Breaking News
light_mode

Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 418
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasurun

Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024).

Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan.

Posyandu Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso

Bidan Trisnani Diyah Dlfiani mengatakan, tujuan posyandu ini ialah mencegah peningkatan kematian ibu dan anak saat kehamilan, persalinan atau setelahnya melalui posyandu ini. Posyandu ini dilakukan setiap satu bulan sekali, adapun kegiatan posyandu ini dibuka melalui Bina Keluarga balita (BKB)

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengetahui pertumbuhan bayi  melaui penimbangan bayi dan pengukuran tinggi badan setiap bulannya,” ujarnya.

Chusnul khotimah mahasiswa UNU STAI Salahudidin Pasuruan mengaku senang karena banyak pengalaman dan pembelajaran yang kami dapat  seperti belajar pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar kepala bayi dan mengetahui beberapa macam jenis KB dan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

“Banyak ilmu yang di dapatkan pada saat mengikuti posyandu dan tidak kami pelajari di bangu perkuliahan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Karangpandan Ahmad Yunus sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena dapat menambah wawasan baru pada mahasiswa serta dapat mewujudkan keakraban dan menjalin tali silaturahmi dalam masyarakat.

“Dengan mengikuti kegiatan di masyarakat mereka akan akrab dengan masyarakat sekitar,” terangnya.

Posyandu Desa Randupitu, Kecamatan Gempol

Rini Basuki Bidan  Desa Randupitu mengatakan, dalam Posyandu balita dan anak setiap bulan mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi serta vitamin agar mengetahui pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita dan anak.

“Pemeriksaan rutin kepada anak anak dan balita untuk meastikan dirinya sehat,” ujarnya

Selain itu, para ibu juga mendapatkan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang dan cara merawat anak yang baik dari para kader kesehatan. Hal itu dilakikan untuk mencegah anak terkena berbagai faktor risiko stunting.

“Salah Satu mencegaah stunting adalah memeriksa anaknya dan kesehatan ibunya,” paparnya.

Penulis : Lailatuz Zahro dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPBINU dan BPBD Pasuruan Bekali Relawan Bimtek Penilaian Ketangguhan Desa

    LPBINU dan BPBD Pasuruan Bekali Relawan Bimtek Penilaian Ketangguhan Desa

    • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bancana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) berkolaborasi dengan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Ketangguhan Desa di K Galery Hotel Pandaan, Senin (8/07/2024). Dalam acara tersebut para peserta dibekali upaya pencegahan serta mitigasi bencana kepada pendamping yang akan siap ditularkan […]

  • Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

    Inovatif, Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Bikin Keripik dari Limbah Bonggol Pisang

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) berhasil memberikan inovasi dalam mengolah limbah pelepah dan bonggol pisang di Desa Logowok, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan menjadi keripik. Penanggung jawab kegiatan, Hamdan Robbani menyampaikan, sebagian besar kebun dan pekarangan di Desa Logowok banyak […]

  • Lazisnu Kabupaten Pasuruan Syiarkan Muharram Bersama 700 Yatim

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (PC LAZISNU) Kabupaten Pasuruan, gelar santunan Yatim & Dhuafa di beberapa kecamatan, kali ini, selasa (10/9/2019) bertempat di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Desa Karanganyar Kecamatan Kraton. Tepat 10 Muharram tersebut, tercatat 700 Anak Yatim yang sudah disantuni oleh Lazisnu. Menurut Agus H. Muhammad Nawawi, lazisnu […]

  • Tahap II, PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru

    Tahap II, PCNU Kab. Pasuruan Salurkan Donasi untuk Korban Erupsi Semeru

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Lumajang, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan tahap ke dua untuk korban eruspi semeru, Kamis (16/12/2021). Donasi berupa uang tunai Rp. 88.050.000 dan logistik seperti scrop dan argo. Koordinator NU Peduli PCNU Kabupaten Pasuruan Gus H Muhammad Nawawi, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas donasi yang disalurkan kepada NU Peduli Kabupaten […]

  • Meriahkan Tradisi Tahun Baru Islam, TPQ Al-Karamah Nguling Gelar Pengajian Umum

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah dan Khotmil Qur’an yang kedua, lembaga Taman Pendidikan al-Qur’an Al- Kharomah selenggarakan Pengajian Umum, Sabtu, (15/9) desa Sedarum kecamatan Nguling. Kegiatan tersebut, dihadiri oleh KH. Musthofa Hasan Azkiya dari Probolinggo, KH. Nahdhor Sanai dari Pasuruan, dan Habib Ahmad bin Abu Bakar al-Muhdlor dari Probolinggo. Dalam ceramahnya, KH. […]

  • Tutup Rakornas 3 Lesbumi, Kiai Said Cerita Syair Pujian & Permintaan Maaf Kaab bin Zuhair

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • visibility 345
    • 0Komentar

    KH Said Aqil Siradj, Ketua Tanfidziyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menceritakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersyair, yakni saat menggali parit di tengah perang Khandaq. “Dengan syair yang dibacakan nabi timbullah rasa semangat dan bangkit untuk mempertahankan kota madinah dari serangan musuh,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam penutupan Rakornas 3 LESBUMI PBNU yang digelar […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca