Breaking News
light_mode

Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
  • visibility 1.082
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dilakukan selama mengabdi di suatu daerah. KKN tergolong kegiatan wajib karena termasuk ke dalam salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Sebagimana yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul ulama (UNU) dan Sekolah tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yakni  membuat biopori di Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Koordinator KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan Nabilla mengatakan bahwasnnya tujuan pembuatan biopori adalah untuk mengatasi masalah banjir serta untuk memelihara tanah agar dapat efektif menyerap air dari permukaan tanah.

“Salah satu cara mengatasi banjir adalah dengan membuat biopori,” ujarnya Selasa (23/06/2024).

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) biopori adalah lubang buatan pada tanah yang diisi sampah organik untuk resapan air. Biopori (atau yang juga disebut dengan lubang resapan biopori) adalah lubang yang dibuat tegak lurus ke dalam tanah.

“Lubang biopori memiliki diameter antara 10-30 cm. Lubang tersebut kemudian diisi dengan berbagai sampah organik. Fungsinya sebagai makanan bagi makhluk hidup yang berada di tanah, seperti cacing tanah dan mikroorganisme lainnya,” terangnya.

Sementara Ketua KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan Lutifiyah mengatakan, program mahasiswa di sambut baik oleh warga sekitar karena dapat memperindah balai desa khusunya dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat.

“Dengan kolaborasi bersama masyarakat kita dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat khususnya dalam hal pengelolahan limbah organik,” tambahnya.

Disisi lain ibu iil  warga Desaa Karangpandan mengaku senang dan tertarik terhadap progam biopori yang di gagas Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin Pasuruan menurutnya teknologi  yang di  gagas sangat sederhana dan efektif di terapkan.

“Biopori ini membuktikan partisipasi aktif dari berbagai pihak mampu menciptakan solusi berkelanjutan untuk mengantisipasi masalah lingkungan,” tutupnya

Penulis : Lailatuz Zahro

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 619
    • 2Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

  • Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    Ini Sari Belimbing Wuluh dan Teh Daun Kelor Ala Mahasiswa KKN STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 12 mendampingi ibu-ibu di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, membuat minuman dari sari Buah Belimbing Wuluh dan teh Daun Kelor. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Sladi, Kecamatan […]

  • Hari Santri, Aswaja NU Center Gelar Seminar dan Bedah Buku

    Hari Santri, Aswaja NU Center Gelar Seminar dan Bedah Buku

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2023
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Phojentrek, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional HSN 2023, Pimpinan Cabang PC Aswaja NU Center (Asnuter) Kabupaten Pasuruan mengelar seminar Aswaja dan bedah buku benteng Aswaja di Aula KH Ahmad Djufri Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Kamis (19/10/2023). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, tujuan didirikannya NU adalah mensyiarkan […]

  • Hadapi Covid-19, Pemdes Jogorepuh Gandeng Ansor Pasrepan Salurkan 1.800 Masker & 800 Paket Sembako

    Hadapi Covid-19, Pemdes Jogorepuh Gandeng Ansor Pasrepan Salurkan 1.800 Masker & 800 Paket Sembako

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • visibility 698
    • 0Komentar

    Pemerintah Desa Jogorepuh Kecamatan Pasrepan melibatkan Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (PAC GP Ansor NU) Pasrepan, TP PKK Desa Jogorepuh dan Ibu Bhayangkari Pasrepan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat berupa 1.800 lebih masker dan 800 paket sembako, Selasa (21/4/2020). Kegiatan yang digelar di balai desa Jogorepuh tersebut, juga dilakukan sosialisasi terkait kewajiban […]

  • Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil

    Gerakan Santri Menanam, Kolaborasi Pemerintah dengan PCNU Kab. Pasuruan dan Bangil

    • calendar_month Jum, 31 Des 2021
    • visibility 663
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPemerintah Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dan Bangil untuk ‘Gerakan Santri Menanam’. Kegiatan itu dilaunching di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Budidaya Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kamis (30/12/2021). Bupati Pasuruan H Irsyad Yusuf, merasa yakin gerakan itu akan sukses. Musabbabnya, berkolaborasi […]

  • Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    Saat ini, media sosial sudah menjadi garda terdepan sebagai sarana syiar dan dakwah Islam. Sayangnya, konten yang terkait dengan syiar dan dakwah Islam di media sosial, masih didominasi oleh kelompok intoleran bahkan radikal ekstrimis. Menyadari itu dan dalam rangka membentuk kader-kader yang melek teknologi, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca