Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
  • visibility 420
  • comment 0 komentar

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%.

Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh karena itu, untuk menangani masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Kamis (23/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Pengurus Syuriah, A’wan, dan Katib dari Majlis Wakil Cabang (MWC) NU maupun Pengurus Cabang NU.

Menurut Irsyad Yusuf, selaku Bupati Pasuruan, peran ulama sangat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

“Kami mohon do’a dan dukungan para Kiai dan Ustadz serta peran sertanya dalam mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan. Baik dalam pengajian maupun di kehidupan sehari-hari,“ pungkas Gus Bupati, sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut.

Selanjutnya, KH. A. Mujib Imron, selaku wakil bupati Pasuruan menambahkan beberapa catatan dalam penutupan sambutan bupati Pasuruan. Bahwa mencuci tangan, jaga jarak dan memakai masker sangatlah perlu dilakukan saat ini.

“Selain melakukan perilaku hidup bersih dan sehat tersebut, imunitas tubuh juga harus ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin atau probiotik, serta jangan lupa berdoa kepada Alloh, khususnya Do’a yang diijazahkan KH. A. Nawawi Abd. Jalil (Penasuh Pondok Pesantren Sidogiri) dengan membaca surat Al-Quraisy sebanyak 7 kali sampai ayat wamin hum min khouf di ulang 7 kali,” kata KH. A. Mujib Imron, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini.

Adapun Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, senada menegaskan bahwa sangat penting penerapkan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sebagai upaya dan ikhtiyar dalam pencegahan penyebaran covid-19.

“Kami mengharapkan para pengurus NU baik tingkat ranting maupun MWC bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, contohnya penggunaan masker, menjaga jarak maupun mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir,“ ujar Gus Ipong, sapaan akrabnya.

Pertemuan itu merupakan salah satu kegiatan yang digagas oleh satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 yang dihadiri oleh salah satu wakil ketuanya yaitu KH. A. Mujib Imron, wakil Bupati Pasuruan yang membidangi pendidikan dan pondok pesantren. Selain dari Pemkab Pasuruan, hadir para ulama dan umaro dari PCNU Kabupaten Pasuruan serta FORKOMPIMDA Kabupaten Pasuruan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LTNNU Pasuruan Gelar Kalas Milenial Pres dan Rekrutmen Kontributor

    LTNNU Pasuruan Gelar Kalas Milenial Pres dan Rekrutmen Kontributor

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • visibility 711
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Ta’lif wan-Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kelas milenial pres di gedung LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/10/2024). Ketua PC LTNNU Kabupaten Pasuruan Makhfud Syawaluddin mengatakan, kelas milenal pres merupakan  bagian dari progam Tashwirul Afkar Reborn untuk menyambut hari santri 2024 yang di dalamnya membahas jurnalistik. […]

  • Hukum Berkurban Sekaligus Niat Aqiqah

    Hukum Berkurban Sekaligus Niat Aqiqah

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Praktik berkurban sekaligus aqiqah begitu banyak ditemui di masyarakat. Yang sebenarnya dalam permasalahan ini, terdapat perbedaan pendapat di antara ulama Madzhab Syafi’i. Menurut Imam Ibnu Hajar dan mayoritas ulama berpendapat tidak cukup. Bahkan apabila tetap dilakukan, maka kurban sekaligus aqiqahnya tidak sah. Dalam salah satu karyanya, Imam Ibnu Hajar menjelaskan: لَوْ نَوَى بِشَاةِ الْأَضْحِيَّةَ وَالْعَقِيقَةَ […]

  • Di Tadarrus Ramadhan, Cak Subadar Ajak Generasi Muda Perdalam Aswaja An-Nahdliyah

    Di Tadarrus Ramadhan, Cak Subadar Ajak Generasi Muda Perdalam Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanWakil Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Mohammad Subadar menyebutkan, generasi muda tidak cukup dalam memahami Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah hanya dengan landasan ‘pokok e manut ulama’ (Pokok Ikut Ulama). Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Tadarrus Ramadhan bertajuk ‘Ontologi Aswaja An-Nahdliyah’ oleh Pemuda Remaja Masjid Nahdlatul Ulama (PRMNU) Lumbang di […]

  • Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    Rukyatul Hilal 1 Syawal Digelar di Pesantren Dalwah, Ini Prediksi LFNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • visibility 362
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menjelaskan hasil analisis awal penentuan 1 Syawal 1447 H yang menunjukkan posisi hilal diperkirakan belum memenuhi kriteria imkanur rukyat. Meski demikian, rukyatul hilal tetap dilaksanakan di rooftop lantai 10 Gedung Mabna Abuya Habib Hasan Baharun, kompleks Pondok Pesantren Darullughah Waddawah (Dalwah), Desa Raci, […]

  • HSN 2018: Santri Pasuruan Bersama LPBI NU Belajar Wast Water Manajemen

    • calendar_month Kam, 18 Okt 2018
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2018 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim NU (LPBI NU) Kabupaten Pasuruan bekerjasama LPBI NU Pusat mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Lingkungan melalui konservasi air. Program yang bertajuk “Dari Pesantren Selamatkan Bumi” ini terfokus pada pada peningkatan kapasitas komunitas pesantren salam mengelola air di lingkungannya. Kegiatan yang diikuti oleh 30 […]

  • Islam “Sawah” Bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 397
    • 6Komentar

    Judul Buku : Bekal Pembela Ahlus Sunnah Wal Jamaah Menghadapi Radikalisme Salafi-Wahabi Penulis : Muhammad Idrus Ramli Penerbit : Surabaya, Aswaja NU CENTER Jawa Timur ISBN : 978-602-17206-3-9 Tahun : I, 2013 Tebal : 210 Halaman Peresensi : Syarif Hidayat Santoso SERANGAN kembali dilakukan kalangan Islam “Sawah” (Salafi-Wahabi) terhadap Ahlus Sunnah Wal Jamaah melalui buku […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca