Breaking News
light_mode

Akad Usaha POM MINI dalam Rumusan Bahtsul Masail LBM PCNU Kab. Pasuruan

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Kam, 9 Mei 2019
  • visibility 1.043
  • comment 0 komentar

Deskripsi Masalah:

Pak Komar mempunyai usaha pom mini yang cukup lumayan, ada sepuluh unit usaha yang ia miliki, sebenarnya ia tidak memiliki lahan untuk mengelola pom mini sebanyak itu.Akan tetapi, dia bekerjasama dengan orang-orang yang siap diajak kerjasama, sebut saja salah satu orang itu adalah Pak Nashor.

Dalam prakteknya, ada kesepakatan antara keduanya, yaitu Pak Komar menyediakan mesin pom mini serta pengadaan BBM (kulak: Jawa), sedangkan pak Nasor sebagai mitra bisnis menyediakan lahan, tempat dan listrik termasuk juga menjaga keamanan dan melayani pembeli.Untuk keuntungan dari laba adalah 60% untuk Pak Komar dan 40% untuk Pak Nashor. Keuntungan itu bisa dibagikan harian, mingguan atau bulanan tergantung kondisi dan permintaan/kesepakatan dari keduanya.

Dalam kemitraan usaha pom mini ini,  ada juga praktek lain di samping ada beberapa ksepakatan tersebut di atas,  yaitu Pak Komar memberikan sejumlah modal awal smisal Rp 10 jt kepada Pak Nashor untuk pengadaan BBM (kulak: Jawa) dan modal tersebut diputar untuk seterusnya oleh Pak Nashor, dengan bagi hasil yang sama dengan praktek yang pertama.

Pertanyaan :

1. Menurut perspektif Fiqh, akad apakah yang paling tepat sebagai pedoman Pak Komar dan Pak Nashor agar kerjasama bisnis yang dijalankan mereka berdua menjadi rezeki yang halal?

Jawab : 

Agar menjadi rizki yang halal, untuk praktek yang pertama adalah dengan  cara tarodli dan tidak ada akad yang mengikat, yakni pak Komar dan pak Nasor saling ridlo dengan apa yang mereka berdua beri dan terima baik berupa fasilitas, amal maupun pembagian laba dari hasil penjualan BBM. Sedangkan untuk praktek yang kedua adalah akad qirodl/mudlorobah yang sohih

Referensi

ุญุงุดูŠุฉุงู„ุดุฑุจูŠู†ูŠุนู„ู‰ุงู„ุบุฑุฑุงู„ุจู‡ูŠุฉุดุฑุญุงู„ุจู‡ุฌุฉุงู„ูˆุฑุฏูŠุฉ ุฌ 3 ุต 311

ูู„ูˆู‚ุงู„: ุฃุฌุฑุชูƒู‡ุฐุงุจู…ู„ุกูƒููŠุฏุฑุงู‡ู…ู„ู…ูŠุตุญุŒูˆูƒุฐุงู„ูˆุฃุฌุฑู‡ุจู†ูู‚ุชู‡ุŒูˆูƒุณูˆุชู‡ูˆู‡ุฐุงู„ุงูŠู†ุงููŠู‡ุฌูˆุงุฒุงู„ุญุฌุจุงู„ุฑุฒู‚ุ›ู„ุฃู†ู‡ู„ูŠุณุจุฅุฌุงุฑุฉูƒู…ุงุงู‚ุชุถุงู‡ู‚ูˆู„ุงู„ุดุฑุญุงู„ุตุบูŠุฑุŒูˆุงู„ุฑูˆุถุฉูŠุฌูˆุฒุงู„ุญุฌุจุงู„ุฑุฒู‚ูƒู…ุงูŠุฌูˆุฒุจุงู„ุฅุฌุงุฑุฉุŒุจู„ู‡ูˆู†ูˆุนู…ู†ุงู„ุชุฑุงุถูŠุŒูˆุงู„ู…ุนูˆู†ุฉูƒู…ุงุฃุดุงุฑุฅู„ูŠู‡ุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠุŒูˆุงุฎุชุงุฑู‡ุงู„ุณุจูƒูŠ.

———————————

(ู‚ูˆู„ู‡)

: ุจู„ู‡ูˆู†ูˆุนู…ู†ุงู„ุชุฑุงุถูŠ)

ูŠุนู†ูŠุฃู†ุงู„ุนุงู…ู„ูŠุชุจุฑุนุนู„ู‰ุตุงุญุจู‡ุจุงู„ุญุฌูˆุตุงุญุจู‡ูŠุชุจุฑุนุนู„ูŠู‡ุจุงู„ู†ูู‚ุฉุŒูˆู…ุซู„ู‡ู…ุงูŠู‚ุนุฃู†ุงู„ู…ุงู„ูƒูŠู‚ูˆู„ู„ุขุฎุฑ: ุจุนู‡ุฐุงุจูƒุฐุงุŒูˆู…ุงุฒุงุฏูู‡ูˆู„ูƒูุฅู†ุงู…ุชู†ุนุงู„ู…ุงู„ูƒุจุนุฏู…ู†ุฏูุนุงู„ุฒุงุฆุฏูู„ุงุดูŠุกู„ู„ุขุฎุฑุ›ุฅุฐู„ูŠุณู‡ู†ุงุนู‚ุฏูุงุณุฏุŒูˆู„ุงุตุญูŠุญ. ุงู‡ู€. ู†ุงุดุฑูŠ.

 

ุญุงุดูŠุฉุงู„ุจุฌูŠุฑู…ูŠุนู„ู‰ุงู„ุฎุทูŠุจ (8/ 423)

ูุตู„ : ููŠุงู„ู‚ุฑุงุถูˆู‡ูˆู…ุดุชู‚ู…ู†ุงู„ู‚ุฑุถูˆู‡ูˆุงู„ู‚ุทุนุณู…ูŠุจุฐู„ูƒู„ุฃู†ุงู„ู…ุงู„ูƒู‚ุทุนู„ู„ุนุงู…ู„ู‚ุทุนุฉู…ู†ู…ุงู„ู‡ูŠุชุตุฑูููŠู‡ุงูˆู‚ุทุนุฉู…ู†ุงู„ุฑุจุญูˆูŠุณู…ู‰ุฃูŠุถุงู…ุถุงุฑุจุฉูˆู…ู‚ุงุฑุถุฉ .

ูˆุงู„ุฃุตู„ููŠู‡ุงู„ุฅุฌู…ุงุนูˆุงู„ุญุงุฌุฉูˆุงุญุชุฌู„ู‡ุงู„ู…ุงูˆุฑุฏูŠุจู‚ูˆู„ู‡ุชุนุงู„ู‰ :

{ ู„ูŠุณุนู„ูŠูƒู…ุฌู†ุงุญุฃู†ุชุจุชุบูˆุงูุถู„ุงู…ู†ุฑุจูƒู… }

{ ูˆุจุฃู†ู‡ุตู„ู‰ุงู„ู„ู‡ุนู„ูŠู‡ูˆุณู„ู…ุถุงุฑุจู„ุฎุฏูŠุฌุฉุฑุถูŠุงู„ู„ู‡ุชุนุงู„ู‰ุนู†ู‡ุงุจู…ุงู„ู‡ุงุฅู„ู‰ุงู„ุดุงู…ุŒูˆุฃู†ูุฐุชู…ุนู‡ุนุจุฏู‡ุงู…ูŠุณุฑุฉ }

ูˆุญู‚ูŠู‚ุชู‡ุชูˆูƒูŠู„ู…ุงู„ูƒุจุฌุนู„ู…ุงู„ู‡ุจูŠุฏุขุฎุฑู„ูŠุชุฌุฑููŠู‡ูˆุงู„ุฑุจุญู…ุดุชุฑูƒุจูŠู†ู‡ู…ุง

2. Adakah perbedaan hukum jika hal itu dilakukan oleh lembaga semisal pondok pesantren, madrasah, koprasi dll.?

Jawab :

Ada perbedaan hukum yakni untuk lembaga tidak bisa menerapkan praktek yang pertama, karna lembaga tidak bisa tabarruโ€™ karna lembaga itu bertatus sebagai mahjur alaih dan untuk soluisnya harus menggunakan praktek yang kedua dengan akad qirodl atau mudlorobah

Referensi :

ูƒูุงูŠุฉุงู„ุฃุฎูŠุงุฑููŠุญู„ุบุงูŠุฉุงู„ุฅุฎุชุตุงุฑ (1/ 291)

ูุดุฑุทุงู„ู…ุนูŠุฑุฃู†ูŠูƒูˆู†ุฃู‡ู„ุงู‹ู„ู„ุชุจุฑุนูู„ุงุชุตุญู…ู†ุงู„ู…ุญุฌูˆุฑุนู„ูŠู‡

ุงู„ูู‚ู‡ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŠูˆุฃุฏู„ุชู‡ (4/ 735)

ูˆู…ุงู„ุงู„ูˆู‚ููˆุจูŠุชุงู„ู…ุงู„ุญูƒู…ู‡ุญูƒู…ู…ุงู„ุงู„ูŠุชูŠู…

ุญุงุดูŠุฉุงู„ุจุฌูŠุฑู…ูŠุนู„ู‰ุงู„ุฎุทูŠุจ (8/ 423)

ูุตู„ : ููŠุงู„ู‚ุฑุงุถูˆู‡ูˆู…ุดุชู‚ู…ู†ุงู„ู‚ุฑุถูˆู‡ูˆุงู„ู‚ุทุนุณู…ูŠุจุฐู„ูƒู„ุฃู†ุงู„ู…ุงู„ูƒู‚ุทุนู„ู„ุนุงู…ู„ู‚ุทุนุฉู…ู†ู…ุงู„ู‡ูŠุชุตุฑูููŠู‡ุงูˆู‚ุทุนุฉู…ู†ุงู„ุฑุจุญูˆูŠุณู…ู‰ุฃูŠุถุงู…ุถุงุฑุจุฉูˆู…ู‚ุงุฑุถุฉ .

ูˆุงู„ุฃุตู„ููŠู‡ุงู„ุฅุฌู…ุงุนูˆุงู„ุญุงุฌุฉูˆุงุญุชุฌู„ู‡ุงู„ู…ุงูˆุฑุฏูŠุจู‚ูˆู„ู‡ุชุนุงู„ู‰ : { ู„ูŠุณุนู„ูŠูƒู…ุฌู†ุงุญุฃู†ุชุจุชุบูˆุงูุถู„ุงู…ู†ุฑุจูƒู… }

{ ูˆุจุฃู†ู‡ุตู„ู‰ุงู„ู„ู‡ุนู„ูŠู‡ูˆุณู„ู…ุถุงุฑุจู„ุฎุฏูŠุฌุฉุฑุถูŠุงู„ู„ู‡ุชุนุงู„ู‰ุนู†ู‡ุงุจู…ุงู„ู‡ุงุฅู„ู‰ุงู„ุดุงู…ุŒูˆุฃู†ูุฐุชู…ุนู‡ุนุจุฏู‡ุงู…ูŠุณุฑุฉ }

ูˆุญู‚ูŠู‚ุชู‡ุชูˆูƒูŠู„ู…ุงู„ูƒุจุฌุนู„ู…ุงู„ู‡ุจูŠุฏุขุฎุฑู„ูŠุชุฌุฑููŠู‡ูˆุงู„ุฑุจุญู…ุดุชุฑูƒุจูŠู†ู‡ู…ุง

ุงู„ู…ุฌู…ูˆุน ุดุฑุญ ุงู„ู…ู‡ุฐุจ ุฌ 13 ุต 347

(ูุฑุน)

ู‚ุงู„ุงู„ุดุงูุนูŠุฑุถู‰ุงู„ู„ู‡ุนู†ู‡: ูˆุฃุญุจุฃู†ูŠุชุฌุฑุงู„ูˆุตูŠุจุฃู…ูˆุงู„ู…ู†ูŠู„ู‰ุนู„ูŠู‡ูˆู„ุงุถู…ุงู†ุŒูˆุฌู…ู„ุฉุฐู„ูƒุฃู†ู‡ูŠุฌูˆุฑู„ู„ู†ุงุธุฑููŠู…ุงู„ุงู„ุตุจู‰ุฃู†ูŠุชุฌุฑููŠู…ุงู„ู‡ุŒุณูˆุงุกูƒุงู†ุงู„ู†ุงุธุฑุฃุจุงุฃูˆุฌุฏุงุฃูˆูˆุตูŠุงุฃูˆุฃู…ูŠู†ุงู…ู†ู‚ุจู„ุงู„ุญุงูƒู…ู„ู…ุงุฑูˆู‰ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ุงุจู†ุนู…ุฑูˆุฅู†ุงู„ู†ุจูŠุตู„ู‰ุงู„ู„ู‡ุนู„ูŠู‡ูˆุณู„ู…ู‚ุงู„: ู…ู†ูˆู„ู‰ูŠุชูŠู…ุงู„ู‡ู…ุงู„ูู„ูŠุชุฌุฑู„ู‡ุŒูˆู„ุงูŠุชุฑูƒู‡ุญุชู‰ุชุฃูƒู„ู‡ุงู„ุตุฏู‚ุฉ “.

(ู‚ู„ุช)

ูˆู„ุงู†ุฐู„ูƒุฃุญุธู„ู„ู…ูˆู„ู‰ุนู„ูŠู‡ู„ุชูƒูˆู†ู†ูู‚ุชู‡ู…ู†ุงู„ุฑุจุญ.

ู‡ูƒุฐุงู‚ุงู„ุนุงู…ุฉุฃุตุญุงุจู†ุงุฅู„ุงุงู„ุตูŠู…ุฑูŠุŒูุงู†ู‡ู‚ุงู„.

ู„ุงูŠุชุฌุฑู„ู‡ููŠู‡ุฐุงุงู„ุฒู…ุงู†ู„ูุณุงุฏู‡ูˆุฌูˆุฑุงู„ุณู„ุทุงู†ุนู„ู‰ุงู„ุชุฌุงุฑุŒุจู„ูŠุดุชุฑู‰ู„ู‡ุงู„ุงุฑุถุŒุฃูˆู…ุงููŠู‡ู…ู†ูุนุฉุŒูุงู†ุงุชุฌุฑู„ู‡ู„ู…ูŠุชุฌุฑู„ู‡ุฅู„ุงููŠุทุฑูŠู‚ู…ุฃู…ูˆู†

Sumber: Rumusan Bahtsul Masail LBM PCNU Kabupaten Pasuruan Di Pondok Pesantren Al-Yasini, Areng-Areng Wonorejo Pasuruan, Ahad, 30-31 Maret  2019 M.

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produktif di Tengah Pandemi, IPNU-IPPNU Kraton Sukses Bentuk Ranting Baru

    Produktif di Tengah Pandemi, IPNU-IPPNU Kraton Sukses Bentuk Ranting Baru

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Kecamatan Kraton berhasil menginisiasi terbentuknya ranting di Desa Bendungan Kecamatan Kraton untuk kali pertama. Peresmian ranting baru tersebut ditandai dengan pelantikan 22 pengurus IPNU serta 16 pengurus IPPNU masa bakti 2020-2022 oleh Pengurus Cabang yang bertempat di Mushollah Darus Suadah […]

  • GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

    GUSDURian Pasuruan Luncurkan Buku Hujan Gus Dur, KH. Ahmad Tohari: Saya Sangat Bangga

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • visibility 1.129
    • 0Komentar

    Ketika Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan menerbitkan buku berjudul “Hujan Gus Dur: Antologi Cerpen tentang Gus Dur”, KH. Ahmad Tohari, Sastrawan Indonesia dan sahabat Gus Dur, merasa sangat bangga dengan para penulisnya karena cerita pendek dalam buku tersebut sudah bagus dan berhasil memberikan kesan mendalam ketika membacanya. “Kehadiran kumpulan cerita pendek ini […]

  • Mahasiswa  UNU STAIS Pasuruan Kenalkan Inovasi Paving Blok dari Abu Sampah Non-Organik

    Mahasiswa UNU STAIS Pasuruan Kenalkan Inovasi Paving Blok dari Abu Sampah Non-Organik

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • visibility 803
    • 1Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Mahasiswa Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) dan STAI Shalahuddin Pasuruan memperkenalkan inovasi ramah lingkungan berupa pembuatan paving blok dari abu hasil pembakaran sampah non-organik di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (26/07/2025). Ketua kelompok PMM, Ulva Jauharotul Mukaromah, mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari program edukasi dan […]

  • KH. Imron Mutamakkin: Bentengi Aswaja NU dengan Anfa’uhum Linnas

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • visibility 889
    • 0Komentar

    KH. Imron Mutamkkin, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, memberikan instruksi kepada pengurus NU, untuk melakukan pembentengan Aswaja An-Nahdliyah (sebutan untuk Aswaja NU), baik dikepengurusan lembaga maupun banom, dengan semaksimal mungkin memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas. Gerakkan lewat banom atau lembaga dalam membentengi yang merusak tatanan masyarakat. Lakukan sesuai kapasitas […]

  • Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    Menengok Keseruan Kegiatan Mahasiswa KKN UNU STAI Salahuddin di Tengah Masyarakat

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Belum genap satu pekan keberadaan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin di tangah masyarakat Kabupaten Pasuruan sebagian besar sudah di rasakan khsusunya mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam menjalankan KKN Kolabortif ini mereka harus menjalankan visi misi NU yakni memberi manfaat kepada masyarkat apapun […]

  • Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    Melihat Panen Padi Organik LPPNU Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pasuruankembali menikmati hasil dari upaya mengembangkan padi organik, Sabtu (14/10/2023). Wakil Ketua PC LPPNU Kabupaten Pasuruan Munir mengatakan, padi yang ditanam oleh petani binaan LPPNU ada beberapa macam tergantung minatnya petani. “Padi yang kami tanam berbeda beda tergantung petani-petaninya suka yang mana […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca