Breaking News
light_mode

Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

  • account_circle BAM Yusuf
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
  • visibility 992
  • comment 0 komentar

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%.

Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh karena itu, untuk menangani masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan pertemuan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan di Aula KH. A. Jufri Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Kamis (23/7/2020).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh seluruh Pengurus Syuriah, A’wan, dan Katib dari Majlis Wakil Cabang (MWC) NU maupun Pengurus Cabang NU.

Menurut Irsyad Yusuf, selaku Bupati Pasuruan, peran ulama sangat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

“Kami mohon do’a dan dukungan para Kiai dan Ustadz serta peran sertanya dalam mensosialisasikan disiplin protokol kesehatan. Baik dalam pengajian maupun di kehidupan sehari-hari,“ pungkas Gus Bupati, sapaan akrabnya, saat memberikan sambutan dalam pertemuan tersebut.

Selanjutnya, KH. A. Mujib Imron, selaku wakil bupati Pasuruan menambahkan beberapa catatan dalam penutupan sambutan bupati Pasuruan. Bahwa mencuci tangan, jaga jarak dan memakai masker sangatlah perlu dilakukan saat ini.

“Selain melakukan perilaku hidup bersih dan sehat tersebut, imunitas tubuh juga harus ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin atau probiotik, serta jangan lupa berdoa kepada Alloh, khususnya Do’a yang diijazahkan KH. A. Nawawi Abd. Jalil (Penasuh Pondok Pesantren Sidogiri) dengan membaca surat Al-Quraisy sebanyak 7 kali sampai ayat wamin hum min khouf di ulang 7 kali,” kata KH. A. Mujib Imron, yang juga merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini.

Adapun Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, senada menegaskan bahwa sangat penting penerapkan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sebagai upaya dan ikhtiyar dalam pencegahan penyebaran covid-19.

“Kami mengharapkan para pengurus NU baik tingkat ranting maupun MWC bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, contohnya penggunaan masker, menjaga jarak maupun mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir,“ ujar Gus Ipong, sapaan akrabnya.

Pertemuan itu merupakan salah satu kegiatan yang digagas oleh satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 yang dihadiri oleh salah satu wakil ketuanya yaitu KH. A. Mujib Imron, wakil Bupati Pasuruan yang membidangi pendidikan dan pondok pesantren. Selain dari Pemkab Pasuruan, hadir para ulama dan umaro dari PCNU Kabupaten Pasuruan serta FORKOMPIMDA Kabupaten Pasuruan.

Kontributor: BAM Yusuf

Editor: Nuryanto

  • Penulis: BAM Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LFNU Pasuruan: Hilal Tidak Terlihat, Awal Ramadhan Ikut PBNU! Hari Selasa

    LFNU Pasuruan: Hilal Tidak Terlihat, Awal Ramadhan Ikut PBNU! Hari Selasa

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanHilal tidak terlihat. Hal itu berdasarkan hasil Rukyatul Hilal yang dilaksanakan olehPengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan di Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 12 Pondok Pesantren Darullughoh Wadda’wah (Dalwa), Kecamatan Bangil, Ahad (10/03/2024). “Dari beberapa metode yang kami terapkan,  hilal tidak terlihat. Maka menunggu hasil sidang yang dilakukan oleh Pengurus Besar […]

  • Jelang Konfercab, PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Assessment MWCNU dan Ranting

    Jelang Konfercab, PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Assessment MWCNU dan Ranting

    • calendar_month Ming, 20 Sep 2026
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan assessment terhadap sejumlah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 19–27 September 2026 sebagai bagian dari pembinaan sekaligus persiapan menjelang konferensi MWCNU. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan, assessment tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan dan perkembangan […]

  • Recycle Botol Plastik, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ajak Warga Belajar Kepada Taufiq Saguanto

    Recycle Botol Plastik, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ajak Warga Belajar Kepada Taufiq Saguanto

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • visibility 328
    • 2Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Temarik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berusaha meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Lemahbang Kecamatan Sukorejo dalam mengelola sampah botol plastik. “Sabtu (29/01/2022) kemarin kami mengundang Taufiq Saguanto. Agar menjadi teladan bagi masyarakat. Bahwa mengelola sampah itu menguntungkan,” tutur M Mujiono selaku Ketua Kelompok 4 KKNT […]

  • Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    Hukum Menetapkan Status Anak Yatim Berdasarkan KK, Bagaimana Ketentuannya?

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Penetapan status anak yatim berdasarkan data Kartu Keluarga (KK) atau akta kelahiran yang menggunakan kalender Masehi tidak dapat dijadikan patokan secara langsung. Dalam ketentuan fikih, batas usia anak yatim berakhir ketika anak telah baligh, sedangkan ukuran usia baligh 15 tahun mengacu pada kalender Hijriah, bukan kalender Masehi. Selain berdasarkan usia, baligh juga dapat diketahui melalui […]

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan, Sosialisakan Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Lekok, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan menggelar sosialisai pengolahan sampah di Kecamatan Lekok, Kecamatan Gempol dan Kecamatan Kraton. Mahasiswa UNU STAI Salahuddin Pasuruan Dofir mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, dan maggot. “Kami melihat banyak sampah organik yang tidak di […]

  • Tiga Dusun Kekurangan Air, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Bantu Warga Perbaiki Pipa Rusak

    Tiga Dusun Kekurangan Air, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Bantu Warga Perbaiki Pipa Rusak

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Lumbang, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan membantu warga memperbaiki pipa air warga yang rusak di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Senin (7/8/2023). Ketua Hipam Solipa mengatakan, tujuan dari pergantian pipa air rusak adalah untuk menampung kebutuhan air yang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca