Breaking News
light_mode

UNU Pasuruan Berangkatkan Peserta PMM 2026, Mahasiswa Diminta Bangun Kolaborasi dengan Masyarakat

  • account_circle Mazia Nadiatus Sholahah
  • calendar_month Ming, 19 Jul 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan melepas peserta Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) 2026 di Aula KH Achmad Djufri, Graha NU Pasuruan, Sabtu (18/07/2026).

Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, menegaskan bahwa Program Mahasiswa Mengabdi bukan sekadar Kuliah Kerja Nyata (KKN), melainkan “kuliah kehidupan nyata” yang mengajarkan mahasiswa belajar langsung dari masyarakat.Menurutnya, keberhasilan PMM tidak diukur dari nilai akademik semata, melainkan sejauh mana mahasiswa mampu menghadirkan manfaat dan solusi bagi masyarakat.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kuliah kehidupan nyata. Mahasiswa harus hadir memberi manfaat, menjadi problem solver, dan mampu menggerakkan masyarakat,” ujarnya.

Ia berpesan agar seluruh peserta PMM memegang lima prinsip selama menjalankan pengabdian. Pertama, meluruskan niat bahwa PMM merupakan bagian dari ibadah. Kedua, membangun kolaborasi dengan masyarakat tanpa merasa paling tahu.

“Ketiga, menjadi pemecah masalah melalui solusi yang nyata. Keempat, meninggalkan jejak kebaikan yang dapat dirasakan masyarakat. Kelima, mendokumentasikan seluruh proses pengabdian dalam bentuk riset dan karya tulis ilmiah,”terangnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Pasuruan, H. Rohani Siswanto, mengajak mahasiswa menjadikan PMM sebagai momentum membaca peluang pembangunan desa. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menggali potensi desa dan menghadirkan inovasi yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui gagasan, inovasi, dan program pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Pada sesi pemantapan akademik, Ahmad Shazrin bin Mohamed Azmi dari Centre of Studies for Estate Management, Faculty of Built Environment, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia mengapresiasi konsistensi UNU Pasuruan dalam menyelenggarakan PMM sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa.Menurutnya, model pengabdian di Indonesia memiliki keunggulan karena mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa melalui keterlibatan langsung bersama masyarakat dalam jangka waktu yang lebih panjang.

“Sistem pengabdian masyarakat di Indonesia berbeda dengan Malaysia. Di Indonesia, program Kuliah Kerja Nyata menjadi bagian dari kurikulum wajib, sedangkan di Malaysia lebih banyak dilaksanakan secara sukarela melalui program University Social Responsibility (USR),” tambahnya.

  • Penulis: Mazia Nadiatus Sholahah
  • Editor: Mokh Faisol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses, Makesta & Pelantikan PKPT IPNU-IPPNU ITS NU-STAIS Pasuruan Periode 2019-2020

    • calendar_month Rab, 16 Jan 2019
    • visibility 956
    • 0Komentar

    Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) dan Pelantikan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (PKPT ITS NU-STAIS) Pasuruan, sukses digelar pada hari Senin-Selasa, 14-15 Januari 2019 di Balai Diklat Nurul Qolbu Gondosuli, Puspo kabupaten Pasuruan. Disela-sela sambutan, Ketua Pimpinan […]

  • Recycle Botol Plastik, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ajak Warga Belajar Kepada Taufiq Saguanto

    Recycle Botol Plastik, Mahasiswa ITSNU Pasuruan Ajak Warga Belajar Kepada Taufiq Saguanto

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • visibility 329
    • 2Komentar

    Sukorejo, NU PasuruanMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Temarik (KKNT) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan berusaha meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Lemahbang Kecamatan Sukorejo dalam mengelola sampah botol plastik. “Sabtu (29/01/2022) kemarin kami mengundang Taufiq Saguanto. Agar menjadi teladan bagi masyarakat. Bahwa mengelola sampah itu menguntungkan,” tutur M Mujiono selaku Ketua Kelompok 4 KKNT […]

  • Humor Singkatan Nama

    Humor Singkatan Nama

    • calendar_month Sab, 5 Des 2020
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    Alkisah di negara antah berantah tersebutlah tiga orang cewek yang selalu melakukan apa saja bersama-sama atas dasar konformitas yang kemudian mereka jadikan doktrin solidaritas, kesetiakawanan. Main bersama, belajar bersama, sekolah di sekolah yang sama, kuliah pun di kampus yang sama bahkan di fakultas dan jurusan yang sama. Jomblo pun sama-sama, punya pacar sama-sama, bahkan menikah […]

  • pelantikan fatayat

    Resmi Dilantik, PC Fatayat Punya Sitta Priorita

    • calendar_month Ming, 4 Apr 2021
    • visibility 737
    • 0Komentar

    Pohjentrek, nupasuruan or.id.Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Pelantikan Pengurus periode 2019-2024. Kegiatan bertempat di Aula KH. Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Pohjentrek, Sabtu (3/4/2021). Kegiatan itu sekaligus memperingati Harlah Fatayat NU ke-71. Dalam sambutannya, Ketua PC Fatayat NU, Hj. Anik Asnawati mengucapkan rasa terima kasih kepada semua […]

  • Pesan Kiai Munsif Nahrowi Kepada Peserta PKL PMII Pasuruan

    Pesan Kiai Munsif Nahrowi Kepada Peserta PKL PMII Pasuruan

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2024
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menggelar Pelatihan Kader Lanjut (PKL) ke VIII dengan tema ‘Ijtihad PMII – Peningkagan Kapasitas Kepemimpinan Kolektif untuk Perubahan Sosial’ di gedung BLK Kabupaten Pasuruan, Rabu- Ahad (8-12/05/2024). Pendiri PMII KH Munsif Nahrowi berpesan kepada semua peserta PKL agar setelah mengikuti PKL tidak perlu […]

  • LFNU Pasuruan Selaraskan Kalender 1448 H untuk Kurangi Perbedaan Penentuan Awal Bulan

    LFNU Pasuruan Selaraskan Kalender 1448 H untuk Kurangi Perbedaan Penentuan Awal Bulan

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Penyelarasan Kalender Hijriyah 1448 di ruang rapat PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (17/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan acuan penyusunan kalender 1448 Hijriyah yang akan digunakan pada tahun-tahun mendatang, sehingga lembaga pendidikan dan pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan tidak menerbitkan kalender sendiri-sendiri […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca