Pembacaan Niat Puasa Saat Pujian & Usai Tarawih, Begini Alasannya

0

Follow Channel WhatsApp NU Pasuruan untuk mendapatkan update terbaru seputar NU di Kabupaten Pasuruan.

Klik Disini dan Follow.

Kraton, NU Pasuruan
KH. Muntasyar Hasyim, Pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Kholil Banat Satu Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menjelaskan alasan adanya tradisi pembacaan niat puasa dalam pujian sholat dan setelah sholat Tarawih.

“Salah satu trik agar tidak lupa niat puasa. Dibaca setelah sholat tarawih,” ujarnya saat kegiatan penutupan Pengajian Rutin Bulanan dan kegiatan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) di Musholla Al-Musthofa, Kecamatan Karon, Sabtu (9/4/2021).

Ia juga menjelaskan, bahwa untuk kehati-hatian, diperbolehkan. Niat berpuasa untuk sebulan lamanya.

Baca Juga :   Didampingi Mahasiswa ITSNU, Pelajar di Pasuruan Tak Lagi Takut Divaksin

“Menurut Imam Malik. Puasa boleh niat diawal bulan. Untuk puasa satu bulan. Ini, adalah hati-hati. Khawatir tidak niat setiap malam,” imbuhnya.

Mas Muntasyar, sapaan akrabnya, juga menjelaskan pentingnya untuk sahur dan menyegerakan berbuka puasa.

“Sahur tetap harus. Walau pun sedikit,” pungkasnya.

Kontributor: M. Dayat


Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2024 | CoverNews by AF themes.

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca