Breaking News
light_mode

Komunitas Jagongan 1926 Gowes Bareng ke Stadion Delta Sidoarjo

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
  • visibility 1.267
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasuruan
Jamaah Gowes Sarungan (Jagongan) 1926 bersepeda menuju lokasi Puncak Resepsi Satu Abad Nahdlatul Ulama (1 Abad NU) di Stadion Gelora Delta Sidorajo.

“Nahdliyyin tentu tidak ingin kehilangan momen 1 Abad NU,” imbuh KH Abdulloh Nasih Nashor selaku ketua Jagongan 1926 kepada NU Pasuruan, Senin (6/2/2023).

Dirinya menyampaikan, rute gowes mengikuti rute Napak Tilas dan Kirab Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan. Berangkat pukul 19.00 WIB.

“Start dari halaman PCNU Kabupaten Pasuruan menuju Desa Pleret. Lanjut ke perempatan Kebonagung, Kota Pasuruan,” kata wakil ketua PCNU Kabupaten Pasuruan itu.

Selanjutnya melewati Jalan Panglima Sudirman, Jalan Erlangga, Jalan Raden Patah, Jalan Kiai Sepuh, Persimpangan Gadingrejo, dan Jalan Ahmad Yani (Jalan Surabaya-Pasuruan).

“Kemudian ke arah Kecamatan Gempol. Lalu melewati Kecamatan Porong, Kecamatan Tanggulangin, Kecamatan Candi, Pasar Larangan, Jalan Diporegoro, dan Jalan Pahlawan. Hingga berakhir di Parkir Timur Gelora Delta Sidoarjo,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat 4 pit stop untuk istirahat peserta kirab. Tempat istirahat pertama di Masjid Gus Dur, Kecamatan Kraton. Kemudian di Sentra Produk Unggulan atau Bangkodir, Kecamatan Bangil.

“Pit stop ketiga direncanakan di masjid di daerah Kecamatan Porong, Sidoarjo. Terakhir, pit stop di Pos 5 PCNU Kabupaten Pasuruan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Candi,” katanya.

Gus Nasih juga berkomitmen, rombongan Jagongan 1926 akan disiplin dalam mematuhi peraturan panitia dan menjaga ketertiban di jalan raya sehingga tidak mengganggu lalu lintas.

“Bismillah. Semoga lancar dan selamat dari berangkat hingga pulang,” tandas mantan aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama itu.

Untuk diketahui, Jagongan 1926 merupakan komunitas gowes para kiai dan gawagis di wilayah Kabupaten Pasuruan. Jagongan terbentuk sejak masa pandemi tahun lalu.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

    Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak seluruh santri untuk terus meneladani perjuangan para pendahulu dengan berperang di medan baru perang melawan kemerosotan akhlak dan pengaruh negatif media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Malam Puncak Hari Pahlawan dan Hari Santri Heroik 2025, yang digelar di […]

  • Jelang Akreditasi, STAI Salahuddin Hadiri Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    Jelang Akreditasi, STAI Salahuddin Hadiri Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2024
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan turut hadir acara Workshop peningkatan mutu pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh ISNU Jawa Timur di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (2/05/2024). Hal itu dilakukan untuk meningkatan mutu pendidikan tinggi dan persiapan menjelang akreditasi, STAI Salahuddin Pasuruan. Kepala Prodi (Kaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Ning […]

  • Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    Ingin Jihad? Ketua PBNU: Mari Lawan Korupsi

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas mengatakan, jihad dengan pedang itu sudah kuno. Jihad hari ini adalah melawan korupsi. Kita dinilai sedang berjihad jika memperjuangkan negara ini bersih dari korupsi.  “Karena itu, NU melalui Lakpesdam PBNU sangat fokus dengan gerakan anti korupsi,” kata Robikin saat membuka lokakarya Pesantren Kader Penggerak (PKP) NU […]

  • Ketua STIKES Ar Rahmah Minta ISNU Pasuruan Sosialisasi Pengalaman dan Program

    Ketua STIKES Ar Rahmah Minta ISNU Pasuruan Sosialisasi Pengalaman dan Program

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
    • visibility 713
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanKetua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Ar Rahmah Mandiri Indonesia meminta Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan mensosialisikan tentang organisasi dan program kerja. Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMN) itu dipusatkan di Aula Kampus Stikes Ar Rahmah di Jalan Raya Gempol, Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, […]

  • Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

    Di Camping Fun Remaja, Mahasiswa UNU Pasuruan Bicara Bahaya Pernikahan Usia Anak

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Risqiyatul Islamiyah, dipercaya menjadi pemateri Camping Fun Remaja. Ia menyampaikan materi tentang bahaya pernikahan usia anak dan pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak di desa. Pernikahan usia anak dapat berdampak negatif terhadap pendidikan, kesehatan, […]

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca