Breaking News
light_mode

Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 536
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasurun

Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024).

Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan.

Posyandu Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso

Bidan Trisnani Diyah Dlfiani mengatakan, tujuan posyandu ini ialah mencegah peningkatan kematian ibu dan anak saat kehamilan, persalinan atau setelahnya melalui posyandu ini. Posyandu ini dilakukan setiap satu bulan sekali, adapun kegiatan posyandu ini dibuka melalui Bina Keluarga balita (BKB)

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengetahui pertumbuhan bayi  melaui penimbangan bayi dan pengukuran tinggi badan setiap bulannya,” ujarnya.

Chusnul khotimah mahasiswa UNU STAI Salahudidin Pasuruan mengaku senang karena banyak pengalaman dan pembelajaran yang kami dapat  seperti belajar pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar kepala bayi dan mengetahui beberapa macam jenis KB dan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

“Banyak ilmu yang di dapatkan pada saat mengikuti posyandu dan tidak kami pelajari di bangu perkuliahan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Karangpandan Ahmad Yunus sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena dapat menambah wawasan baru pada mahasiswa serta dapat mewujudkan keakraban dan menjalin tali silaturahmi dalam masyarakat.

“Dengan mengikuti kegiatan di masyarakat mereka akan akrab dengan masyarakat sekitar,” terangnya.

Posyandu Desa Randupitu, Kecamatan Gempol

Rini Basuki Bidan  Desa Randupitu mengatakan, dalam Posyandu balita dan anak setiap bulan mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi serta vitamin agar mengetahui pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita dan anak.

“Pemeriksaan rutin kepada anak anak dan balita untuk meastikan dirinya sehat,” ujarnya

Selain itu, para ibu juga mendapatkan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang dan cara merawat anak yang baik dari para kader kesehatan. Hal itu dilakikan untuk mencegah anak terkena berbagai faktor risiko stunting.

“Salah Satu mencegaah stunting adalah memeriksa anaknya dan kesehatan ibunya,” paparnya.

Penulis : Lailatuz Zahro dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin : Pengurus NU Dilarang Berkampanye Menggunakan Fasilitas

    KH Imron Mutamakkin : Pengurus NU Dilarang Berkampanye Menggunakan Fasilitas

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah rutin Jum’at Legi di Masjid Al Mujahidin, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, (11/10/2024). KH Imron Mutamakkin mengatakan, bagi pengurus NU dan Banom yang terlibat dalam pilkada dilarang mengunakan atribut banom, fasilitas MWCNU dan berkampanye di acara resmi NU. “Kalau individu silahkan saya tidak membatasi, […]

  • Di Lailatul Ijtima, Sebelas Lembaga MWCNU Kejayan Dilantik

    Di Lailatul Ijtima, Sebelas Lembaga MWCNU Kejayan Dilantik

    • calendar_month Sel, 14 Nov 2023
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melantik kepengurusan Lembaga MWCNU setempat, Ahad (29/10/2023). Kegiatan itu dipusatkan di Masjid Al-Hidayah, Dusun Kedungsari, Desa Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Pelantikan itu sekaligus pelaksanaan Lailatul Ijtima rutin MWCNU. Ketua MWCNU HM Fahmin Nabil mengucapkan selamat dan terima […]

  • Manfaat Belajar Jurnalistik di Tengah Derasnya Informasi Hoax

    Manfaat Belajar Jurnalistik di Tengah Derasnya Informasi Hoax

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Lutfi Hidayat menyampaikan, manfaat belajar jurnalistik di tengah derasnya penyebaran informasi hoax atau berita bohong. “Karena pemahaman tentang jurnalistik sejatinya juga perlu untuk setiap individu agar tidak mudah terjebak dan terprovokasi berita hoax dan dapat memilah berita yang berpotensi […]

  • LAZISNU Pasuruan, Ikut Bantu Korban Banjir Banyuwangi & Siap Sukseskan Gerakan Koin NU

    • calendar_month Sen, 2 Jul 2018
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, ikut memberikan Donasi Korban Banjir Banyuwangi yang dikoordinir oleh PW LAZISNU Jawa Timur saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Gerakan Koin dan Kirab Koin Raksana Nahdlatul Ulama di Ngasem Bojonegoro, Minggu (01/06/2018). Dalam kegiatan yang dihadiri oleh […]

  • Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    Isra’ Mi’raj & Ekspresi Iman Imam al-Bushiriy

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • visibility 595
    • 0Komentar

    14 Abad yang lalu, Rasulullah pernah melakukan perjalanan yang dahsyat, yang secara logika berpikir tidak masuk akal, yakni perjalanan dari Masjid al-Haram di Mekah menuju Masjid al-Aqsha di Palestina, tidak lebih dari satu kedipan mata. Padahal, dengan transportasi yang ada saat itu, menunggang Unta misalnya, diperlukan waktu selama 40 hari. Bahkan hingga saat ini, pun […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa dalam menyusun kurikulum Madrasah Diniyah (Madin), perlu memperhatikan kapasitas anak didik serta pengembangan fungsi otak kanan dan kiri secara seimbang. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Workshop dan Review Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha yang digelar di Aula Rumah Inovasi Ma’arif […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca