Breaking News
light_mode

KH Ma’sum Hasyim Ceritkan Mbah Wahab Bikin Nama ISHARI, Lempar Terbang di Ka’bah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
  • visibility 1.309
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Ma’sum Hasyim mengatakan, mengatakan bahwa kesenian hadrah yang didirikan oleh KH Abdurrahim dari Pasuruan. Dahulu, jamaah ini beranggotakan ribuan orang bernama Jamaah Terbang Abdurrohim.

Dulu namanya bukan Ishari tetapi jama’ah terbang Abdurrohim,” ujarnya pada acara Lailatul Hadroh Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI) di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/01/2025).

Pada tahun 1959, Mbah Wahab kemudian mengubah nama Jamaah Terbang Abdurrohim menjadi nama Ishari. “Untuk mempersatukan jamaah dan jam’iyah Abdurrohim, KH Wahab Chasbullah memberikan nama Ishari,” tandasnya.

Menurutnya, nama tersebut diistikharai oleh Mbah Wahab hingga ke Makkah. Di Tanah Suci, salah satu pendiri NU itu beristikharah sambil membawa terbang dan pada saat berdoa melemparkan terbang ke depan Ka’bah.


“Gusti, kulo badhe dhmel jam’iyah shalawat namanya Ishari, kalau jenegan ridla terbang ini jenengan unekno teng dukure Ka’bah, dan seketika itu terbang bunyi di atas Ka’bah (Ya Allah saya mau membuat jam’iyah shalawat namanya Ishari, jika Engkau menyetujui, bunyikan suara terbang di atasnya Ka’bah),” cerita Nuaim proses penamaan Ishari oleh Mbah Wahab di Makkah.

Lebih lanjut dirinya mengatan Nahdlatul Ulama adalah suatu organisasi untuk keperluan dan kebutuhan kita, bukan hanya di akhirat sana tapi juga kepentingan kita dan keperluan kita ada di alam dunia. Menurutnya NU adalah pondok pesantren besar sedangkan pondok pesantren adalah NU Kecil.

“Mari kita bersama sama niat khimah untuk Nahdalatul Ulama karena yang mendirikan jamiyah ini adalah para ulama dan wali allah,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Tim NU Peduli” Pasuruan Bantu & Ajak Warga Peduli Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Bromo

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • visibility 773
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pasuruan, melalui Tim NU Peduli (LPBINU, Lazisnu, & Bagana) bagi-bagi masker kepada warga terdampak abu vulkanik gunung Bromo, Kamis (28/3/2019). Tepatnya di tiga lokasi, yakni Desa Tosari, Desa Wonokitri, dan Desa Sedaeng. Sejauh ini, 2. 550 masker yang sudah didistribusikan. Sebelum prosesi penyerahan bantuan, Tim NU Peduli disambut oleh ketua MWC NU Tosari […]

  • Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    Makesta IPNU IPPNU Gondangwetan Perkuat Kaderisasi, Siapkan Generasi

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Gondangwetan menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya sebagai tindak lanjut Rapat Anggota Raya di SDN Tenggilisrejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Senin-Selasa (29-30/06/2026). Mengusung tema Satu Langkah Kaderisasi, Sejuta Harapan Organisasi kegiatan tersebut menjadi ikhtiar memperkuat kaderisasi di tingkat ranting sekaligus menyiapkan generasi penerus IPNU dan IPPNU […]

  • Di Visual Enthusiast, Mahasiswa DKV ITSNU Pasuruan Diajak Berani Gelar Karya

    Di Visual Enthusiast, Mahasiswa DKV ITSNU Pasuruan Diajak Berani Gelar Karya

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanProgram Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menggelar Visual Enthusiast, Senin-Rabu (5-6/6/2023). Kegiatan dipusatkan di Gedung Perpustakaan ITSNU, Kompleks Perkantoran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Jl Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek. Ketua Prodi (Kaprodi) DKV Kharisma Nanda Zenmira menyebutkan, Visual Enthusiast bertujuan untuk memberikan […]

  • Syaikh Nawawi Banten, Gurunya Ulama Pesantren

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 980
    • 0Komentar

    Pada penghujung abad ke-18 lahir seorang yang bernama Nawawi di Banten, Jawa Barat. Setelah dia menuntut ilmu yang sangat banyak, mensyarah kitab-kitab klasik bahasa Arab dalam pelbagai disiplin ilmu. Sungguhpun Syeikh Nawawi al-Bantani diakui alim dalam semua bidang ilmu keislaman, namun dalam dunia at-thariqah ash-shufiyah, gurunya Syeikh Ahmad Khathib Sambas tidak melantik beliau sebagai seorang […]

  • Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    Mahasiswa ITSNU Pasuruan Bantu Penanganan Banjir Selama Seminggu, Dari Terpeleset Hingga Dijodohkan

    • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan Mukhammad Fery Ardiansyah menceritakan, pengalamannya saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. “Seminggu lebih di lokasi KKN hanya membantu penanganan banjir. Luar biasa,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Kamis (24/02/2022). Ia lalu menjelaskan, bahwa teman-teman kelompoknya terbagi menjadi […]

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca