Breaking News
light_mode

Ratusan Nahdiyin Ikuti Apel Kader PCNU Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
  • visibility 1.103
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar apel kader di area Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, Rabu (29/01/2024).

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin mengatakan bahwasanya saat ini NU sudah memasuki tahun ke 102 secara bulan masehi dan memasuki tahun ke 99 dalam hitungan Hijriyah. Oleh karena itu mari bersama sama menyiapkan kader kader NU saat ini untuk menjadi pengurus di masa yang masa akan datang.

“Kader NU yang mudah mudah saat ini merupakan calon pengurus yang akan datang,” ujarnya.

Gus Ipong sapaan akrabnya mengatakan, jika menjadi pengurus NU jangan berpikiran sudah mendapatkan apa di NU, tetapi berpikirlah warisan apa yang diberikan untuk NU.

“Dalam berkhidmah jangan pernah berpikir mendapatkan sesuatu namun pikirkanlah kenangan apa yang di wariskan untuk NU,” jelasnya.

Jangan sampai jam’iyah Nahdlatul Ulama hanya menjadi cerita di masa akan datang dan itu dibanggakan, aebagai mana dinosaurus yang hanya menjadi cerita namun tidak ada yang mengetahui secara asli wujudnya.

“Mari kita bersama sama meneruskan perjuangan yang di lakukan oleh para muasis NU sebagai mana yang di cita citakan,” terangnya.

Dirinya menjelaskan bahwasanya program prioritas unggulan PCNU Kabupaten Pasuruan ada tiga pertama membangun perguruan tinggi NU di bidang pendidikan, membangun NUmbasmat di bidang perekonomian dan membangun RSNU di bidang kesehatan.

“Ketiga progam ini beberapa sudah kita lakukan dan akan terus mengkaji dan mengevaluasi pembangunan yang sudah berdiri,”  jelasnya.

Tugas kader NU khususnya  adalah bersikap dan terus memikirkan permasalahan dan solusi yang dihadapi baik internal maupun eksternal.

“Tunjukkan bahwasanya kita hadir di tengah tengah masyarakat,” paparnya.

NU memiliki banyak badan otonom (Banom) dan lembaga di tengah tengah masyarakat oleh karena itu, mari kita bersama sama berkhidmat kepada jama’ah Nahdlatul ulama.

“Pasca mengikuti pengkadengan tugas kader NU adalah mengkader agar NU tidak menjadi cerita di masa akan datang,” ujarnya.

Dirinya berharap bagi warga nahdliyyin yang tidak menjadi pengurus NU jangan berkecil hati karena menghidupi NU tidak harus menjadi pengurus NU.

“Ketika sudah menjadi pengurus NU jangan sampai tidak mengurus NU karena kita tidak mungkin semula menjadi pengurus, ” tutupnya.

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Ajang 2 (dua) tahunan, yaitu Konferensi Cabang (Konfercab) ke-18 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan digelar secara meriah dalam sehari penuh di Aula KH. A. JUFRI Graha PCNU Kabupaten Pasuruan. Minggu (15/11/2020). Pada kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus Anak Cabang (Ancab) dan ranting se-Kabupaten Pasuruan saja. Namun, kader IPNU dari berbagai daerah, […]

  • Mahasantri Mengabdi: Pelajar NU Yudharta Perkuat Toleransi di Bromo

    Mahasantri Mengabdi: Pelajar NU Yudharta Perkuat Toleransi di Bromo

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Yudharta Pasuruan menggelar program Mahasantri Mengabdi dengan tema Pelajar NU Penggerak Sosial: Sarasehan Lintas Agama di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, kawasan Bromo Tengger. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Jumat hingga Selasa (21-25/3/2025). Ketua PK […]

  • Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8

    Download E-Buletin An-Nahdliyah Edisi 8

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    E-Buletin An-Nahdliyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan edisi 8 di tahun 2023 mengambil tema “KH. Hasani, Pancasila & Gapura Sidogiri”.Daftar isi e-buletin edisi 8 di tahun 2023:

  • Ada Peningkatan Pasien Covid-19, Satgas NU Kab. Pasuruan Gelar ToT untuk Komunitas

    Ada Peningkatan Pasien Covid-19, Satgas NU Kab. Pasuruan Gelar ToT untuk Komunitas

    • calendar_month Rab, 30 Des 2020
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Adanya peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, membuat Tim Satuan Petugas (Satgas) Covid-19 semakin aktif dalam mensosialisasikan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Salah satunya dengan kembali mengadakan Training of Trainer Satgas Covid-19 untuk komunitas. Selasa Siang (29/12/2020). Sebanyak 15 peserta yang mewakili komunitasnya masing-masing mengikuti pelatihan yang bertempat di Aula Rapat Graha […]

  • Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    Melalui Harlah Ansor Kayu Kebek Tutur, KH. Marzuki Mustamar Tegaskan Dalil Amaliah NU

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) dan satkorpok Banser Kayu Kebek Kecamatan Tutur yang ke-3, digelar kegiatan tasyakuran, Minggu Pagi (11/10/2020). Tasyakuran yang bertempat di Dusun Taman Desa Kayu kebek Kecamatan Tutur, bentuk acara sebagaimana kegiatan Rijalul Ansor. Tak hanya MWC NU TUTUR, Pengurus PAC GP Ansor […]

  • PP Darumafatihil Ulum Berduka, Kiai Nur Ismail Djasim yang Istiqamah Membina Warga dan Santri, Wafat

    PP Darumafatihil Ulum Berduka, Kiai Nur Ismail Djasim yang Istiqamah Membina Warga dan Santri, Wafat

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Kabar duka datang dari keluarga besar Pondok Pesantren (PP) Darumafatihil Ulum Podokaton (DMU), Kabupaten Pasuruan, Rabu (16/9/2026). Salah satu pengasuh pesantren, Kiai Nur Ismail Djasim telah wafat. Kepergian Almaghfurlah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, alumni, dan masyarakat yang selama ini mengenal sosoknya. Salah seorang alumni, Ustadz Samsul Arifin, mengenang Almaghfurlah […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca