Breaking News
light_mode

Gali Potensi, IPNU Pasuruan Gelar Kelas Kopi

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sab, 4 Nov 2023
  • visibility 537
  • comment 0 komentar

Perwosari, NU Pasuruan

Untuk menghasilkan segelas kopi yang nikmat ternyata tak hanya menyeduhnya dengan air panas. Ada perjalanan panjang untuk menyajikan kopi di kelas kopi ini.
Menyajikan kopi yang nikmat dan segar tidak semudah yang terlihat di depan mata. Setelah dipanen, biji kopi harus melalui proses pemilahan agar segelas kopi yang disajikan memiliki kualitas rasa yang baik.

Bagi mereka yang ahli, kopi dapat dikenal melalui berbagai cara. Mulai dari mencium aroma bubuknya, aroma basah, hingga rasa setelah diseduh yang dilakukan dengan teknik cupping.

Dalam hal ini Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan mengelar kelas kopi di Caffe K-naya, Kamis (2/10/2023).

Sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Mokhamad Murthado mengatakan,
Kelas kopi adalah kelas tatap muka yang bertujuan mengajak peserta untuk mempelajari tentang pengetahuan kopi secara umum, mengasah skill kader kader IPNU secara mendalam tentang bagaimana membuat kopi manual browing.

“Manual brewing coffee adalah cara menyeduh kopi manual tanpa mesin khusus,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, banyak anak anak muda yang saat ini senang ngopi namun tidak ingin tahu bagaimana cara membuatnya. Akhirnya kami berinisiatif untuk menggali potensi kader IPNU dibidang kopi.

“Kami mencoba menggali potensi kader IPNU untuk menjadi barista di wilayahnya masing-masing,”ujarnya.

Sementara Ketua Pelaksana Santri Fest Saiful Akbar mengatakan bahwasanya salain manual brewing peserta juga dibekali pengolahan produk-produk kopi mixologi.

“Praktek coffee mixology diantaranya dilakukan dengan teknik stirring, yaitu pencampuran menggunakan pengaduk serta teknik layering dan garnishing untuk menyajikan hasil minuman yang menarik, selain rasanya yang enak,” ujarnya.

Menurutnya kegiatan ini di ikuti oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU se Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini kami kemas dengan judul Yo Ngaji Yo Ngopi dan merupakan salah satu rangkaian dari Santri Fest IPNU Kabupaten Pasuruan.

“Pada siang hari kita ngopi dan pada malam hari kita ngaji,” imbuhnya.

Disisi lain pemateri kopi firman mengatakan, jenis kopi yang kita oleh merupakan kopi khas pasuruan, rempah-rempah, mint, lemon, serta sirup yang sudah difermentasi.

“Alhamdulillah para peserta sangat antusias untuk membuat kopi bahkan berlomba-lomba untuk menentukan kopi siapa yang paling enak diantara yang lainnya,” ujarnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Humor Singkatan Nama

    Humor Singkatan Nama

    • calendar_month Sab, 5 Des 2020
    • visibility 1.155
    • 0Komentar

    Alkisah di negara antah berantah tersebutlah tiga orang cewek yang selalu melakukan apa saja bersama-sama atas dasar konformitas yang kemudian mereka jadikan doktrin solidaritas, kesetiakawanan. Main bersama, belajar bersama, sekolah di sekolah yang sama, kuliah pun di kampus yang sama bahkan di fakultas dan jurusan yang sama. Jomblo pun sama-sama, punya pacar sama-sama, bahkan menikah […]

  • Malam Lailatul Ijtima’, Ketua MWC NU Ajak Warga Selektif Terhadap Informasi

    • calendar_month Ming, 13 Jan 2019
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Rejoso – Sabtu (12/1) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Rejoso Kabupaten Pasuruan menggelar Lailatul Ijtima’ di Masjid Al-Ikhlas Dusun Krajan Ranting Kedungbako kecamatan Rejoso, Sabtu (12/1/2019). Acara tersebut dihadiri oleh Rois Syuriah PCNU kabupaten Pasuruan KH. Muzakki Birulalim, Ketua PCNU kabupaten Pasuruan KH. Imron Mutamakkin, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH. Nurul Huda, dan […]

  • Raih Gelar Doktor, Sekretaris Maarif NU Pasuruan: Ini Keberhasilan Orang Tua

    Raih Gelar Doktor, Sekretaris Maarif NU Pasuruan: Ini Keberhasilan Orang Tua

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Kota Batu, NU Pasuruan Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Muhammad Muhlis berhasil meraih gelar doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Interdisiplener, Kamis (07/07/2022). Hal itu setelah mempertahankan disertasinya di hadapan penguji di Aula Gedung B Lantai IV Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana […]

  • Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

    Pendak Kiai Halim, Pesantren Roudlotun Nursalim Tabarukan Dzikir Pesantren Al Falah Ploso

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2023
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotun Nursalim menggelar Gema Dzikir menyambut Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim di halaman ponpes setempat, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/9/2023). Gus Muh Mubarridul Fuadi mengatakan, Gema Dzikir merupakan salah satu rangkaian acara Pendak Satu Almaghfurlah KH Abdul Halim Djasim. Salah satu […]

  • Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020: Kampanye Unik Meningkatkan Imun

    Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020: Kampanye Unik Meningkatkan Imun

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dan tata kehidupan normal baru terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan kegiatan-kegiatan yang unik, kreatif, kekinian, dan berbasis kearifan lokal, serta melibatkan para kiai dan gawagis. Kali ini, sosialisasi tersebut dilaksanakan sekaligus dalam rangka memperingati 1 Muharram 1442 H, hari Kemerdekaan ke-75, dan hari jadi kabupaten Pasuruan ke-1091, yakni Gotri […]

  • Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    Mengenal KH Achmad Djufri Rais Syuriah NU Pasuruan

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • visibility 239
    • 0Komentar

    KH Ahmad Djufri merupakan ulama yang lahir dilahirkan di Kota Pasuruan tahun 1317H/1900M dari pasangan suami istri Syekh Djufri dan Nyai Hj Sulhah. Sejak kecil pendidikannya di awasi langsung oleh kedua orang tuanya. Pendidikan Pada masa remaja beliau belajar ilmu agama dari banyak guru dan ulama ternama diantara adalah KH Abdullah bin Yasin Kebonsari, Kiai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca