Breaking News
light_mode

Kenapa Rasulullah Perlu Disholawati?

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
  • visibility 1.421
  • comment 1 komentar

Nu Pasuruan

Ada sebagian orang orientalis mengeluarkan sedikit statement yang menggelitik, bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah seorang nabi karena masih perlu didoakan (disholawati) oleh ummatnya. Mereka juga beranggapan bukankah nabi itu ma’shum dan sudah pasti masuk surga? Untuk apalagi nabi didoakan?. Sementara dalam Al-Qur’an umat islam diminta untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah dan para Malaikat bersalawat kepada beliau. Kenapa Allah yang sebagai Tuhan Yang Maha Agung ikut berdoa juga (kepada siapa?).

Statement atau pertanyaan yang kritis seperti ini jika kita ladeni, tentu tidak akan ada habisnya. Tetap saja akan timbul pertanyaan lain seperti ini, meski bila dijawab dengan tuntas belum tentu membuat penanya berubah pikiran. Malah kita jadi pusing dan pingin garuk kepala meskipun tidak gatal.

Dan di antara pertanyaan model begini yang paling sering dilontarkan adalah masalah sholawat kepada Nabi. Ini adalah pertanyaan jadul yang muncul dari mereka yang kurang punya pemahaman dalam bahasa Arab khususnya dan ilmu Al-Quran pada umumnya.

Di dalam ilmu tafsir, maksud dari ‘bersholawat’ itu maknanya banyak, tidak hanya bermakna doa. Karena itu di dalam Al-Quran kita menemukan adanya ayat yang menceritakan bahwa Allah SWT dan para malaikat-Nya bersholawat kepada Nabi SAW. Dan untuk itu umatnya pun diperintahkan untuk bersholawat kepada beliau juga.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya .(QS. Al-Ahzab: 56)

Tentu saja maksud Allah SWT bersholawat bukan untuk berdoa kepada Nabi. Mana mungkin Allah Yang Maha Kuasa atas segalanya berdoa kepada nabi yang notabene itu ciptaan-Nya sendiri. Tentu hal tersebut salah besar jika  bersholawat di dalam ayat ini diartikan bahwa Allah berdoa. Makna Yang tepat menurut Muhammad bin Ahmad Al-Qurthubi yang beliau jelaskan dalam kitabnya Al-Jami’ li Ahkamil Quran adalah bahwa Allah SWT memberi rahmat kepada nabi. Dan rahmat itu adalah kasih sayang yang selalu mendampingi Rasulullah SAW.

Terkait para malaikat bersholawat juga bukan berarti malaikat berdoa kepada nabi. Hal tersebut juga disinggung oleh Imam Al-Qurtubi bahwa malaikat memintakan ampunan. Meski pun yang dimintai ampunan sudah tidak punya dosa, lantaran para nabi adalah orang-orang yang ma’shum. Dan hal ini tidak perlu dipertanyakan, sebab Rasulullah SAW sendiri setiap hari meminta ampun kepada Allah SWT seratus kali. Ketika para sahabat menanyakannya, beliau hanya menjawab, “Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?”

Sedangkan jika sholawat itu dari orang mukmin maka maknanya adalah doa supaya beliau diberi rahmat dan kasing sayang. Dan mendoakan seorang nabi tidaklah salah, karena salam yang kita sampaikan kepada orang yang bertemu dengan kita pun maknanya adalah doa. Kalimat Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh maknanya adalah ‘Semoga keselamatan terlimpah atasmu serta rahmat dan barkahnya.’.

Buat orang Islam, saling mendoakan satu sama lain adalah hal yang biasa dan telah menjadi syiar agama. Termasuk memberi salam kepada Rasulullah SAW dan bersholawat kepadanya.

Bisa kita logikakan seperti ini, kalau kita mendoakan keselamatan kepada seseorang bukan berarti kita meyakini bahwa orang tersebut dalam ketidak-selamatan. Doa keselamatan itu sama saja ketika kita menyapa teman dengan mengatakan semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiat.

Apakah jika kita menyapa demikian berarti teman kita itu sekeluarga sedang dirawat di rumah sakit? Tentu bukan itu maksudnya, karena salam dan sholawat itu sifatnya syiar yang hidup di tengah sesama kita. Dan mendoakan keselamatan tidak berarti yang kita salami itu sedang sakit tidak bisa bangun.

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan shalawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bershalawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari shalawatnya itu.

Maka, ketika kita membaca shalawat kepada Nabi, pada hakikatnya adalah kita sedang memohon rahmat Allah untuk diri kita sendiri, yang jauh lebih banyak dari rahmat yang kita mohonkan untuk Rasulullah 

Dengan demikian sesungguhnya yang membutuhkan sholawat bukanlah diri Rasulullah, namun umat beliau. Sebab ketika seseorang bersholawat kepadanya maka ia akan mendapatkan limpahan anugerah dari sholawatnya itu. Maka, ketika kita membaca sholawat kepada Nabi, pada hakikatnya adalah kita sedang memohon rahmat Allah untuk diri kita sendiri, yang jauh lebih banyak dari rahmat yang kita mohonkan untuk Rasulullah

Alhamdulillah sangat beruntung sekali kita sebagai warga nahdhiyyin yang selalu bersholawat kepada baginda nabi sebagai ibadah kita, entah itu rutinan di masjid atau dirumah-rumah secara berjamaah. Semakin banyak kita bersholawat kepada Nabi, maka akan semakin banyak dan berlimpah pula rahmat Allah yang dianugerahkan kepada kita. Apalagi jika membiasakan diri memperbanyak sholawat kepada beliau

Terakhir, mari bersama membaca “Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad.”

Penulis: Muhajirin Yusuf, pemimpin redaksi khazanahquraniyah.com.

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Langit Berawan, Hilal Tidak Terlihat di Pasuruan Hari Ini

      Langit Berawan, Hilal Tidak Terlihat di Pasuruan Hari Ini

      • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
      • visibility 478
      • 0Komentar

      Bangil, NU Pasuruan Pengurus Cabang PC Lembaga Falaqiah Nahdlatul Ulama LFNU Kabupaten Pasuruan menggelar Rukyatul Hilal di Pondok Pesantren Dalwa Kabupaten Pasuruan Kamis (19/03/2026). Hilal di Pasuruan di pastikan tidak terlihat. Sekretaris PC LFNU Kabupaten Pasuruan, M. Rusdi, Dirinya menjelaskan bahwa analisis dilakukan menggunakan metode hisab ad-durur al-aniq untuk mengetahui posisi hilal saat matahari terbenam. […]

    • Jelang Akreditasi, STAI Salahuddin Hadiri Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

      Jelang Akreditasi, STAI Salahuddin Hadiri Workshop Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

      • calendar_month Sab, 4 Mei 2024
      • visibility 972
      • 0Komentar

      Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan turut hadir acara Workshop peningkatan mutu pendidikan tinggi yang diselenggarakan oleh ISNU Jawa Timur di Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (2/05/2024). Hal itu dilakukan untuk meningkatan mutu pendidikan tinggi dan persiapan menjelang akreditasi, STAI Salahuddin Pasuruan. Kepala Prodi (Kaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Ning […]

    • Safari Ramadhan PCNU Pasuruan, Perkuat Kaderisasi hingga Kemandirian Ekonomi NU Play Button

      Safari Ramadhan PCNU Pasuruan, Perkuat Kaderisasi hingga Kemandirian Ekonomi NU

      • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
      • visibility 373
      • 0Komentar

      Sukorejo, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pasuruan menggelar safari Ramadhan di masjid besar Al Mukhlashin, Selasa (24/02/2026). Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Ilham Wahyudi mengatakan progam PCNU Kabupaten Pasuruan pertama adalah kaderisasi di masing masing banom dan MWCNU. “Alhamdulillah MWCNU Sukorejo sudah melaksanakan kaderisasi di semua tingkatan,” ujarnya. Kedua adalah bidang pendidikan […]

    • Komitmen Kemanusiaan: LAZISNU Pasuruan Konsisten Kawal Krisis Air Bersih Warga Lumbang

      Komitmen Kemanusiaan: LAZISNU Pasuruan Konsisten Kawal Krisis Air Bersih Warga Lumbang

      • calendar_month Kam, 29 Okt 2026
      • visibility 55
      • 0Komentar

      Lumbang, NU Pasuruan Menghadapi dinamika iklim dan ancaman krisis air bersih di wilayah rawan, Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan terus menguatkan aksi sosialnya. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan 10 tangki air bersih untuk warga di Kecamatan Lumbang, Sabtu (24/10/2026). Meski beberapa wilayah mulai memasuki […]

    • Sukses, 3500 Siswa TK/RA Binaan Muslimat NU Pasuruan Ikuti Parade Manasik Haji

      • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
      • visibility 1.016
      • 0Komentar

      Ikatan Guru RA/TK Muslimat NU (IGRAMNU/IGTKMNU) Kecamatan Tutur, Purwodadi, Purwosari dan Sukorejo, berikan pembelajaran Rukun Islam yang Kelima kepada peserta didik melalui Parade Manasik Haji kelas kanak-kanak, Senin (10/9) di Kebon Raya Purwodadi. Kegiatan yang diikuti oleh 3500 siswa-siswi dari 90 TK/RA binaan Muslimat NU ini, dibuka langsung oleh ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU kabupaten […]

    • Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

      Lebih Mengenal Tokoh Sufi: Syekh Abdur Rauf Singkel

      • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
      • visibility 2.272
      • 0Komentar

      Mayoritas agama di Indonesia adalah agama Islam, sebagian besar perkembangan Islam di Indonesia merupakan jasa para tokoh sufi, hal tersebut dikarenakan tokoh sufi cenderung terbuka, dan lebih kompromis sehingga ajarannya mudah diterima di kalangan masyarakat. Syekh Abdurrauf as-Singkel memiliki nama lengkap yakni Abdurrauf bin al-Jawiy al-Fansuri, kemudian beliau dikenal dengan sebutan Syeikh Abdurrauf As-Singkel. Nama […]

    expand_less

    Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

    Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

    Lanjutkan membaca