Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%.

Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh karena itu, untuk menangani masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Kamis (23/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Pengurus Syuriah, A’wan, dan Katib dari Majlis Wakil Cabang (MWC) NU maupun Pengurus Cabang NU.

Menurut Irsyad Yusuf, selaku Bupati Pasuruan, peran ulama sangat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

“Kami mohon do’a dan dukungan para Kiai dan Ustadz serta peran sertanya dalam mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan. Baik dalam pengajian maupun di kehidupan sehari-hari,“ pungkas Gus Bupati, sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut.

Selanjutnya, KH. A. Mujib Imron, selaku wakil bupati Pasuruan menambahkan beberapa catatan dalam penutupan sambutan bupati Pasuruan. Bahwa mencuci tangan, jaga jarak dan memakai masker sangatlah perlu dilakukan saat ini.

“Selain melakukan perilaku hidup bersih dan sehat tersebut, imunitas tubuh juga harus ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin atau probiotik, serta jangan lupa berdoa kepada Alloh, khususnya Do’a yang diijazahkan KH. A. Nawawi Abd. Jalil (Penasuh Pondok Pesantren Sidogiri) dengan membaca surat Al-Quraisy sebanyak 7 kali sampai ayat wamin hum min khouf di ulang 7 kali,” kata KH. A. Mujib Imron, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini.

Adapun Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, senada menegaskan bahwa sangat penting penerapkan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sebagai upaya dan ikhtiyar dalam pencegahan penyebaran covid-19.

“Kami mengharapkan para pengurus NU baik tingkat ranting maupun MWC bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, contohnya penggunaan masker, menjaga jarak maupun mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir,“ ujar Gus Ipong, sapaan akrabnya.

Pertemuan itu merupakan salah satu kegiatan yang digagas oleh satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 yang dihadiri oleh salah satu wakil ketuanya yaitu KH. A. Mujib Imron, wakil Bupati Pasuruan yang membidangi pendidikan dan pondok pesantren. Selain dari Pemkab Pasuruan, hadir para ulama dan umaro dari PCNU Kabupaten Pasuruan serta FORKOMPIMDA Kabupaten Pasuruan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekrut Anggota Baru, PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Gelar DTD VI

    • calendar_month Ming, 16 Sep 2018
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Pada hari Jum’at 4 Muharrom 1440 H/ 14 September 2018 menjadi hari tersakral dan bersejarah bagi para anggota baru Banser Ansor. Pasalnya pada hari itu terlaksana apel kebangsaan, pembukaan DTD (Diklat Terpadu Dasar) angkatan VI PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan dilaksanakan di Lapangan MTs. Abu Amr, Jl. Gus Dur Tambakrejo Pasrepan Pasuruan dan dimulai pukul […]

  • KH Imron Mutamakkin: Ilmu Falak Penting untuk Menentukan Arah Kiblat dan Waktu Shalat

    KH Imron Mutamakkin: Ilmu Falak Penting untuk Menentukan Arah Kiblat dan Waktu Shalat

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • visibility 521
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menekankan pentingnya ilmu falak dalam menentukan arah kiblat dan waktu shalat, terutama ketika seseorang berada di tempat yang sulit, seperti hutan atau laut. “Dengan mempelajari ilmu falak, kita akan lebih mudah mengetahui arah kiblat dan waktu salat,” ujarnya pada saat ngaji […]

  • Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    Hikam LDNU: Iman Lebih Berharga dari Berlian

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Pohjentek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Hikayat Ramadhan (Hikam). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online di Media Sosial NU Pasuruan. Gus Ufair Miqdad selaku narasumber mengatakan bahwasnya pada bulan suci ramadhan mari bersama sama memahmi tentang pentingnya sebuah iman sebagai mana sabda nabi yang artinya tidak ada satu […]

  • Dosen ITSNU Pasuruan Dampingi Warga Kandangan Belajar Olah Kentang Hingga Digital Marketing

    Dosen ITSNU Pasuruan Dampingi Warga Kandangan Belajar Olah Kentang Hingga Digital Marketing

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2023
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Dosen Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan menggelar Program Pemberdayaan kepada Masyarakat (PKM) untuk warga perempuan di Desa Kandangan Kecamatan Tosari, Rabu (18/10/2023). Ketua PKM Pinctada Putri Pamungkas menjelaskan, pendampingan warga perempuan dengan menggadakan Pelatihan Peningkatan Produksi Hasil Tani Kentang Menjadi Keripik Kentang dan Pringles Chips Potato. “Warga sudah banyak […]

  • Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    Cegah Kasus Baru di Pesantren, PCNU Kab. Pasuruan Bentuk Sub-Satgas COVID-19 di Ponpes & MWCNU

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Adanya kasus baru COVID-19 di lingkungan salah satu Pondok Pesantren di Jawa Timur, PCNU Kabupaten Pasuruan akan membentuk Sub-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 untuk Pondok Pesantren dan Gugus Tugas di tingkat MWCNU sebagai langkah percepatan dalam antisipasi dan penanganan COVID-19 di Pondok Pesantren. “Kita perlu antisipasi agar tidak sampai ada kasus baru COVID-19 di Pondok Pesantren […]

  • Islam “Sawah” Bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 322
    • 6Komentar

    Judul Buku : Bekal Pembela Ahlus Sunnah Wal Jamaah Menghadapi Radikalisme Salafi-Wahabi Penulis : Muhammad Idrus Ramli Penerbit : Surabaya, Aswaja NU CENTER Jawa Timur ISBN : 978-602-17206-3-9 Tahun : I, 2013 Tebal : 210 Halaman Peresensi : Syarif Hidayat Santoso SERANGAN kembali dilakukan kalangan Islam “Sawah” (Salafi-Wahabi) terhadap Ahlus Sunnah Wal Jamaah melalui buku […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca