Breaking News
light_mode

Memastikan Integritas Penyelenggaraan Pemilu, Mempertahankan Dasar Demokrasi

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Pemilihan umum merupakan pilar fundamental dalam sistem demokrasi, di mana rakyat memiliki hak untuk memilih pemimpin dan menentukan arah kebijakan negara. Integritas penyelenggaraan pemilu menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik, keadilan, dan keabsahan hasil pemilihan. Dalam konteks ini, integritas pemilu mengacu pada proses yang adil, transparan, bebas dari manipulasi, dan menghormati hak-hak dasar setiap pemilih.

Berikut alasan dari pentingnya integritas penyelenggaraan pemilu serta upaya yang harus dilakukan untuk memastikan proses pemilihan yang jujur dan berkualitas.

Pertama, integritas pemilu mencakup pemastian bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan. Pendaftaran pemilih harus terbuka, mudah diakses, dan tidak diskriminatif. Ini memerlukan pengadaan sistem pendaftaran yang akurat dan terpercaya, yang memastikan bahwa daftar pemilih mencerminkan populasi secara menyeluruh. Selain itu, upaya harus dilakukan untuk menghapuskan praktik intimidasi, pengancaman, atau pembatasan fisik yang mencegah pemilih untuk mengeluarkan suara mereka sesuai dengan kehendak mereka sendiri.

Kedua, transparansi adalah elemen penting dalam menjaga integritas pemilu. Penyelenggaraan pemilu harus terbuka untuk pengawasan publik dan lembaga independen. Proses pemilihan, termasuk tahap pendaftaran pemilih, kampanye politik, pemungutan suara, dan penghitungan suara, harus didokumentasikan secara cermat dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan. Dengan cara ini, masyarakat dapat memantau dan memverifikasi keabsahan proses pemilihan, serta mengidentifikasi dan melaporkan adanya pelanggaran atau kecurangan.

Ketiga, independensi lembaga penyelenggara pemilu sangat penting untuk memastikan integritas pemilu. Lembaga-lembaga semacam ini harus bebas dari campur tangan pemerintah atau kepentingan politik tertentu. Mereka harus diberikan otonomi dan sumber daya yang cukup untuk melaksanakan tugas-tugas mereka secara profesional dan tanpa tekanan eksternal. Penunjukan personel yang kompeten dan etis, serta prosedur yang transparan dalam pengambilan keputusan, akan membantu menjaga integritas lembaga penyelenggara pemilu.

Terakhir, partisipasi aktif dan pendidikan pemilih yang memadai adalah faktor penting dalam menjaga integritas pemilu. Masyarakat harus diberikan informasi yang jelas dan objektif tentang calon, platform politik, serta prosedur pemilihan itu sendiri. Pendidikan pemilih yang efektif akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemilu, hak-hak pemilih, dan tanggung jawab yang melekat pada partisipasi politik yang bertanggung jawab.

Sekali lagi, integritas penyelenggaraan pemilu adalah prasyarat bagi sistem demokrasi yang sehat dan berfungsi dengan baik. Melalui proses pemilihan yang adil, transparan, dan bebas dari manipulasi, kita dapat memastikan bahwa suara rakyat tercermin dengan benar dalam kebijakan publik dan dalam pemilihan pemimpin yang mewakili kepentingan rakyat secara menyeluruh. Upaya terus-menerus harus dilakukan oleh pemerintah, lembaga pemilu, dan masyarakat sipil untuk memastikan integritas pemilu, menjaga kepercayaan publik, dan mempertahankan dasar demokrasi yang kita junjung tinggi.

Penulis: Ahmad Thoifur Arif, Sekretaris Asosiasi Pegiat Desa Indonesia Pasuruan

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

    Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%. Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh […]

  • Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    Cegah Covid-19, PCNU Kab. Pasuruan Keluarkan Ijazah dari KH. Nawawi Abd. Jalil Sidogiri

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, selain terus melakukan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin dalam pencegahan covid-19, kali ini PCNU menebitkan surat edaran resmi bernomor 1650/PC/A.I/L.27/IV/2020 yang dikeluarkan pada 1 April 2020 terkait Ijazah KH. Nawawi Abd. Jalil, Mustasyar PCNU Kabupaten Pasuruan, terkait menolak tho’un dan bala’, seperti covid-19 tersebut. Surat tersebut ditujukan kepada […]

  • Bersihkan Sampah Sisa Banjir Bersama Warga, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Bersihkan Sampah Sisa Banjir Bersama Warga, Begini Kesan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bersama warga melakukan Kerja Bakti membersihkan sampah sisa banjir di Dusun Bong Tengah Desa Tambak Lekok Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan Sabtu (22/01/2022). Mahasiswa ITSNU Pasuruan Saifuddin Ahmad menyampaikan, sangat bersemangat untuk meringankan beban warga terdampak banjir dengan membersihkan sisa sampah […]

  • Kurangi Risiko Bencana, LPBI NU Pasuruan Istiqomah Fasilitasi Penguatan SDM

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan istiqomah melibatkan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dalam membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sejauh ini, LPBI NU Kabupaten Pasuruan adalah satu satunya fasilitator yang sudah teruji dan profesional dalam kegiatan penguatan kapasitas tersebut. “Penanganan bencana tidak lagi ketika tanggap […]

  • Ponpes Ngalah Gelar Pengajian Bandongan Live Streaming on Youtube

    Ponpes Ngalah Gelar Pengajian Bandongan Live Streaming on Youtube

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPondok Pesantren (Ponpes) Ngalah Desa Sengonagung Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Ngluru Ilmu Soko Ngaji Kilatan (NUKILAN). Kegiatan itu berbentuk Pengajian Bandongan live streaming on channel youtube Ngalah TV. Koordinator Pendidikan Pusat Ponpes Ngalah Ustadz Alfandi Jaelani, bersyukur pelaksanaa kegiatan perdana pada hari Sabtu (01/01/2022) kemarin berjalan dengan lancar. Apalagi sudah ditonton […]

  • Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    Di Rakorcab, ISNU Pasuruan Fokus Konferancab Hingga Pemenuhan PPH di Setiap Kecamatan

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) untuk membahas persiapan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) setempat. Rakorcab dipusatkan di Ruang Meeting Pascasarjana, Gedung Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kompleks Universitas Yudharta Pasuruan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (27/5/2023). Ketua PC ISNU, Ahmad Adip Muhdi menyampaikan, Rakorcab mentargetkan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca