Breaking News
light_mode

Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

  • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
  • visibility 199
  • comment 0 komentar

Ketua memegang peranan sentral dengan menjadi kepala pada tubuh sebuah organisasi. Buku ini menceritakan kisah perjuangan para ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan dari masa ke masa. Di mana keputusan dan langkahnya dapat membawa kemajuan serta memperbaiki stigma negatif di masyarakat terkait dengan aktifis perempuan.

Buku berjudul ‘The Journey of IPPNU Kabupaten Pasuruan’ ini berisi kisah perjuangan dari 10 Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan. Buku ini disusun oleh pengurus di tingkat Cabang masa khidmah 2015-2017. Tujuan awalnya sebagai bahan bacaan pengurus di masa itu untuk belajar mengenal medan garapannya.

Tapi lebih dari itu, nyatanya buku ini hadir membawa semangat perjuangan yang bisa dirasakan pembaca hingga saat ini. Lebih-lebih bagi pengurus PC IPPNU Kabupaten Pasuruan sebagai media untuk merefleksikan diri.

Pada halaman ke-7 misalnya, menceritakan kepengurusan di periode pertama. Zainab binti Zaki bin Abdullah Ubaid sebagai Ketua IPPNU periode 1979-1982. Waktu itu, tantangan terbesarnya adalah menghadapi kokohnya adat di Pasuruan. Bahwa perempuan itu harus di rumah saja.

Di samping itu, pembentukan juga upaya mengaktifkan kembali Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU se-kabupaten Pasuruan dengan berbagai strategi menjadi fokus utama organisasi hingga dua periode kepengurusan berikutnya.

Salah satu pencapaian besar PC IPPNU yang dikisahkan dalam buku ini adalah ketika Ibu Khofifah Indar Parawansa yang saat itu menjabat sebagai Menteri Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) nimbrung dalam kegiatan pelajar di periode Rekanita Siti Habibah yang bersanding dengan Rekan M Irsyad Yusuf sebagai Ketua PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1999-2001.

The Journey of IPPNU merupakan buku yang memiliki daya tarik sendiri untuk terus mengobarkan semangat pelajar putri Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pasuruan. Keseluruhan isi dari buku mendeskripsikan betapa eksistensi IPPNU yang tinggi saat ini dicapai dengan usaha yang sama sekali tidak mudah. Sehingga sangat tidak pantas rasanya jika harus menyia-nyiakannya.

Gambaran perihal sulitnya IPPNU untuk diterima oleh masyarakat, diungkapkan oleh Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan periode 1991-1993, Rekanita Aidatul Fitriyah. “Dulu masih belum dianggap ada, padahal IPPNU adalah salah satu wadah bagi kader-kader muda untuk melatih diri agar siap terjun dan berjuang di tengah masyarakat. Oleh karena itu, IPPNU harus mengupayakan kegiatan-kegiatan yang mengena bagi masyarakat di kalangan pelajar.”

Identitas Buku
Judul: The Journey of IPPNU Kabupaten Pasuruan
Penyusun: Pengurus PC IPPNU Kabupaten Pasuruan 2015-2017
Penerbit: PC IPPNU Kabupaten Pasuruan
Peresensi: Rahma Salsabila (Anggota Lembaga Jurnalistik PC IPPNU Kabupaten Pasuruan)

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Ma’sum Hasyim : Hidupkan NU dengan Segala Kemampuan

    KH Ma’sum Hasyim : Hidupkan NU dengan Segala Kemampuan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Ma’sum Hasyim, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk berkontribusi dalam menghidupkan NU sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Apapun yang bisa kamu lakukan, lakukanlah. Entah membantu mencuci piring atau hal lainnya, yang penting ikut berkontribusi untuk NU,” ujarnya dalam Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan […]

  • Rangkaian Acara Harlah NU Ke-97 PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Rangkaian Acara Harlah NU ke-97 PCNU Kabupaten Pasuruan “Kemandirian NU untuk Kemaslahatan Umat” 1. Ziarah Muassis NU Kamis, 10 Rajab 1441/5 Maret 2020 Peserta: Harian PCNU, Lembaga, Banom, & MWCNU   2. Gerak Jalan NU Tempoe Doloe Ahad, 13 Rajab 1441/8 Maret 2020 Peserta: Badan Otonom NU Perempuan   3. Tahlil Akbar & Hadrah Ishari […]

  • Istiqomah, LPBI NU Pasuruan jadi Fasilitator Pembentukan Desa Tangguh Bencana BPBD Pasuruan

    • calendar_month Jum, 28 Sep 2018
    • visibility 54
    • 2Komentar

    Sejak tahun 2015 Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama kabupaten Pasuruan dipercaya oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pasuruan sebagai fasilitator dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana). Sudah terbentuk 7 Destana di desa/kelurahan se-kabupaten Pasuruan. Dan saat ini, LPBI masih konsentrasi pembentukan Destana di desa Kedungringin kecamatan Beji, sejak Maret hingga […]

  • ISNU Pasuruan Siapkan 110 Pendamping Proses Produk Halal UMK

    ISNU Pasuruan Siapkan 110 Pendamping Proses Produk Halal UMK

    • calendar_month Ming, 6 Mar 2022
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi, verifikasi dan validasi berkas calon pendamping Proses Produk Halal (PPH) di Aula KH. Zainuddin Pondok Pesantren Assholach Kejeron Gondangwetan, Ahad (6/03/2022). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama dan merupakan sinergi dengan Lembaga Solusi […]

  • Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq. “Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar […]

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 1 Tahun 2022

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 1 Tahun 2022

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • visibility 86
    • 4Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 1 tahun 2022 mengambil tema “Mempertahankan Negara adalah Ajaran Agama Islam”. Daftar isi e-buletin edisi 1 tahun 2022 Rubrik Judul Penulis/Sumber Redaksi & Informasi Media NU Pasuruan  Daftar Isi dll  Redaksi Dawuh Kiai  KH Maimoen Zubair Majalah NU Aula Keislaman Zakat Fitrah: Pengertian Hingga Praktik […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca