Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
  • visibility 1.003
  • comment 0 komentar

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%.

Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh karena itu, untuk menangani masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Kamis (23/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Pengurus Syuriah, A’wan, dan Katib dari Majlis Wakil Cabang (MWC) NU maupun Pengurus Cabang NU.

Menurut Irsyad Yusuf, selaku Bupati Pasuruan, peran ulama sangat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

“Kami mohon do’a dan dukungan para Kiai dan Ustadz serta peran sertanya dalam mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan. Baik dalam pengajian maupun di kehidupan sehari-hari,“ pungkas Gus Bupati, sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut.

Selanjutnya, KH. A. Mujib Imron, selaku wakil bupati Pasuruan menambahkan beberapa catatan dalam penutupan sambutan bupati Pasuruan. Bahwa mencuci tangan, jaga jarak dan memakai masker sangatlah perlu dilakukan saat ini.

“Selain melakukan perilaku hidup bersih dan sehat tersebut, imunitas tubuh juga harus ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin atau probiotik, serta jangan lupa berdoa kepada Alloh, khususnya Do’a yang diijazahkan KH. A. Nawawi Abd. Jalil (Penasuh Pondok Pesantren Sidogiri) dengan membaca surat Al-Quraisy sebanyak 7 kali sampai ayat wamin hum min khouf di ulang 7 kali,” kata KH. A. Mujib Imron, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini.

Adapun Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, senada menegaskan bahwa sangat penting penerapkan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sebagai upaya dan ikhtiyar dalam pencegahan penyebaran covid-19.

“Kami mengharapkan para pengurus NU baik tingkat ranting maupun MWC bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, contohnya penggunaan masker, menjaga jarak maupun mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir,“ ujar Gus Ipong, sapaan akrabnya.

Pertemuan itu merupakan salah satu kegiatan yang digagas oleh satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 yang dihadiri oleh salah satu wakil ketuanya yaitu KH. A. Mujib Imron, wakil Bupati Pasuruan yang membidangi pendidikan dan pondok pesantren. Selain dari Pemkab Pasuruan, hadir para ulama dan umaro dari PCNU Kabupaten Pasuruan serta FORKOMPIMDA Kabupaten Pasuruan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    KH Mas’um Hasyim: Puasa Melatih Kesadaran Bahwa Manusia Selalu Diawasi Allah

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Wonorejo, NU Pasuruan  PJ Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Mas’um Hasyim, menyampaikan bahwa puasa Ramadhan merupakan ajang latihan spiritual bagi umat Islam untuk mengendalikan hawa nafsu sekaligus meningkatkan kesadaran diri kepada Allah SWT. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darussalam, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/02/2026). Menurutnya, […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 1.207
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • Sekrtaris LTNNU Pasuruan, Fasilitator UMKM Ditunjuk PP GP Ansor

    Sekrtaris LTNNU Pasuruan, Fasilitator UMKM Ditunjuk PP GP Ansor

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2024
    • visibility 992
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Muhammad Fahrizal Yusuf kader Ansor Pasuruan yang masuk dalam jajaran Pengurus Pusat PP GP Ansor masa khidmat 2024-2029. Ia merupakan Sekrtaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Taklif Wan Nasr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pasuruan. Fahri sapaan akrabnya mengatakan, sebelum di amanahi sebagai anggota bidang pengembangan UMKM dan Koperasi, saya hanya fasilitator bagi UMKM […]

  • Perkuat Koordinasi Mitigasi Bencana, LPBI NU Pasuruan Bentuk LPBI MWCNU

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gelar sosialisasi dan pembentukan LPBI di tingkat MWCNU. Setelah sebelumnya dilakukan pembentukan di MWCNU Sidogiri, kali ini dilakukan pembentukan di MWCNU Puspo, Tosari, dan Tutur. “Peran NU itu tidak hanya tanggap darurat bencana, tapi lebih penting sebelum terjadinya bencana ini harus […]

  • Listrik Masjid untuk Rumah Pribadi? Begini Pandangan Fikihnya

    Listrik Masjid untuk Rumah Pribadi? Begini Pandangan Fikihnya

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 1.961
    • 0Komentar

    Masjid Baitul Abid dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan warga sekitar. Masjid ini berdiri tepat di samping rumah Pak Hendra, seorang warga yang dikenal sangat berperan dalam pembangunan dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut. Sejak awal pembangunan, Pak Hendra banyak berkontribusi, baik secara tenaga maupun materi. Bahkan, biaya penerangan masjid seluruhnya ditanggung olehnya, mulai […]

  • Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    Perkuat Syiar & Dakwah Islam di Medsos, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Gelar Workshop Desain

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • visibility 1.110
    • 0Komentar

    Saat ini, media sosial sudah menjadi garda terdepan sebagai sarana syiar dan dakwah Islam. Sayangnya, konten yang terkait dengan syiar dan dakwah Islam di media sosial, masih didominasi oleh kelompok intoleran bahkan radikal ekstrimis. Menyadari itu dan dalam rangka membentuk kader-kader yang melek teknologi, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca