Breaking News
light_mode

Gus Shon: Almaghfurlah KH Ad Rahman Syakur Teladan Disiplin Waktu

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Sel, 5 Des 2023
  • visibility 1.385
  • comment 0 komentar

Kraton, NU Pasuruan

Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Shonhaji Abdus Shomad menyebutkan, KH Ad Rahman Syakur menjadi suri teladan dalam perilaku disiplin waktu.

“Dalam segi kedisplinan KH Ad Rahman Syakur selalu datang lebih awal satu-dua jam di setiap rapat harian NU,” ujarnya di Peringantan Haul ke-4 KH Ad Rahman Syakur di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Ahad (3/12/2023).

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2006-2016 itu juga mengungkapkan, Kiai Ad Rahman Syakur rutin setiap hari rabu sekitar pukul 09.00 WIB datang ke kantor PCNU di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek.

“Selalu tanya saya (Kepada pengurus yang sudah hadir di kantor), apabila saya belum datang ke kantor PCNU Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Gus Shon juga menceritakan, bahkan ketika KH Ad Rahman Syakur mulai sakit, tetap berkomitmen dalam membina kinerja organisasi di PCNU.

“Pada saat kesehatannya menurun, almaghfurlah sering menanyakan kepada pengurus NU. Seperti surat masuk dan surat yang keluar,” katanya.

Ia menambahkan, Almaghfurlah juga berkomitmen dalam melanjutkan kehati-hatian dalam menjalankan syariat Islam dan menjaga tradisi dalam berorganisasi. Yakni tidak diperbolehkan berkumpulnya laki laki dengan perempuan.

“Istikamah selalu mengingatkan jangan sampai laki laki perempuan campur. (Hingga) Kemudian diteruskan almaghfurlah KH Muzakki Birrul Alim,” pungkasnya.

Untuk diketahui, KH Ad Rahman Syakur merupakan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2003-2006, 2006-2011, dan 2011-2016.

Penulis: Mokh Faisol

Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    Rais PBNU KH Azizi Hasbulloh: Peraturan Pemerintah tentang Tembakau Terlalu Berlebihan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Azizi Hasbulloh menilai, Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, terlalu berlebihan. “Peraturan terkait rokok ini sudah berlebihan. Rokok seakan-akan dianggap sebagai (satu-satunya) pembunuh,” ujarnya disela-sela Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Canga’an, Kecamatan Bangil, […]

  • Akan Bertambah, Donasi untuk Palestina oleh NU Pasuruan Capai 50 Juta Lebih

    Akan Bertambah, Donasi untuk Palestina oleh NU Pasuruan Capai 50 Juta Lebih

    • calendar_month Ming, 3 Des 2023
    • visibility 1.095
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU Pasuruan Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan Ustadz Nur Kholis Majid menyebutkan, per hari Sabtu (2/12/2023) donasi peduli Palestina sudah terkumpul Rp. 59.548.800. Menurutnya, jumlah donasi akan terus bertambah. “Donasi itu hanya dari Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pasrepan dan Lekok, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), remaja […]

  • Mengurus Masjid, Pengurus Harus Kaljasadil Wahid, Kalbunyanil Wahid

    • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Ustadz. Mundir Muslih, ketua Lembaga Ta’mir Masjid (LTM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, berharap kepada kepengurusan Masjid dalam menjalankan tugasnya untuk memakmurkan Masjid memiliki sifat kaljasadil Wakhid & Kalbunyanil Wahid, sehingga antara satu pengurus dan yang lainnya saling membantu dan menguatkan serta menjaga kekompakan. “Kepengurusan Masjid yakni Nadzir dan Qoyyim/Ta’mir kaljasadil Wahid, Kalbunyanil […]

  • Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan, Gelar Pelatihan Budidaya Magot

    • calendar_month Kam, 21 Sep 2023
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar pelatihan budidaya magot di Balai Desa Kayukebek, Kabupaten Pasuruan Saptu (8/08/2023). Ketua kelompak 1 M Nabil Hafidz mengatakan, kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga desa tentang pentingnya budidaya magot. “Warga kami tugaskan untuk memilah […]

  • Semarak Panggung Budaya Dies Maulidiyah LPQ Pesantren Al-Yasini

    Semarak Panggung Budaya Dies Maulidiyah LPQ Pesantren Al-Yasini

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanDies Maulidiyah Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) Putri ke-20 Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menampilkan ragam seni kreasi santri yang memukau, Senin (7/8/2023). “Dibuka penampilan santri putri dari Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PS NU) Pagar Nusa (PN) Pesantren Al-Yasini. Saat senjata konvensional dimainkan, tegang dan mendebarkan,” imbuh Eni […]

  • UNU Pasuruan Siap Jadi Host Pusat Riset Agroindustri PTNU

    UNU Pasuruan Siap Jadi Host Pusat Riset Agroindustri PTNU

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanRektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Abu Amar Bustomi, menyambut positif atas kepercayaan yang diberikan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). UNU Pasuruan diminta menjadi tuan rumah pusat riset agroindustri, Center for Value-Added Agroindustry and Utilization Engineering (C-VALUE). “UNU Pasuruan melalui C-VALUE siap mengambil peran dalam penguatan agroindustri bernilai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca