Breaking News
light_mode

Gali Potensi, IPNU Pasuruan Gelar Kelas Kopi

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
  • visibility 623
  • comment 0 komentar

Perwosari, NU Pasuruan

Untuk menghasilkan segelas kopi yang nikmat ternyata tak hanya menyeduhnya dengan air panas. Ada perjalanan panjang untuk menyajikan kopi di kelas kopi ini.
Menyajikan kopi yang nikmat dan segar tidak semudah yang terlihat di depan mata. Setelah dipanen, biji kopi harus melalui proses pemilahan agar segelas kopi yang disajikan memiliki kualitas rasa yang baik.

Bagi mereka yang ahli, kopi dapat dikenal melalui berbagai cara. Mulai dari mencium aroma bubuknya, aroma basah, hingga rasa setelah diseduh yang dilakukan dengan teknik cupping.

Dalam hal ini Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan mengelar kelas kopi di Caffe K-naya, Kamis (2/10/2023).

Sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Mokhamad Murthado mengatakan,
Kelas kopi adalah kelas tatap muka yang bertujuan mengajak peserta untuk mempelajari tentang pengetahuan kopi secara umum, mengasah skill kader kader IPNU secara mendalam tentang bagaimana membuat kopi manual browing.

“Manual brewing coffee adalah cara menyeduh kopi manual tanpa mesin khusus,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, banyak anak anak muda yang saat ini senang ngopi namun tidak ingin tahu bagaimana cara membuatnya. Akhirnya kami berinisiatif untuk menggali potensi kader IPNU dibidang kopi.

“Kami mencoba menggali potensi kader IPNU untuk menjadi barista di wilayahnya masing-masing,”ujarnya.

Sementara Ketua Pelaksana Santri Fest Saiful Akbar mengatakan bahwasanya salain manual brewing peserta juga dibekali pengolahan produk-produk kopi mixologi.

“Praktek coffee mixology diantaranya dilakukan dengan teknik stirring, yaitu pencampuran menggunakan pengaduk serta teknik layering dan garnishing untuk menyajikan hasil minuman yang menarik, selain rasanya yang enak,” ujarnya.

Menurutnya kegiatan ini di ikuti oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU se Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini kami kemas dengan judul Yo Ngaji Yo Ngopi dan merupakan salah satu rangkaian dari Santri Fest IPNU Kabupaten Pasuruan.

“Pada siang hari kita ngopi dan pada malam hari kita ngaji,” imbuhnya.

Disisi lain pemateri kopi firman mengatakan, jenis kopi yang kita oleh merupakan kopi khas pasuruan, rempah-rempah, mint, lemon, serta sirup yang sudah difermentasi.

“Alhamdulillah para peserta sangat antusias untuk membuat kopi bahkan berlomba-lomba untuk menentukan kopi siapa yang paling enak diantara yang lainnya,” ujarnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    Apakah Menangis Membatalkan Puasa ? Simak Penjelasannya

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 5.603
    • 1Komentar

    Menangis adalah respons alami manusia terhadap berbagai perasaan, seperti kesedihan, kebahagiaan, atau ketakutan. Namun, ketika seseorang menjalankan ibadah puasa, muncul pertanyaan: apakah menangis dapat membatalkan puasa? 10 Hal yang Membatalkan Puasa Menurut Syekh Ibnu Qasim Dalam kitabnya, Syekh Ibnu Qasim menjelaskan bahwa ada 10 hal yang dapat membatalkan puasa, yaitu: Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Menurut […]

  • 19 PAC Ansor di Kab. Pasuruan Terima Bantuan Kendaraan Bermotor

    19 PAC Ansor di Kab. Pasuruan Terima Bantuan Kendaraan Bermotor

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pasuruan membagikan kendaraan operasional kepada seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Pasuruan, Rabu Pagi (30/12/2020), bertempat di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU kabupaten Pasuruan. Sembilan belas kendaraan yang berasal dari dana Pemerintah Provinsi Jawa timur ini di serahkan langsung oleh Dra. Hj. Aida Fitriati, M.Pd.I, selaku Anggota […]

  • Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

    Menyaksikan Sedekah Desa Saat KKN, Ini Catatan Mahasiswa STAIS-ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung di kelompok 6 memiliki kesan saat mengikuti kegiatan masyarakat di lokasi KKN. “Warga desa tetap berpegang teguh kepada budaya leluhur. Jujur saya banyak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari […]

  • Sukses! Gebyar Miladiyah Qur’ani STAI Salahuddin Diikuti 66 Kampus Se-Indonesia

    Sukses! Gebyar Miladiyah Qur’ani STAI Salahuddin Diikuti 66 Kampus Se-Indonesia

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanHimpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jamiyyatul Qurra wal Huffadz (JQH) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan sukses menggelar “Gebyar Miladiyah Qur’ani Nasional (GMQN)”, Sabtu-Ahad (28-29/1/2022). Kegiatan itu dipusatkan di Aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan, Jl. Untung Suropati No.16, Kebonagung, Kec. […]

  • IGRAMNU Pasuruan Kenalkan Rukun Islam Ke-Lima Melalui Parade Manasik Haji

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • visibility 878
    • 1Komentar

    Sebagai sarana pengenalan kepada anak anak tentang pelaksanaan rukun islam ke lima, IGRAMNU (Ikatan Guru RA Muslimat NU) wilayah Timur yang meliputi Kecamatan Rejoso, Grati, Nguling, Lekok, Lumbang dan Winongan mengadakan parade manasik Haji anak anak RA dan TK yang dilaksanakan di lapangan Kolatmar Grati. Kegiatan yang diikuti oleh 5976 siswa siswi dari 105 RA binaan […]

  • Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • visibility 1.279
    • 1Komentar

    Nu Pasuruan Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca