Breaking News
light_mode

Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
  • visibility 1.388
  • comment 1 komentar

Nu Pasuruan

Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah dan para Malaikat bersalawat kepada beliau. Kenapa Allah yang sebagai Tuhan Yang Maha Agung ikut berdoa juga (kepada siapa?).

Statement atau pertanyaan yang kritis seperti ini jika kita ladeni, tentu tidak akan ada habisnya. Tetap saja akan timbul pertanyaan lain seperti ini, meski bila dijawab dengan tuntas belum tentu membuat penanya berubah pikiran. Malah kita jadi pusing dan pingin garuk kepala meskipun tidak gatal.

Dan di antara pertanyaan model begini yang paling sering dilontarkan adalah masalah sholawat kepada Nabi. Ini adalah pertanyaan jadul yang muncul dari mereka yang kurang punya pemahaman dalam bahasa Arab khususnya dan ilmu Al-Quran pada umumnya.

Di dalam ilmu tafsir, maksud dari ‘bersholawat’ itu maknanya banyak, tidak hanya bermakna doa. Karena itu di dalam Al-Quran kita menemukan adanya ayat yang menceritakan bahwa Allah SWT dan para malaikat-Nya bersholawat kepada Nabi SAW. Dan untuk itu umatnya pun diperintahkan untuk bersholawat kepada beliau juga.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya .(QS. Al-Ahzab: 56)

Tentu saja maksud Allah SWT bersholawat bukan untuk berdoa kepada Nabi. Mana mungkin Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya berdoa kepada nabi yang notabene itu ciptaan-Nya sendiri. Tentu hal tersebut salah besar jika  bersholawat di dalam ayat ini diartikan bahwa Allah berdoa. Makna Yang tepat menurut Muhammad bin Ahmad Al-Qurthubi yang beliau jelaskan dalam kitabnya Al-Jami’ li Ahkamil Quran adalah bahwa Allah SWT memberi rahmat kepada nabi. Dan rahmat itu adalah kasih sayang yang selalu mendampingi Rasulullah SAW.

Terkait para malaikat bersholawat juga bukan berarti malaikat berdoa kepada nabi. Hal tersebut juga disinggung oleh Imam Al-Qurtubi bahwa malaikat memintakan ampunan. Meski pun yang dimintai ampunan sudah tidak punya dosa, lantaran para nabi adalah orang-orang yang ma’shum. Dan hal ini tidak perlu dipertanyakan, sebab Rasulullah SAW sendiri setiap hari meminta ampun kepada Allah SWT seratus kali. Ketika para sahabat menanyakannya, beliau hanya menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?”

Sedangkan jika sholawat itu dari orang mukmin maka maknanya adalah doa supaya beliau diberi rahmat dan kasing sayang. Dan mendoakan seorang nabi tidaklah salah, karena salam yang kita sampaikan kepada orang yang bertemu dengan kita pun maknanya adalah doa. Kalimat Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh maknanya adalah ‘Semoga keselamatan terlimpah atasmu serta rahmat dan barkahnya.’.

Buat orang Islam, saling mendoakan satu sama lain adalah hal yang biasa dan telah menjadi syiar agama. Termasuk memberi salam kepada Rasulullah SAW dan bersholawat kepadanya.

Bisa kita logikakan seperti ini, kalau kita mendoakan keselamatan kepada seseorang bukan berarti kita meyakini bahwa orang tersebut dalam ketidak-selamatan. Doa keselamatan itu sama saja ketika kita menyapa teman dengan mengatakan semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiat.

Apakah jika kita menyapa demikian berarti teman kita itu sekeluarga sedang dirawat di rumah sakit? Tentu bukan itu maksudnya, karena salam dan sholawat itu sifatnya syiar yang hidup di tengah sesama kita. Dan mendoakan keselamatan tidak berarti yang kita salami itu sedang sakit tidak bisa bangun.

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan shalawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bershalawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari shalawatnya itu.

Maka, ketika kita membaca shalawat kepada Nabi, pada hakikatnya adalah kita sedang memohon rahmat Allah untuk diri kita sendiri, yang jauh lebih banyak dari rahmat yang kita mohonkan untuk Rasulullah 

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan sholawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bersholawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari sholawatnya itu. Maka, ketika kita membaca sholawat kepada Nabi, pada hakikatnya adalah kita sedang memohon rahmat Allah untuk diri kita sendiri, yang jauh lebih banyak dari rahmat yang kita mohonkan untuk Rasulullah

Alhamdulillah sangat beruntung sekali kita sebagai warga nahdhiyyin yang selalu bersholawat kepada baginda nabi sebagai ibadah kita, entah itu rutinan di masjid atau dirumah-rumah secara berjamaah. Semakin banyak kita bersholawat kepada Nabi, maka akan semakin banyak dan berlimpah pula rahmat Allah yang dianugerahkan kepada kita. Apalagi jika membiasakan diri memperbanyak sholawat kepada beliau

Terakhir, mari bersama membaca “Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad.”

Penulis: Muhajirin Yusuf, pemimpin redaksi khazanahquraniyah.com.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Momentum HUT RI ke-74, Rijalul Ansor Rejoso Baca Doa & Tahlil Untuk Pahlawan

      • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
      • visibility 327
      • 0Komentar

      Kegiatan rutin rijalul Ansor kecamatan Rejoso, dalam momentum HUT RI ke-74 di buka dengan pembacaan maulid dan tahlil kepada para pahlawan kemerdekaan, Jumat (20/8/2019). Acara yang diadakan di rumah Kasatkoryon Rejoso tersebut, di akhiri dengan tausiah oleh ketua lembaga dakwah NU MWC NU Rejoso. Gus Hasyim Asyari berpesan kepada sahabat-sahabat Ansor di PAC rejoso ini […]

    • UNU Pasuruan Gandeng Uniti.Asia Kembangkan Bisnis Keuangan Sosial Islam

      UNU Pasuruan Gandeng Uniti.Asia Kembangkan Bisnis Keuangan Sosial Islam

      • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
      • visibility 408
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan berkomitmen untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan. Hal itu dibuktikan melalui kerja sama internasional dengan lembaga Uniti.Asia Business Group Companies. Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi menerangkan, Uniti.Asia Group merupakan lembaga bisnis berbasis keuangan sosial Islam. Lembaga ini membuka bisnis di sektor pendidikan, pengembangan properti, layanan Teknologi […]

    • Pelantikan Ansor, Diwarnai  MoU Kuliah Gratis Dengan Perguruan Tinggi di Pasuruan 

      Pelantikan Ansor, Diwarnai  MoU Kuliah Gratis Dengan Perguruan Tinggi di Pasuruan 

      • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
      • visibility 1.518
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan masa khidmah 2024-2028 resmi dilantik di halaman perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (23/02/2025). Dalam pelantikan tersebut PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) Bersama Universitas Nahdlatul Ulama UNU Pasuruan dan Universitas Yudartha Pasuruan  Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul […]

    • HSN 2018: LKNU Pasuruan Gelar Penyuluhan Kesehatan untuk Santri

      • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
      • visibility 305
      • 0Komentar

      Dalam rangka memperingati hari santri 2018, kegiatan penyuluhan kesehatan digelar untuk para santri di beberapa pesantren di pasuruan. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para santri agar dapat melakukan pola hidup bersih dan sehat. Penyuluhan ini dilakukan di 4 pondok pesantren di pasuruan secara terpisah. Pesantren yang pertama diberikan penyuluhan adalah Pondok Pesantren Assolhollach pada […]

    • Perkuat Profesionalisme Guru Madrasah, Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan PTK

      • calendar_month Sel, 3 Jul 2018
      • visibility 859
      • 0Komentar

      Perkuat Profesionalisme dan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di Rumah Inovasi Pendidikan PC LP Ma’arif NU Kab. Pasuruan. Menurut Mahmud, selaku Fasilitator Kegiatan, bahwa selesai mengikuti Pelatihan, Pendidik diharapkan dapat menyusun […]

    • Peduli Kekeringan, PCNU Kab. Pasuruan Bantu Air Bersih ke Desa

      • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
      • visibility 341
      • 0Komentar

      Kabupaten Pasuruan sedang mengalami musim kemarau panjang. Tahun ini cukup parah, sehingga mengakibatkan beberapa wilayah di kabupaten pasuruan mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Diantaranya wilayah kecamatan Lumbang, Pasrepan, lekok dan Kejayan. Atas dasar persaudaraan dan rasa tanggung jawab moral kepada sesama umat, pada hari Ahad, 27 Oktober 2019, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca