Breaking News
light_mode

Ziarah Muassis NU Pasuruan 2022 dan Kisah KH Abdurrohman

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
  • visibility 906
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Ziarah Muassis NU Pasuruan, Kamis (10/02/2022). Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU.

Ketua Panitia Harlah ke-99 NU KH Saiful Anam Chalim menyampaikan, terdapat empat tempat dalam ziarah kali ini.

Dimulai dari Maqbaroh Masyayikh Sidogiri, Maqbaroh Masyayikh Pondok Pesantren Podokaton di Gondangwetan, Maqbaroh KH Abdurrohman, dan Mbah Hamid Pasuruan.

“Mencari barakah dan memperkuat sanad perjuangan dari para muassis NU Pasuruan,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (14/02/2022).

Dirinya juga menjelaskan tentang KH Abdurrohman yang dimakamkan di Bugul Kidul Kota Pasuruan yang pernah menjadi Rais Syuriyah PCNU Pasuruan.

“Banyak yang belum tahu. Terlebih sekarang sudah terpisah antara PCNU Kota dengan PCNU Kabupaten Pasuruan, imbuh Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan itu.

Sementara itu, KH Achmad Ridlwan Cholil menceritakan, Mbah KH Abdurrohman pernah diminta oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari sebagai kepala Mahkamah Tinggi Islam pada masa Penjajahan Jepang.

“Saat Beliau mulai gerah, minta pulang ke Pasuruan. Saat di Kereta Beliau wafat. Namun Mbah Nyai Khodijah diminta petugas kereta untuk mengatakan tidur. Karena kalau diketahui meninggal, akan diturunkan paksa oleh Pasukan Jepang,” jelas Ketua Yayasan 1926 itu, Kamis (10/02/2022).

Untuk diketahui, kegiatan itu diikuti oleh Harian Syuriyah, Harian Tanfidziyah, Ketua Lembaga PCNU, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Badan Otonom (Banom), dan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se PCNU Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakukan Edukasi Hadapi Covid-19 Saat Ramadhan, IPNU-IPPNU Rejoso Gelar Gerakan REBAHAN (Ramadhan Enjoy Berbagi Keberkahan)

    Lakukan Edukasi Hadapi Covid-19 Saat Ramadhan, IPNU-IPPNU Rejoso Gelar Gerakan REBAHAN (Ramadhan Enjoy Berbagi Keberkahan)

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Meski pandemi covid-19 telah dan terus menampakkan dampak dalam kehidupan Masyarakat, kesadaran masyarakat dalam rangka mengurangi penyebaran wabah masih kurang. Seperti pemakaian masker yang masih jarang di laksanakan oleh pengguna jalan. Oleh karena itu, PAC IPNU-IPPNU Rejoso mengadakan kegiatan REBAHAN, Ramadhan Enjoy Berbagi Keberkahan. Minggu (17/5), 350 Masker dan Paket Takjil dibagikan oleh Pelajar NU […]

  • KH Imron Mutamakkin Ajak LP Ma’arif Terus Berinovasi Hadapi Perkembangan Zaman

    KH Imron Mutamakkin Ajak LP Ma’arif Terus Berinovasi Hadapi Perkembangan Zaman

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • visibility 788
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasnnya dalam mengelolah lembaga  pendidikan LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan harus terus berinovasi karena seiring perkembangan zaman sekolah akan menjadi industri. Hal itu di ungkapkan pada saat Rapat Kerja (Raker) LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan di MWCNU Prigen, Sabtu-Ahad (27-28/07/2024). […]

  • Gus Islah Bahrowi Kupas Ancaman Terorisme Internasional di  Universitas Yudharta

    Gus Islah Bahrowi Kupas Ancaman Terorisme Internasional di Universitas Yudharta

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Purwosari, NU Pasuruan Ratusan pelajar, mahasiswa, dan perwakilan organisasi menghadiri seminar bertajuk Wawasan Terorisme Internasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SADAR (Sinau Damai & Anti-Radikalisme), yang digelar di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan Senin (13/4/2026). Gus Islah Bahrowi selaku narasumber mengatakan keterkaitan antara ideologi dan kepentingan politik dalam fenomena terorisme. “Orang tertarik kepada terorisme […]

  • Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

    Kisah Ulama, Dermawan, & Mujahidin yang Masuk Neraka. Ini Alasannya

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • visibility 1.500
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanKetua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan H Ahda Arafat menceritakan, kisah seorang ulama, seorang dermawan, dan seorang mujahidin. Alih-alih mendapatkan surga, justru dilemparkan ke neraka. ”Hadits ini terdapat dalam Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Dawud, Ibnu Majah dan Baihaqi. Ini Hadist Qudsi,” imbuhnya dalam Program Hikayat Ramadhan di youtube nupasuruan, […]

  • PCNU Kab. Pasuruan Beri Panduan soal Sholat Jumat terkait Corona

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam silaturrahim disampaikan teriring doa semoga kita senantiasa dalam ma’unah dan hidayah Allah swt. Sehubungan dengan semakin merebaknya wabah Covid-19 dan adanya permintaan/pertanyaan tentang pelaksanakaan shalat Jum’at maka PCNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan hal-hal sebagai berikut: 1. Warga NU dimohon tidak meninggalkan shalat jum’at; 2. Bagi yang sehat dan tidak khawatir tertular, pelaksanaan […]

  • Kurangi Risiko Bencana, LPBI Pasuruan gelar Pelatihan Assesment di tingkat MWCNU

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2019
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Rabu, 27 Maret 2019 dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke 96 tahun, Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Assessment Bencana dan Pembentukan LPBI NU di tingkat Majelis Wakil Cabang (MWC) di daerah terdampak bencana. Kegiatan ini bertempat di PG Kedawung kecamatan Grati dengan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca