Breaking News
light_mode

Ratusan Nahdiyin Ikuti Apel Kader PCNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
  • visibility 1.137
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar apel kader di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Rabu (29/01/2024).

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya saat ini NU sudah memasuki tahun ke 102 secara bulan masehi dan memasuki tahun ke 99 dalam hitungan Hijriyah. Oleh karena itu mari bersama sama menyiapkan kader kader NU saat ini untuk menjadi pengurus di masa yang masa akan datang.

“Kader NU yang mudah mudah saat ini merupakan calon pengurus yang akan datang,” ujarnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, jika menjadi pengurus NU jangan berpikiran sudah mendapatkan apa di NU, tetapi berpikirlah warisan apa yang diberikan untuk NU.

“Dalam berkhidmah jangan pernah berpikir mendapatkan sesuatu namun pikirkanlah kenangan apa yang di wariskan untuk NU,” jelasnya.

Jangan sampai jam’iyah Nahdlatul Ulama hanya menjadi cerita di masa akan datang dan itu dibanggakan, aebagai mana dinosaurus yang hanya menjadi cerita namun tidak ada yang mengetahui secara asli wujudnya.

“Mari kita bersama sama meneruskan perjuangan yang di lakukan oleh para muasis NU sebagai mana yang di cita citakan,” terangnya.

Dirinya menjelaskan bahwasanya program prioritas unggulan PCNU Kabupaten Pasuruan ada tiga pertama membangun perguruan tinggi NU di bidang pendidikan, membangun NUmbasmat di bidang perekonomian dan membangun RSNU di bidang kesehatan.

“Ketiga progam ini beberapa sudah kita lakukan dan akan terus mengkaji dan mengevaluasi pembangunan yang sudah berdiri,”  jelasnya.

Tugas kader NU khususnya  adalah bersikap dan terus memikirkan permasalahan dan solusi yang dihadapi baik internal maupun eksternal.

“Tunjukkan bahwasanya kita hadir di tengah tengah masyarakat,” paparnya.

NU memiliki banyak badan otonom (Banom) dan lembaga di tengah tengah masyarakat oleh karena itu, mari kita bersama sama berkhidmat kepada jama’ah Nahdlatul ulama.

“Pasca mengikuti pengkadengan tugas kader NU adalah mengkader agar NU tidak menjadi cerita di masa akan datang,” ujarnya.

Dirinya berharap bagi warga nahdliyyin yang tidak menjadi pengurus NU jangan berkecil hati karena menghidupi NU tidak harus menjadi pengurus NU.

“Ketika sudah menjadi pengurus NU jangan sampai tidak mengurus NU karena kita tidak mungkin semula menjadi pengurus, ” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin : Pengurus NU Dilarang Berkampanye Menggunakan Fasilitas

    KH Imron Mutamakkin : Pengurus NU Dilarang Berkampanye Menggunakan Fasilitas

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar istighosah rutin Jum’at Legi di Masjid Al Mujahidin, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, (11/10/2024). KH Imron Mutamakkin mengatakan, bagi pengurus NU dan Banom yang terlibat dalam pilkada dilarang mengunakan atribut banom, fasilitas MWCNU dan berkampanye di acara resmi NU. “Kalau individu silahkan saya tidak membatasi, […]

  • Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

    Gelar Ngidam, IPNU IPPNU Fasilitasi Mahasiswa Baru

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • visibility 1.288
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan menggelar Ngaji Dunia Mahasiswa ( Ngidam)  pelatihan pembuatan makalah dan power point, di aula Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kejayan Pasuruan, Ahad (20/10/2024). Ketua PK IPNU […]

  • Medsos Aktif Hingga Bekali Desain, IPNU IPPNU Gondang Wetan Diminati Pelajar

    Medsos Aktif Hingga Bekali Desain, IPNU IPPNU Gondang Wetan Diminati Pelajar

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • visibility 1.317
    • 0Komentar

    Gondang Wetan, NU PasuruanKetua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gondang Wetan Siti Julaikha mengungkapkan, bahwa kebanyakan pelajar setempat tertarik menjadi anggota berawal dari melihat aktifnya media sosial organisasi. “Ada juga yang awalnya hanya ingin belajar desain. Lama-lama ingin tahu tentang IPNU IPPNU,” imbuhnya kepada NU Pasuruan, Senin (24/01/2022). Ia […]

  • Safari Ramadhan ke-8: KH. Imron Mutamakkin Ajak Warga Bersama-Sama Memberantas Narkoba

    • calendar_month Kam, 31 Mei 2018
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Terjadinya aksi teror akhir-akhir ini hingga masifnya peredaran Narkoba, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak semua warga Nahdliyin untuk saling berkoordinasi mulai dari Pengurus ditingkatan Ranting dan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU untuk menjaga keamanan, ketentraman, hingga dalam upaya memberantas peredaran Narkoba.

  • Cetak Santri Berprestasi Tingkat Nasional, PP Assholach Pasuruan Ajak Dermawan Bangun Asrama Putri

    Cetak Santri Berprestasi Tingkat Nasional, PP Assholach Pasuruan Ajak Dermawan Bangun Asrama Putri

    • calendar_month Jum, 30 Okt 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pondok Pesantren Assholach Kejeron, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan kualitasnya dalam mencetak generasi unggul. Meski telah menorehkan pelbagai capaian membanggakan. Salah satunya meraih prestasi nasional di ajang Olimpiade Bahasa Arab. Pesantren ini kini tengah berikhtiar meningkatkan sarana pendukung bagi para santri. Guna menunjang aktivitas mengaji, pembinaan akhlak, dan kegiatan […]

  • Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    Begini Toleransi yang Dikritik oleh Gus Dur

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • visibility 1.564
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Komunitas Gitu Saja Kok Repot Pasuruan (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menggelar Kajian Gus Dur (KGD) dengan mengulas tulisan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berjudul “Toleransi dan Batasannya,” secara virtual, Rabu (29/11/2023). Koordinator Wilayah (Korwil) Jaringan GUSDURian Imam Maliki menyebutkan kritik Gus Dur atas pemaknaan toleransi yang setengah hati. Bahwa toleransi itu […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca