Breaking News
light_mode

Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 668
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasurun

Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024).

Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan.

Posyandu Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso

Bidan Trisnani Diyah Dlfiani mengatakan, tujuan posyandu ini ialah mencegah peningkatan kematian ibu dan anak saat kehamilan, persalinan atau setelahnya melalui posyandu ini. Posyandu ini dilakukan setiap satu bulan sekali, adapun kegiatan posyandu ini dibuka melalui Bina Keluarga balita (BKB)

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengetahui pertumbuhan bayi  melaui penimbangan bayi dan pengukuran tinggi badan setiap bulannya,” ujarnya.

Chusnul khotimah mahasiswa UNU STAI Salahudidin Pasuruan mengaku senang karena banyak pengalaman dan pembelajaran yang kami dapat  seperti belajar pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar kepala bayi dan mengetahui beberapa macam jenis KB dan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

“Banyak ilmu yang di dapatkan pada saat mengikuti posyandu dan tidak kami pelajari di bangu perkuliahan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Karangpandan Ahmad Yunus sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena dapat menambah wawasan baru pada mahasiswa serta dapat mewujudkan keakraban dan menjalin tali silaturahmi dalam masyarakat.

“Dengan mengikuti kegiatan di masyarakat mereka akan akrab dengan masyarakat sekitar,” terangnya.

Posyandu Desa Randupitu, Kecamatan Gempol

Rini Basuki Bidan  Desa Randupitu mengatakan, dalam Posyandu balita dan anak setiap bulan mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi serta vitamin agar mengetahui pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita dan anak.

“Pemeriksaan rutin kepada anak anak dan balita untuk meastikan dirinya sehat,” ujarnya

Selain itu, para ibu juga mendapatkan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang dan cara merawat anak yang baik dari para kader kesehatan. Hal itu dilakikan untuk mencegah anak terkena berbagai faktor risiko stunting.

“Salah Satu mencegaah stunting adalah memeriksa anaknya dan kesehatan ibunya,” paparnya.

Penulis : Lailatuz Zahro dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Nukman Abd. Majid: Berkhidmad di NU, Jalan Menjadi Santri Muassis NU

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • visibility 1.375
    • 0Komentar

    KH. Nukman Abd. Majid, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gondangwetan, menjelaskan bahwa untuk menjadi santri para muassis atau pendiri NU adalah dengan berkhidmad kepada Nahdlatul Ulama. “Kita berharap dengan kita khidmah kepada NU menjadikan sebab kita dikenal oleh para muassis NU, kita diakui santri kyai- kyai NU dan di akhirat dikumpulkan […]

  • Raih Gelar Doktor, Sekretaris Maarif NU Pasuruan: Ini Keberhasilan Orang Tua

    Raih Gelar Doktor, Sekretaris Maarif NU Pasuruan: Ini Keberhasilan Orang Tua

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    Kota Batu, NU Pasuruan Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan, Ustadz Muhammad Muhlis berhasil meraih gelar doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Interdisiplener, Kamis (07/07/2022). Hal itu setelah mempertahankan disertasinya di hadapan penguji di Aula Gedung B Lantai IV Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana […]

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

  • Ansor Banser Pasuruan Berduka, Kader Terbaik M Soleh Wafat

    Ansor Banser Pasuruan Berduka, Kader Terbaik M Soleh Wafat

    • calendar_month Sen, 18 Mar 2024
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanGerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pasuruan berduka. Kader terbaiknya, Muhammad Soleh selaku Sekertaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Rejoso, wafat, Sabtu (16/03/2024). Ketua PAC Ansor Ilmy Sholeh mengungkapkan, merasa kehilangan sosok almarhum yang memiliki militansi dan istikamah dalam mengurus, merawat dan menjalankan program kegiatan Ansor. “Dalam berorganisasi semangatnya […]

  • Lulusan Pesantren Punya Soft Skill dan Ketahanan Hidup yang Kuat

    Lulusan Pesantren Punya Soft Skill dan Ketahanan Hidup yang Kuat

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU), KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) menyebut bahwa sistem pendidikan pesantren telah lama menanamkan apa yang kini disebut soft skill education, jauh sebelum istilah itu populer di dunia akademik modern. Hal tersebut ia sampaikan dalam Silaturahmi Pengasuh Pondok Pesantren se-Kabupaten Pasuruan di RSNU […]

  • KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    KH Wahid Hasyim, Potret Santri Milenial

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Era milenial ditandai dengan pola perilaku dan pola pikir yang berbeda seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang pesat. Bahkan dalam dunia industri, karya dan produk berupaya disesuaikan dengan karakter generasi milenial yang salah satunya menyukai sesuatu yang serba cepat dan instan. Meski demikian, generasi milenial juga memiliki sifat kritis terhadap fenomena dan perubahan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca