Breaking News
light_mode

Diguyur Hujan, Kader IPNU-IPPNU Gondang Wetan Tetap Semangat & Khidmat Ikuti Makesta

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
  • visibility 823
  • comment 0 komentar

Pemuda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya, setiap pemuda harus diberdayakan secara maksimal supaya keberadaannya dapat memberikan dampak signifikan khususnya untuk lingkungan sekitar. Oleh karena itu, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Gondangwetan mengadakan Kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) sebagai bentuk pemberdayaan pemuda di Gondang Wetan, Minggu (1/11/2020).

MAKESTA tersebut diadakan di Balai Desa Sarang Sentul Kecamatan Gondang Wetang yang berlangsung selama 2 (dua) hari, terhitung dari tanggal 31 Oktober 2020 s.d. 1 November 2020. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, kegiatan itu diikuti oleh 76 peserta dari Kecamatan Gondang Wetan dengan penuh semangat dan rasa khidmat yang tinggi meskipun hujan lebat mengguyur wilayah di sekitar tempat berlangsungnya kegiatan tersebut. Selain para peserta, kegiatan tersebut dihadiri pula oleh jajaran pengurus dan anggota Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) lainnya.

Dalam sambutannya, Bapak Sholeh Abdulloh, Wakil Ketua PAC ANSOR Gondang Wetan menyampaikan terimakasih kepada pemuda Gondang Wetan khususnya kader IPNU-IPPNU yang telah menghidupkan NU di Kecamatan Gondang Wetan, serta berharap agar pemuda Gondang Wetan tetap mau mengabdi terhadap NU sampai pada jenjang tertinggi.

Sementara itu, Rekanita Dina Madaniah, Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas semangat peserta dalam mengikuti kegiatan MAKESTA tersebut, dan tak lupa Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut juga memberikan jargon-jargon tertentu terhadap peserta yang hadir sehingga dapat memompa semangat peserta menjadi lebih tinggi lagi dalam mengikuti kegiatan sampai selesai.

“Saya yakin pulang dari sini kalian akan menjadi kader yang militan. Karena dalam keadaan hujan begini, kalau kalian tidak berniat sungguh-sungguh mengikuti Makesta, saya yakin kalian akan memilih pulang,” ucap Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selain itu, sambutan dari Ketua PAC IPNU Gondang Wetan diwakili oleh rekan Birrul Alim, berharap penuh terhadap kader IPNU-IPPNU yang mengikuti Makesta tersebut dapat meneruskan perjuangan kader IPNU-IPPNU saat ini dan sebelum-sebelumnya.

Kontributor: Dewi Rizky Itsnaini

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • MWCNU Tosari Miliki Keragaman Agama Tinggi, PCNU Pasuruan Dorong Metode Dakwah Adaptif

    MWCNU Tosari Miliki Keragaman Agama Tinggi, PCNU Pasuruan Dorong Metode Dakwah Adaptif

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Tosari, NU Pasuruan Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus Taufiq Abdurahman, menyampaikan bahwa Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tosari merupakan wilayah dengan tingkat keragaman agama yang cukup tinggi. Karena itu, pendekatan dakwah yang digunakan perlu menyesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat setempat. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan PCNU […]

  • ISNU Pasuruan Hibahkan Buku ke Kampus se-Pulau Jawa

    ISNU Pasuruan Hibahkan Buku ke Kampus se-Pulau Jawa

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Sebagai sumbangsih sarjana Nahdliyin kepada umat, Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasururan menghibahkan buku terbitannya ke berbagai perpustakaan kampus UIN, IAIN, dan UNU se pulau Jawa. Hibah buku ini diserahkan secara simbolis kepada beberapa pengelola perpustakaan kampus dan Pengurus Wilayah (PW) ISNU Jawa Timur pada momentum buka bersama […]

  • Raih 8 Juara di NU Award Jatim, PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Tasyakuran

    Raih 8 Juara di NU Award Jatim, PCNU Kabupaten Pasuruan Gelar Tasyakuran

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2023
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Tasyakuran atas capaian organisasi di ajang NU Award Jawa Timur. Tasyakuran dilaksanakan di Rest Area Pohgading dan Cafe Ngopi Tak Pernah Ingkar Janji, Kecamatan Pasrepan, Sabtu (25/3/2023). PCNU Kabupaten Pasuruan berhasil meraih 8 juara dalam acara penganugerahan dan penyerahan hadiah NU Award Jatim di aula […]

  • LAZISNU  Pasuruan Salurkan Beasiswa untuk Siswa Kurang Mampu

    LAZISNU Pasuruan Salurkan Beasiswa untuk Siswa Kurang Mampu

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat dan Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Melalui program unggulan LAZISNU Cerdas lembaga ini menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa-siswi kurang mampu pada Ahad (10/5/2026). Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan Nur Kholis Majid menegaskan bahwa […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.304
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca