Breaking News
light_mode

Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
  • visibility 1.283
  • comment 1 komentar

Nu Pasuruan

Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah dan para Malaikat bersalawat kepada beliau. Kenapa Allah yang sebagai Tuhan Yang Maha Agung ikut berdoa juga (kepada siapa?).

Statement atau pertanyaan yang kritis seperti ini jika kita ladeni, tentu tidak akan ada habisnya. Tetap saja akan timbul pertanyaan lain seperti ini, meski bila dijawab dengan tuntas belum tentu membuat penanya berubah pikiran. Malah kita jadi pusing dan pingin garuk kepala meskipun tidak gatal.

Dan di antara pertanyaan model begini yang paling sering dilontarkan adalah masalah sholawat kepada Nabi. Ini adalah pertanyaan jadul yang muncul dari mereka yang kurang punya pemahaman dalam bahasa Arab khususnya dan ilmu Al-Quran pada umumnya.

Di dalam ilmu tafsir, maksud dari ‘bersholawat’ itu maknanya banyak, tidak hanya bermakna doa. Karena itu di dalam Al-Quran kita menemukan adanya ayat yang menceritakan bahwa Allah SWT dan para malaikat-Nya bersholawat kepada Nabi SAW. Dan untuk itu umatnya pun diperintahkan untuk bersholawat kepada beliau juga.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya .(QS. Al-Ahzab: 56)

Tentu saja maksud Allah SWT bersholawat bukan untuk berdoa kepada Nabi. Mana mungkin Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya berdoa kepada nabi yang notabene itu ciptaan-Nya sendiri. Tentu hal tersebut salah besar jika  bersholawat di dalam ayat ini diartikan bahwa Allah berdoa. Makna Yang tepat menurut Muhammad bin Ahmad Al-Qurthubi yang beliau jelaskan dalam kitabnya Al-Jami’ li Ahkamil Quran adalah bahwa Allah SWT memberi rahmat kepada nabi. Dan rahmat itu adalah kasih sayang yang selalu mendampingi Rasulullah SAW.

Terkait para malaikat bersholawat juga bukan berarti malaikat berdoa kepada nabi. Hal tersebut juga disinggung oleh Imam Al-Qurtubi bahwa malaikat memintakan ampunan. Meski pun yang dimintai ampunan sudah tidak punya dosa, lantaran para nabi adalah orang-orang yang ma’shum. Dan hal ini tidak perlu dipertanyakan, sebab Rasulullah SAW sendiri setiap hari meminta ampun kepada Allah SWT seratus kali. Ketika para sahabat menanyakannya, beliau hanya menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?”

Sedangkan jika sholawat itu dari orang mukmin maka maknanya adalah doa supaya beliau diberi rahmat dan kasing sayang. Dan mendoakan seorang nabi tidaklah salah, karena salam yang kita sampaikan kepada orang yang bertemu dengan kita pun maknanya adalah doa. Kalimat Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh maknanya adalah ‘Semoga keselamatan terlimpah atasmu serta rahmat dan barkahnya.’.

Buat orang Islam, saling mendoakan satu sama lain adalah hal yang biasa dan telah menjadi syiar agama. Termasuk memberi salam kepada Rasulullah SAW dan bersholawat kepadanya.

Bisa kita logikakan seperti ini, kalau kita mendoakan keselamatan kepada seseorang bukan berarti kita meyakini bahwa orang tersebut dalam ketidak-selamatan. Doa keselamatan itu sama saja ketika kita menyapa teman dengan mengatakan semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiat.

Apakah jika kita menyapa demikian berarti teman kita itu sekeluarga sedang dirawat di rumah sakit? Tentu bukan itu maksudnya, karena salam dan sholawat itu sifatnya syiar yang hidup di tengah sesama kita. Dan mendoakan keselamatan tidak berarti yang kita salami itu sedang sakit tidak bisa bangun.

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan shalawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bershalawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari shalawatnya itu.

Maka, ketika kita membaca shalawat kepada Nabi, pada hakikatnya adalah kita sedang memohon rahmat Allah untuk diri kita sendiri, yang jauh lebih banyak dari rahmat yang kita mohonkan untuk Rasulullah 

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan sholawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bersholawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari sholawatnya itu. Maka, ketika kita membaca sholawat kepada Nabi, pada hakikatnya adalah kita sedang memohon rahmat Allah untuk diri kita sendiri, yang jauh lebih banyak dari rahmat yang kita mohonkan untuk Rasulullah

Alhamdulillah sangat beruntung sekali kita sebagai warga nahdhiyyin yang selalu bersholawat kepada baginda nabi sebagai ibadah kita, entah itu rutinan di masjid atau dirumah-rumah secara berjamaah. Semakin banyak kita bersholawat kepada Nabi, maka akan semakin banyak dan berlimpah pula rahmat Allah yang dianugerahkan kepada kita. Apalagi jika membiasakan diri memperbanyak sholawat kepada beliau

Terakhir, mari bersama membaca “Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad.”

Penulis: Muhajirin Yusuf, pemimpin redaksi khazanahquraniyah.com.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

      Jadi Ketua PC IPPNU Pasuruan, Dita Febrianti Bakal Fokus 3 Hal

      • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
      • visibility 1.014
      • 0Komentar

      Bangil, NU PasuruanDita Febrianti terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2023-2025. Dirinya terpilih dalam Konferensi Cabang IPPNU ke XIX di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/3/2023). Dita, sapaan akrabnya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah […]

    • Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

      Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

      • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
      • visibility 1.150
      • 0Komentar

      Kejayan, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan menggelar Ngaji Dunia Mahasiswa ( Ngidam)  pelatihan pembuatan makalah dan power point, di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Ketua PK IPNU […]

    • Terungkap! Gus Dur Pernah Tercatat Sebagai Orang Terkaya di Asia

      • calendar_month Sen, 31 Des 2018
      • visibility 1.005
      • 0Komentar

      KH. Abdul Ghofar Mistar, sahabat almarhum KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, mengungkapkan cerita tentang Gus Dur yang pernah tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Asia yang bersumber dari salah satu Surat Kabar di Mesir. “Itu ada surat Kabar, keliru. Ada surat kabar keliru, terbitannya Mesir. Gus Dur ini masuk dalam daftarnya orang terkaya […]

    • Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

      Gus Taufiq Sebut Kajian Aswaja Harus Dapat di Konsumsi Masyarakat

      • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
      • visibility 1.397
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Aswaja NU Center Kabupaten Pasuruan menggelar seminar Aswaja ‘kupas tuntas ayat ayat mutasyabihat’ di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (27/10/2024). Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan Gus Taufiq Abdurahman mengatakan, bahwasannya kawan-kawan Aswaja NU Center sudah cukup mewarnai di kalangan masyarakat diantanya dengan menerbitkan buku benteng […]

    • Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

      Bikin Logo, Cara Mahasiswa ITSNU Pasuruan Kenalkan Tape Khas Desa Kenduruan

      • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
      • visibility 732
      • 0Komentar

      Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Institut teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) membantu warga dalam membranding produk Tape Khas Desa Kenduruan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Koordinator Kegiatan Lailatul maulidiyah menjelaskan, mayoritas masyarakat adalah pembuat tape. Sehingga Desa Kenduruan disebut Kampung Tape. Hanya saja, belum ada logo produk […]

    • Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

      Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

      • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
      • visibility 1.184
      • 0Komentar

      Grati, NU Kabupaten PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Grati melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) V, Sabtu (21/3/2021), bertempat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Desa Triwung Kecamatan Grati. Konferancab tersebut dihadiri oleh ketua, sekretaris MWCNU, dan pengurus Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca