Breaking News
light_mode

Berikut Makna Kader NU Menurut KH Anwar Iskandar 

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
  • visibility 964
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar apel kader di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Rabu (29/01/2024).

Wakil Rais Aam PBNU, KH. Anwar Iskandar mengatakan bahwasanya kader adalah orang-orang yang luar biasa dan warga NU yang tidak biasa-biasa saja.

“Kader adalah warga NU yang digembleng melalui proses-proses yang panjang dengan manhajyah nahdiyah dan fitqih nahdiyah yang dibutuhkan oleh perjuangan,” ujarnya.

Menurutnya kader NU harus seperti  pohon  yang ada di pinggir sungai yang di terjang banjir dan angin, namun tidak tergerus sedikitpun oleh kuwatnya banjir dan terus berdiri kokoh.

“Kita ketahui bersama bahwa pohon yang berbeda di pinggir sungai itu selalu di terjang air dan angin namun tetap berdiri kokoh,”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengibaratkan kader NU seperti pohon yang  menjulang  tinggi sehingga banyak cobaan yang di hadapi NU diantaranya adalah muktamar luar biasa NU oleh karena itu, kader kader NU harus mempunyai prinsip prinsip aqidah dan syariat yang kuat.

“Kader NU harus memiliki pemahaman aqidah dan syariat  yang kuat agar NU tidak dapat di adu domba oleh orang lain,” paparnya.

Meskipun kader NU terdiri dari beberapa suku, ras, budaya bahkan partai politik oleh karena itu mereka di satukan dengan prinsip dan kemampuan pemahaman organisasi di jam’iyah Nahdlatul Ulama.

“Perbedaan adalah kekuatan bagi kader NU karena mereka sudah di tanamkan prinsip ke NU an sehingga bisa dihadapi dengan baik,” terangnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  tersebut mengatakan,jika PCNU di suatu tempat semakin besar sehingga harus bisa menjaga dan mendampingi MWCNU dan ranting NU.

“Jika pohon semakin tinggi maka angin yang diterima pohon tersebut semakin besar,” tuturnya.

Saat ini angin tidak bisa di tebak dan angin tersebut datang dari manapun, maka dari itu sebagai kader kita harus memiliki prinsip prinsip Aswaja ke NU yang kuat dan tetap Istiqomah dalam berkhidmah di NU.

“Setegar apapun kita harus punya pendirian dan prinsip  etika dan akhlakul karimah di masyarakat,” imbuhnya 

Ingat NU itu organisasi ulama meskipun berproses dari IPNU, Ansor, Fatayat dan muslimat, semuanya ulama  maka dari itu sekeras apapun kita jangan meninggalkan ajaran ulama.

“Teruslah berpegang teguh dengan ajaran ajaran para ulama karena NU adalah organisasinya para ulama,” ungkapnya.

Tugas NU adalah mengayomi untuk merangkul bukan memukul, biarlah orang lain mencaci maki dan mengejek NU sebagai ormas yang lemah dan penakut, tetapi kita punya prinsip dalam  bangsa dan negara mengedepankan Rahmatal lil alamin

“Goncangan dan fitnah kita hadapi dengan sabar dan berdoa kepada Allah,” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa UNU STAI Salahuddin dan PKK Randupitu Latih Warga Olah Cake Mocaf

    Mahasiswa UNU STAI Salahuddin dan PKK Randupitu Latih Warga Olah Cake Mocaf

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Gempol, NU Pasuruan Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Desa Randupitu menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan cake slice berbahan dasar tepung mocaf di Balai Desa Randupitu, Ahad (20/07/2025). Kegiatan ini mengangkat tema ‘Pemberdayaan UMKM Berbasis Pangan Lokal’. Koordinator pelaksanaan, Pipit Novita, menjelaskan bahwa kegiatan […]

  • Humor Singkatan Nama

    Humor Singkatan Nama

    • calendar_month Sab, 5 Des 2020
    • visibility 750
    • 0Komentar

    Alkisah di negara antah berantah tersebutlah tiga orang cewek yang selalu melakukan apa saja bersama-sama atas dasar konformitas yang kemudian mereka jadikan doktrin solidaritas, kesetiakawanan. Main bersama, belajar bersama, sekolah di sekolah yang sama, kuliah pun di kampus yang sama bahkan di fakultas dan jurusan yang sama. Jomblo pun sama-sama, punya pacar sama-sama, bahkan menikah […]

  • Listrik Masjid untuk Rumah Pribadi? Begini Pandangan Fikihnya

    Listrik Masjid untuk Rumah Pribadi? Begini Pandangan Fikihnya

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 940
    • 0Komentar

    Masjid Baitul Abid dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan warga sekitar. Masjid ini berdiri tepat di samping rumah Pak Hendra, seorang warga yang dikenal sangat berperan dalam pembangunan dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut. Sejak awal pembangunan, Pak Hendra banyak berkontribusi, baik secara tenaga maupun materi. Bahkan, biaya penerangan masjid seluruhnya ditanggung olehnya, mulai […]

  • Teliti Pembangunan Berbasis Keluarga, Wakil Ketua NU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    Teliti Pembangunan Berbasis Keluarga, Wakil Ketua NU Pasuruan Raih Gelar Doktor

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Malang, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Ahmad Taufiq berhasil meraih gelar Doktor. Hal itu usai mempertahankan disertasinya yang mengulas pembangunan berbasis keluarga. Sidang dipusatkan di Hall Lantai 3 Gedung A Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya Malang, Senin (20/3/2023). Pada sidang promosi doktor Program Studi Ilmu Lingkungan itu, ia mengangkat […]

  • Bisa PO dan COD, Yuk Beli Takjil dan Berbuka di Bazar Fatayat Ranuklindungan

    Bisa PO dan COD, Yuk Beli Takjil dan Berbuka di Bazar Fatayat Ranuklindungan

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Grati, NU PasuruanPimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan menggelar Bazar Ceria Ramadhan. Bazar buku pukul 14.00 s.d 17.00 WIB dan berlangsung hingga Jumat (21/03/2025) mendatang. Sekretaris PR Fatayat NU Ranuklindungan Nurul Muttaqinah menyebutkan, bazar yang bertempat di Jalan Wisata Danau Ranu, tepat di depan Taman Kanak-Kanak (TK) Darma […]

  • Safari Pesantren RMINU Pasuruan Berakhir, Santri Diminta Terus Berkhidmat

    Safari Pesantren RMINU Pasuruan Berakhir, Santri Diminta Terus Berkhidmat

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • visibility 487
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) dan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan menggelar penutupan Safari Pesantren di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan pada Ahad (23/03/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat. Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengapresiasi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca