Breaking News
light_mode

Melaui Posyandu, Mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan Bantu Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Desa

  • account_circle Mokh Faisol
  • calendar_month Sel, 9 Jul 2024
  • visibility 647
  • comment 0 komentar

Rejoso, NU Pasurun

Mahasiswa Kuliah Kerja nyata (KKN)  Universitas Nahdlatul ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan ikut berpartisipasi  dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Senin (8/07/2024).

Tentu dengan adanya mahasiswa UNU STAI Salahudin Pasuruan banyak warga yang terbantu diantaranya warga Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan khususnya dalam hal pelayanan.

Posyandu Desa Karangpandan, Kecamatan Rejoso

Bidan Trisnani Diyah Dlfiani mengatakan, tujuan posyandu ini ialah mencegah peningkatan kematian ibu dan anak saat kehamilan, persalinan atau setelahnya melalui posyandu ini. Posyandu ini dilakukan setiap satu bulan sekali, adapun kegiatan posyandu ini dibuka melalui Bina Keluarga balita (BKB)

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mengetahui pertumbuhan bayi  melaui penimbangan bayi dan pengukuran tinggi badan setiap bulannya,” ujarnya.

Chusnul khotimah mahasiswa UNU STAI Salahudidin Pasuruan mengaku senang karena banyak pengalaman dan pembelajaran yang kami dapat  seperti belajar pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pengukuran lingkar kepala bayi dan mengetahui beberapa macam jenis KB dan makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita.

“Banyak ilmu yang di dapatkan pada saat mengikuti posyandu dan tidak kami pelajari di bangu perkuliahan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Karangpandan Ahmad Yunus sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa karena dapat menambah wawasan baru pada mahasiswa serta dapat mewujudkan keakraban dan menjalin tali silaturahmi dalam masyarakat.

“Dengan mengikuti kegiatan di masyarakat mereka akan akrab dengan masyarakat sekitar,” terangnya.

Posyandu Desa Randupitu, Kecamatan Gempol

Rini Basuki Bidan  Desa Randupitu mengatakan, dalam Posyandu balita dan anak setiap bulan mendapatkan pemeriksaan kesehatan rutin seperti penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pemberian imunisasi serta vitamin agar mengetahui pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita dan anak.

“Pemeriksaan rutin kepada anak anak dan balita untuk meastikan dirinya sehat,” ujarnya

Selain itu, para ibu juga mendapatkan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang dan cara merawat anak yang baik dari para kader kesehatan. Hal itu dilakikan untuk mencegah anak terkena berbagai faktor risiko stunting.

“Salah Satu mencegaah stunting adalah memeriksa anaknya dan kesehatan ibunya,” paparnya.

Penulis : Lailatuz Zahro dan Fa’idatunnafi’ah

Editor : Mokh Faisol

  • Penulis: Mokh Faisol

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPTNU Pasuruan Gelar Seminar Dauroh Ilmiah 

    LPTNU Pasuruan Gelar Seminar Dauroh Ilmiah 

    • calendar_month Jum, 7 Jun 2024
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) menggelar  dauroh ilmiah ‘pentingnya akademisi berthoriqoh bu’tabaroh di era islamic education online’di gedung rektorat UNU Pasuruan, Rabu (5/06/2024). Ketua PC LPTNNU Kabupaten Pasuruan Abu Amar Bustomi menggunakan bahwasanya   thoriqoh adalah jalan mendekatkan diri kepada Alloh dengan menjalankan syari’ah dan akhlaq yang mulia. ” […]

  • LBH Ansor Pasuruan Siap Kawal Kasus Pembegalan Ketua IPPNU Rejoso

    LBH Ansor Pasuruan Siap Kawal Kasus Pembegalan Ketua IPPNU Rejoso

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Kasus pembegalan yang menimpa Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Rejoso Rosyidatul Ilmiah beberapa hari yang lalu. Merespon hal itu  Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) GP Ansor Kabupaten Pasuruan akan melakukan pendampingan agar kasus ini sampai selesai. Ketua PC LBH Ansor Kabupaten Pasuruan Soleh mengatakan, kasus […]

  • Rangkaian Acara Harlah NU Ke-97 PCNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • visibility 929
    • 0Komentar

    Rangkaian Acara Harlah NU ke-97 PCNU Kabupaten Pasuruan “Kemandirian NU untuk Kemaslahatan Umat” 1. Ziarah Muassis NU Kamis, 10 Rajab 1441/5 Maret 2020 Peserta: Harian PCNU, Lembaga, Banom, & MWCNU   2. Gerak Jalan NU Tempoe Doloe Ahad, 13 Rajab 1441/8 Maret 2020 Peserta: Badan Otonom NU Perempuan   3. Tahlil Akbar & Hadrah Ishari […]

  • Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    Cegah Pernikahan Usia Anak, Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Gelar Sosialisasi

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Gempol, NU PasuruanMahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 11 memberikan penyadaran untuk mencegah terjadinya pernikahan usia anak atau usia sekolah. Sosialisasi “Merencanakan Kehidupan dengan Katakan Tidak pada Pernikahan Dini” digelar di Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Baitul Ulum, Desa […]

  • Baznas Jatim dan Pasuruan Saluran 1000 Paket Bantuan Kepada Anak Yatim

    Baznas Jatim dan Pasuruan Saluran 1000 Paket Bantuan Kepada Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Pasuruan yang berkolaborasi dengan Baznas Jawa Timur menggelar semarak ramadhan dan santunan untuk anak yatim piatu di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Selasa (2/4/2024). Dalam acara tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu. Ketua Baznas Kabupaten Pasuruan Gus Abdullah Nasih Nashor mengatakan bahwasanya menentukan tempat acara banyak […]

  • Benarkah Tidur Saat Puasa Bernilai Ibadah? Ini Penjelasannya

    Benarkah Tidur Saat Puasa Bernilai Ibadah? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • visibility 1.315
    • 1Komentar

    tidur di bulan puasa bernilai ibadah Hadits tentang tidur sebagai ibadah bagi orang yang berpuasa sering dikutip di kalangan masyarakat, terutama saat Ramadan. Banyak yang beranggapan bahwa memperbanyak tidur tetap bernilai ibadah karena berpuasa. Berikut hadits yang menjelaskan tentang hal ini: نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ “Tidurnya orang puasa […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca