Breaking News
light_mode

Memastikan Integritas Penyelenggaraan Pemilu, Mempertahankan Dasar Demokrasi

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
  • visibility 320
  • comment 0 komentar

Pemilihan umum merupakan pilar fundamental dalam sistem demokrasi, di mana rakyat memiliki hak untuk memilih pemimpin dan menentukan arah kebijakan negara. Integritas penyelenggaraan pemilu menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik, keadilan, dan keabsahan hasil pemilihan. Dalam konteks ini, integritas pemilu mengacu pada proses yang adil, transparan, bebas dari manipulasi, dan menghormati hak-hak dasar setiap pemilih.

Berikut alasan dari pentingnya integritas penyelenggaraan pemilu serta upaya yang harus dilakukan untuk memastikan proses pemilihan yang jujur dan berkualitas.

Pertama, integritas pemilu mencakup pemastian bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan. Pendaftaran pemilih harus terbuka, mudah diakses, dan tidak diskriminatif. Ini memerlukan pengadaan sistem pendaftaran yang akurat dan terpercaya, yang memastikan bahwa daftar pemilih mencerminkan populasi secara menyeluruh. Selain itu, upaya harus dilakukan untuk menghapuskan praktik intimidasi, pengancaman, atau pembatasan fisik yang mencegah pemilih untuk mengeluarkan suara mereka sesuai dengan kehendak mereka sendiri.

Kedua, transparansi adalah elemen penting dalam menjaga integritas pemilu. Penyelenggaraan pemilu harus terbuka untuk pengawasan publik dan lembaga independen. Proses pemilihan, termasuk tahap pendaftaran pemilih, kampanye politik, pemungutan suara, dan penghitungan suara, harus didokumentasikan secara cermat dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan. Dengan cara ini, masyarakat dapat memantau dan memverifikasi keabsahan proses pemilihan, serta mengidentifikasi dan melaporkan adanya pelanggaran atau kecurangan.

Ketiga, independensi lembaga penyelenggara pemilu sangat penting untuk memastikan integritas pemilu. Lembaga-lembaga semacam ini harus bebas dari campur tangan pemerintah atau kepentingan politik tertentu. Mereka harus diberikan otonomi dan sumber daya yang cukup untuk melaksanakan tugas-tugas mereka secara profesional dan tanpa tekanan eksternal. Penunjukan personel yang kompeten dan etis, serta prosedur yang transparan dalam pengambilan keputusan, akan membantu menjaga integritas lembaga penyelenggara pemilu.

Terakhir, partisipasi aktif dan pendidikan pemilih yang memadai adalah faktor penting dalam menjaga integritas pemilu. Masyarakat harus diberikan informasi yang jelas dan objektif tentang calon, platform politik, serta prosedur pemilihan itu sendiri. Pendidikan pemilih yang efektif akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemilu, hak-hak pemilih, dan tanggung jawab yang melekat pada partisipasi politik yang bertanggung jawab.

Sekali lagi, integritas penyelenggaraan pemilu adalah prasyarat bagi sistem demokrasi yang sehat dan berfungsi dengan baik. Melalui proses pemilihan yang adil, transparan, dan bebas dari manipulasi, kita dapat memastikan bahwa suara rakyat tercermin dengan benar dalam kebijakan publik dan dalam pemilihan pemimpin yang mewakili kepentingan rakyat secara menyeluruh. Upaya terus-menerus harus dilakukan oleh pemerintah, lembaga pemilu, dan masyarakat sipil untuk memastikan integritas pemilu, menjaga kepercayaan publik, dan mempertahankan dasar demokrasi yang kita junjung tinggi.

Penulis: Ahmad Thoifur Arif, Sekretaris Asosiasi Pegiat Desa Indonesia Pasuruan

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

    Antisipasi Banjir, Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Buat Resapan Biopori di Kecamatan Rejoso

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2024
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan aktivitas yang dilakukan selama mengabdi di suatu daerah. KKN tergolong kegiatan wajib karena termasuk ke dalam salah satu tridharma perguruan tinggi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Sebagimana yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul ulama (UNU) dan Sekolah tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan […]

  • Ustadz Muhlis Muslih & Ustadz H Mas’ud Salim Terpilih Pimpin MWCNU Purwodadi 2022-2027

    Ustadz Muhlis Muslih & Ustadz H Mas’ud Salim Terpilih Pimpin MWCNU Purwodadi 2022-2027

    • calendar_month Sen, 10 Jan 2022
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Purwodadi, NU PasuruanKonferensi ke-9 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purwodadi telah dilaksanakan, Ahad (09/01/2022). Konferensi yang dilaksanakan di Cafe & Resto Scoopy, Desa Cowek itu menetapkan Ustadz Muhlis Muslih sebagai Rais Syuriyah dan Ustadz H Mas’ud Salim sebagai Ketua Tanfiziyah masa khidmat 2022-2027. Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten yang menjadi […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kelola 1,2 Ton Limbah Sapi Jadi Pot Bunga dan Batu Paras

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kelola 1,2 Ton Limbah Sapi Jadi Pot Bunga dan Batu Paras

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan dan STAI Salahuddin Pasuruan berhasil mengelola limbah kotoran sapi menjadi produk ramah lingkungan di Kecamatan Lekok. Camat Lekok, Sulhi mengatakan wilayah Kecamatan Lekok memiliki potensi ternak sapi cukup tinggi dengan populasi mencapai 23.762 ekor. Kondisi ini berpotensi menimbulkan limbah ternak sekitar 460 ton per hari yang […]

  • Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    Rakorjas IPNU Pasuruan Siapkan Fasilitator PAC

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kordinasi Jaringan Sekolah (Rakorjas) di LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Rabu (25/12/2024). Dalam acara tersebut IPNU Kabupaten Pasuruan akan menyiapkan tim fasilitator untuk diterjunkan kepada lembaga pendidikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, IPNU […]

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton. Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot. “Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di […]

  • Kenalkan Karya Sarjana Pasuruan, ISNU Gelar Bedah Buku & Gelar Karya

    Kenalkan Karya Sarjana Pasuruan, ISNU Gelar Bedah Buku & Gelar Karya

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Usai melakukan pelatihan karya ilmiah dan penulisan buku, kali ini Pimpinan Cabang Ikatan sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan bedah buku sekaligus memperkenalkan karya-karya kader NU yang sudah diterbitkan oleh PC ISNU. Acara yang diadakan di Aula Hotel Dalwa tersebut, Minggu, 27 Desember 2020, diikuti 68 Peserta dari PAC ISNU dengan tetap […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca