Breaking News
light_mode

Rektor ITSNU STAI Salahudin Ingatkan Wisudawan Pentingnya Kesadaran Sosial

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
  • visibility 880
  • comment 0 komentar

Gadingrejo, NU Pasuruan

Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin Pasuruan mengelar Rapat Sanad Wisuda dihotel Ascent Premiere Pasuruan Sabtu, (25/11/2023). Dalam kesempatan tersebut para wisudawan diingatkan pentingnya kesadaran sosial.

Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Kabupaten Pasuruan, Abu Amar Bustomi mengatakan kesadaran yang mendalam akan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang melekat pada peran pemimpin ini bukan hanya tentang kemampuan dalam mengambil keputusan yang didasarkan pada nilai-nilai moral namun juga tentang konsistensi dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai etika yang tinggi.

“Pada momentum yang bersejarah dalam setiap tindakan dan keputusan yang kalian ambil akan meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwasanya kami melihat potensi besar dalam diri mahasiswa dan mahasiswi harus mampu menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat.

“Kami berharap kalian akan mengemban amanah dengan integritas yang tidak tergoyahkan dan moralitas yang kuat tentunya sebagai panduan dalam setiap tindakan dan keputusan,” ujarnya.

Rektor ITSNU STAI Salahuddin Pasuruan mengatakan, kesadaran yang mendalam akan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang melekat pada peran pemimpin ini bukan hanya tentang kemampuan dalam mengambil keputusan yang didasarkan pada nilai-nilai moral namun juga tentang konsistensi dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai etika yang tinggi.

“Pada momentum yang bersejarah dalam setiap tindakan dan keputusan yang kalian ambil akan meningkatkan kualitas hidup manusia,” ujarnya.

Kami telah meneguhkan komitmen kami untuk memastikan bahwa teknologi mendukung visi misi kami dalam menciptakan lingkungan yang inklusif kami memberikan kesempatan kepada semua mahasiswa dan masyarakat untuk mengakses manfaat dari kemajuan teknologi sehingga tidak ada yang tertinggal.

“Diawal pendirian UNU Pasuruan kami akan terus mengembangkan teknologi,” ujarnya

Oleh karena itu mari kita bersama-sama untuk mengembangkan masalah ini demi kader-kader bangsa yang akan datang Oleh karena itu sekali lagi kami dalam hal ini project kami dalam hal ini akan menggabungkan pengetahuan modern dengan nilai-nilai tradisional untuk menciptakan pendidikan yang holistik dan inklusif melalui sinergi pendidikan tinggi dan pesantren.

“Kami mengajak para lulusan untuk selalu berkomitmen pada etika dan inklusi dalam semua aspek kehidupan dan pekerjaan kalian telah belajar banyak nilai-nilai berharga,” tutupnya.

Penulis: Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangi Risiko Bencana, LPBI NU Pasuruan Istiqomah Fasilitasi Penguatan SDM

    • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
    • visibility 951
    • 0Komentar

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan istiqomah melibatkan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan dalam membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Sejauh ini, LPBI NU Kabupaten Pasuruan adalah satu satunya fasilitator yang sudah teruji dan profesional dalam kegiatan penguatan kapasitas tersebut. “Penanganan bencana tidak lagi ketika tanggap […]

  • Dana KOIN NU untuk Modal UMKM, Bagaimana Hukumnya?

    Dana KOIN NU untuk Modal UMKM, Bagaimana Hukumnya?

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Salah satu Ranting Nahdlatul Ulama (NU) di Kecamatan Grati memiliki perolehan dana KOIN NU yang cukup besar. Dana tersebut berasal dari infak dan sedekah warga NU yang dikumpulkan secara rutin sebagai wujud kepedulian sosial dan dukungan terhadap kemandirian jam’iyah. Pada awalnya, dana KOIN NU diperuntukkan bagi kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun seiring dengan meningkatnya akumulasi dana, […]

  • Melalui Majelis Dzikir & Sholawat, Ansor Pasuruan Perkuat Konsolidasi Organisasi

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    Jum’at, 11 Januari 2019 Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Pasuruan gelar Majelis Dzikir dan Sholawat di Gedung Pendopo kabupaten Pasuruan. Dalam sambutannya, H.M. Farid Syauqi berharap kegiatan MDS Rijalul Ansor dapat berjalan istiqomah demi merawat kekompakan dalam organisasi. “MDS ini adalah upaya kita merawat organisasi agar tetap solid” ujarnya. Disela-sela itu, H.M. […]

  • Usai Terpilih, M Syukron: Ansor Grati Tunon Siap Semakin Eksis

    Usai Terpilih, M Syukron: Ansor Grati Tunon Siap Semakin Eksis

    • calendar_month Sel, 11 Mei 2021
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Ketua Pimpinan Ranting (PR) Terpilih Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kelurahan Grati Tunon masa khidmat 2020-2022 M Syukron, berharap dalam kepengurusan yang akan datang dapat tercipta kerjasama yang semakin baik diantara sesama pengurus, semua anggota dan kader Ansor. “Kedepannya eksistensi gerakan Ansor Kelurahan Grati Tunon harus lebih efektif. Oleh karena itu, bagi semua pengurus yang terpilih […]

  • Hukum Berqurban

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • visibility 1.035
    • 0Komentar

    Sahabat Zakat mengenai hukum berqurban para ulama terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang berkemampuan untuk berqurban. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al-Auza’i, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, […]

  • Kisah Ibu Zaenab Pernah Menangis, Saat Memperkenalkan Muslimat di Pelosok Lumbang

    Kisah Ibu Zaenab Pernah Menangis, Saat Memperkenalkan Muslimat di Pelosok Lumbang

    • calendar_month Rab, 22 Jun 2022
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sampai sekarang saja, letak geografis Kecamatan Lumbang cukup menantang bagi aktifitas perempuan. Lebih-lebih di tahun 90 an. Pernah suatu hari, Ibu Zaenab bersama Ibu Zainab Zaki, Ketua PC Muslimat NU waktu itu, menuju Desa Welulang untuk memperkenalkan Muslimat NU dan berbagi mukenah pada masyarakat setempat. “Saya sampai nangis waktu ke sana. Banyak perempuan yang mandi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca