Breaking News
light_mode

Cegah Kekerasan Seksual Via Internet, PMII Pasuruan Gelar Seminar Literasi Digital

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
  • visibility 723
  • comment 0 komentar

Purworejo, NU Pasuruan
Ketua Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pasuruan Fatimatuz Zahro mengungkapkan, Generasi Alpha menjadi kelompok rentan yang mendapatkan kekerasan seksual di dunia digital.

Hal itu ditegaskan di Seminar Literasi Digital oleh KOPRI Pasuruan bersama Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu (26/8/23).

“Tahun 2022 di Kota Pasuruan, dari 62 kasus ada laporan kekerasan seksual yang menimpa anak usia 15 tahun. Korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial,” imbuhnya.

Dirinya juga menjelaskan, salah satu faktor penyebab banyaknya kasus kekerasan pada anak perihal kurangnya edukasi literasi digital.

“Seminar ini untuk edukasi digital dengan menerapkan kemampuan digital, etika berdigital, dan budaya berdigital yang baik dan aman,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pasuruan Imam Subekti berharap, mahasiswa PMII memiliki karakter 4 pilar dalam literasi digital: Etis Bermedia Digital, Aman Bermedia Digital, Cakap Bermedia Digital, dan Budaya Bermedia Digital.

“Guna membendung hal-hal negatif seperti berita hoaks hingga memicu terjadinya kekerasan seksual di media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Raqma Jejaring Persada Abdul Mukhti Chifdi menyampaikan, media digital sebagai jendela utama dalam mengenalkan organisasi.

“Penting memanfaatkan media sosial khususnya PMII dalam penyebaran Nilai-Nilai Islam Rahmatan Lil Alamin, Islam Ahlusunnah Waljama’ah, serta Nilai-Nilai lainnya,” imbuhnya.

“Ayo medsos KOPRI Pasuruan masif mengkampanyekan Literasi Digital. Salah satu tujuannya meminimalisir terjadinya kekerasan seksual di dunia maya,” pungkasnya.

Turut hadir sebagai pembicara, Konten Creator Pasuruan Sheryl Dwi Artamevia. Seminar dihadiri anggota dan kader PMII dari kampus di kota dan Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Shomimuddin Bahtiar

Editor: MS Deeba

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan di Lailatul Ijtima NU Rejoso

    Ini Pesan Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan di Lailatul Ijtima NU Rejoso

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso, Kabupaten Pasuruan, menggelar rutinan Lailatul Ijtima’ setiap malam Ahad Pon. Kali ini, Sabtu (16/1/2023), rutinan bertempat di Masjid Nurur Rohmah, Dusun Gapuk, Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menyebutkan, perjuangan para Kiai telah berlangsung di era Wali […]

  • Safari Ramadhan NU Pasuruan Ajang Perkuat Ukhuwah dan Solidaritas

    Safari Ramadhan NU Pasuruan Ajang Perkuat Ukhuwah dan Solidaritas

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.051
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar menggelar Safari Ramadhan di Masjid Raudotul Muslimin, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, (5/03/2025). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nasor safari ramadhan ajang memperkuat ukhuwah basyariah, ukhuwah islamiyah dan ukhuwah nahdliyah. Sebagaimana yang disampaikan hadrotus KH Hasyim Asy’ari yakni terus bangun silaturhami dan perkuawat […]

  • Sukses, MWC NU Purwosari Gelar Safari Ramadhan di Ponpes Al-Inayah

    • calendar_month Sen, 4 Jun 2018
    • visibility 808
    • 1Komentar

    Safari Ramadhan ke-9 Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Purwosari, sukses di gelar di Pondok Pesantren Al-Inayah Desa Kemantren Kecamatan Purwosari, kemarin malam (4/6/2018).

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ubah Limbah Kerang Jadi Pupuk Organik

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • visibility 1.306
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) memanfaatkan limbah kulit kerang di Dusun Gumeng, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan menjadi pupuk organik. Koordinator Kegiatan M. Nasih menceritakan, bahwa selama ini masyarakat setempat hanya membuang begitu saja limbah kulit kerang. […]

  • Bawaslu Kota Pasuruan Ajak Komunitas Ikut Awasi Pilkada

    Bawaslu Kota Pasuruan Ajak Komunitas Ikut Awasi Pilkada

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • visibility 752
    • 0Komentar

    Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, yang dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19, terdapat 12 hal baru yang wajib dilakukan dalam pelaksanaannya. Yakni: 1) Pemilih ke TPS wajib menggunakan masker; 2) Wajib untuk jaga jarak minimal 1 meter; 3) Cuci tangan sebelum dan sesudah mencoblos; 4) Cek suhu tubuh sebelum masuk ke TPS; 5) Diberikan sarung tangan […]

  • Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    Mahasiswa UNU Pasuruan Mulai Mengabdi di Wonokerto dan Oro-Oro Ombo Wetan Berikut Programnya

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan resmi memulai pengabdian di dua desa, yakni Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, dan Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Senin (20/7/2026). Kedua kelompok mengusung tema berbeda sesuai potensi desa, yakni ketahanan lingkungan dan ketahanan pangan. Ketua PMM UNU Pasuruan, Izatul Lailiyah, menegaskan mahasiswa hadir […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca