhana dan efektif di terapkan.

“Biopori ini membuktikan partisipasi aktif dari berbagai pihak mampu menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengantisipasi masalah lingkungan,” tutupnya

Penulis : Lailatuz Zahro

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rijalul Ansor Pasuruan Teguhkan Gerakan Cinta Tanah Air Lewat Dzikir dan Shalawat

    Rijalul Ansor Pasuruan Teguhkan Gerakan Cinta Tanah Air Lewat Dzikir dan Shalawat

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Gerakan cinta tanah air kembali digaungkan melalui kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Kabupaten Pasuruan yang digelar di Pendopo Desa Kurung, Kecamatan Kejayan, Jumat malam (10/01/2026). Kegiatan ini diikuti hampir 300 kader dan pengurus Ansor dari seluruh PAC se-Kabupaten Pasuruan dan menghadirkan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, sebagai pembicara […]

  • Mitigasi Kekurangan Air, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Pemdes Bikin Rorak

    Mitigasi Kekurangan Air, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bantu Pemdes Bikin Rorak

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 18 terlibat membantu pembuatan Rorak atau lubang resapan air. Kegiatan itu dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Rorak dibangun di wilayah Dusun Krajan, Rabu (19/7/2023). Mitra Sekolah Konang […]

  • Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruankembali menikmati hasil dari upaya mengembangkan padi organik, Sabtu (14/10/2023). Wakil Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Munir mengatakan, padi yang ditanam oleh petani binaan LPPNU ada beberapa macam tergantung minatnya petani. “Padi yang kami tanam berbeda beda tergantung petani-petaninya suka yang mana […]

  • Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

    Tingkatkan Kapasitas, LPBI NU Kab. Pasuruan Ikuti Temu Relawan Se-Jawa Timur Tahun 2020

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Demi meningkatkan kapasitas dan menjalin hubungan tali silaturahmi antar sesama relawan di Jawa Timur, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdhotul Ulama (LPBI NU) Jawa Timur menyelenggarakan Temu Relawan Jawa timur Tahun 2020 yang dilaksankan di Bumi Perkemahan Watu Jejer Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jumat (27/11/2020). Kegitan tersebut diselanggarakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 27 […]

  • Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    Kisah Hebat Imam Bukhari Lepas dari Fitnah ‘Seribu Dinar’

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.755
    • 4Komentar

    “Sebelum menyimak kisah ini, ada baiknya kita hitung dulu berapa banyak 1000 dinar itu. Kalau 1 dinar setara dengan 4,25 gram emas murni, maka, 1000 dinar berarti 4.250 gram atau 4.25 kg. Jika 1 gram emas murni seharga Rp500.000, maka, seribu dinar senilai Rp2,125 miliar. Angka yang tidak kecil.” Oleh: Aboe Khidir SEKARANG, mari kita […]

  • KH. Muzakki Birrul Alim: Warga Nahdliyin Masuk Surga Bersama Mbah Hasyim

    KH. Muzakki Birrul Alim: Warga Nahdliyin Masuk Surga Bersama Mbah Hasyim

    • calendar_month Rab, 30 Mei 2018
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Di Akhirat nanti, Rombongan Warga dan Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) akan didampingi seorang “lawyer” (baca: Pembela, Pengacara) yang hebat, sehingga warga Nahdliyin dapat memasuki Surga-Nya Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT).

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca