Breaking News
light_mode

Komunitas Jagongan 1926 Gowes Bareng ke Stadion Delta Sidoarjo

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
  • visibility 1.282
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan
Jamaah Gowes Sarungan (Jagongan) 1926 bersepeda menuju lokasi Puncak Resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) di Stadion Gelora Delta Sidorajo.

“Nahdliyyin tentu tidak ingin kehilangan momen 1 Abad NU,” imbuh KH Abdulloh Nasih Nashor selaku ketua Jagongan 1926 kepada NU Pasuruan, Senin (6/2/2023).

Dirinya menyampaikan, rute gowes mengikuti rute Napak Tilas dan Kirab Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Berangkat pukul 19.00 WIB.

“Start dari halaman PCNU Kabupaten Pasuruan menuju Desa Pleret. Lanjut ke perempatan Kebonagung, Kota Pasuruan,” kata wakil ketua PCNU Kabupaten Pasuruan itu.

Selanjutnya melewati Jalan Panglima Sudirman, Jalan Erlangga, Jalan Raden Patah, Jalan Kiai Sepuh, Persimpangan Gadingrejo, dan Jalan Ahmad Yani (Jalan Surabaya-Pasuruan).

“Kemudian ke arah Kecamatan Gempol. Lalu melewati Kecamatan Porong, Kecamatan Tanggulangin, Kecamatan Candi, Pasar Larangan, Jalan Diporegoro, dan Jalan Pahlawan. Hingga berakhir di Parkir Timur Gelora Delta Sidoarjo,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat 4 pit stop untuk istirahat peserta kirab. Tempat istirahat pertama di Masjid Gus Dur, Kecamatan Kraton. Kemudian di Sentra Produk Unggulan atau Bangkodir, Kecamatan Bangil.

“Pit stop ketiga direncanakan di masjid di daerah Kecamatan Porong, Sidoarjo. Terakhir, pit stop di Pos 5 PCNU Kabupaten Pasuruan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Candi,” katanya.

Gus Nasih juga berkomitmen, rombongan Jagongan 1926 akan disiplin dalam mematuhi peraturan panitia dan menjaga ketertiban di jalan raya sehingga tidak mengganggu lalu lintas.

“Bismillah. Semoga lancar dan selamat dari berangkat hingga pulang,” tandas mantan aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama itu.

Untuk diketahui, Jagongan 1926 merupakan komunitas gowes para kiai dan gawagis di wilayah Kabupaten Pasuruan. Jagongan terbentuk sejak masa pandemi tahun lalu.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpilih sebagai Ketua, Nur Ali Farchan Usung IPNU Wajah Baru

    Terpilih sebagai Ketua, Nur Ali Farchan Usung IPNU Wajah Baru

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Pasuruan, NU PasuruanNur Ali Farchan, Ketua terpilih Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan periode 2022-2024 memfokuskan perubahan dan inovasi dalam visi misi kepemimpinannya. “Dua fokus tersebut kami rangkum dalam satu grand desain ‘IPNU Wajah Baru’. Jadi, pembaharuan tersebut tidak terbatas hanya pada kepengurusannya, tetapi juga dalam beberapa bidang, khususnya digital,” jelasnya […]

  • Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    Diklat Pagar Nusa Al-Yasini Diisi Sistem Ketabiban Hingga Keorganisasian

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU PasuruanPimpinan Rayon (PR) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PS NU) Pagar Nusa Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA) Kabupaten Pasuruan, melaksanakan kaderisasi dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat). Kegiatan dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Yasini, Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kec. Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jumat (7/7/2023). Ketua Panitia M Faizin Syauki Hikami menyampaikan, diklat diikuti […]

  • PMII ITSNU Pasuruan Sukses Gelar PKD Pertama

    PMII ITSNU Pasuruan Sukses Gelar PKD Pertama

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) I di Graha PMI Pasuruan, Dusun Pekebo, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Jumat-Ahad (23-26/06/2022). Ketua Komisariat PMII ITSNU Pasuruan Muhammad Nasih Said mengatakan, tujuan PKD yakni menggali potensi mahasiswa untuk […]

  • Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Goes Santri Sarungan NU Pasuruan

    Meriah, Ratusan Peserta Ramaikan Goes Santri Sarungan NU Pasuruan

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengelar gowes santri sarungan 2024 di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus Nasih Nashor mengatakan bahwasanya jarak gowes santri sarungan 2024 tidak terlalu jauh sekitar 12 kilometer untuk mencapai garis finish. “Alhamdulillah […]

  • Semarak 1 Abad NU di Ranting Toyaning, Khotmil Qur’an Hingga Munajat Cinta

    Semarak 1 Abad NU di Ranting Toyaning, Khotmil Qur’an Hingga Munajat Cinta

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Toyaning, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rejoso, sukses menyelenggarakan peringatan 1 Abad NU, Ahad (5/2/2023). Kegiatan dipusatkan di Dusun Turi, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Terdapat tujuh rangkaian acara dan digelar mulai pukul 05.00 hingga pukul 22.30 WIB. Acara dimulai dengan Khotmil Qur’an yang diikuti […]

  • Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    Agar Puasa Tidak Batal, Begini Cara dan Bersuci saat Buang Air

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • visibility 3.914
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin menjelaskan, beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan buang air besar atau berak dalam kondisi berpuasa. Musabbabnya, memasukkan jari ke dalam dubur dapat membatalkan puasa. “Kecuali terpaksa. Karena kotoran (tinja) sulit keluar. Tidak bisa keluar tanpa memasukkan jari ke dalam dubur,” […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca