Breaking News
light_mode

Diguyur Hujan, Kader IPNU-IPPNU Gondang Wetan Tetap Semangat & Khidmat Ikuti Makesta

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
  • visibility 909
  • comment 0 komentar

Pemuda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya, setiap pemuda harus diberdayakan secara maksimal supaya keberadaannya dapat memberikan dampak signifikan khususnya untuk lingkungan sekitar. Oleh karena itu, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Gondangwetan mengadakan Kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) sebagai bentuk pemberdayaan pemuda di Gondang Wetan, Minggu (1/11/2020).

MAKESTA tersebut diadakan di Balai Desa Sarang Sentul Kecamatan Gondang Wetang yang berlangsung selama 2 (dua) hari, terhitung dari tanggal 31 Oktober 2020 s.d. 1 November 2020. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, kegiatan itu diikuti oleh 76 peserta dari Kecamatan Gondang Wetan dengan penuh semangat dan rasa khidmat yang tinggi meskipun hujan lebat mengguyur wilayah di sekitar tempat berlangsungnya kegiatan tersebut. Selain para peserta, kegiatan tersebut dihadiri pula oleh jajaran pengurus dan anggota Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) lainnya.

Dalam sambutannya, Bapak Sholeh Abdulloh, Wakil Ketua PAC ANSOR Gondang Wetan menyampaikan terimakasih kepada pemuda Gondang Wetan khususnya kader IPNU-IPPNU yang telah menghidupkan NU di Kecamatan Gondang Wetan, serta berharap agar pemuda Gondang Wetan tetap mau mengabdi terhadap NU sampai pada jenjang tertinggi.

Sementara itu, Rekanita Dina Madaniah, Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas semangat peserta dalam mengikuti kegiatan MAKESTA tersebut, dan tak lupa Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut juga memberikan jargon-jargon tertentu terhadap peserta yang hadir sehingga dapat memompa semangat peserta menjadi lebih tinggi lagi dalam mengikuti kegiatan sampai selesai.

“Saya yakin pulang dari sini kalian akan menjadi kader yang militan. Karena dalam keadaan hujan begini, kalau kalian tidak berniat sungguh-sungguh mengikuti Makesta, saya yakin kalian akan memilih pulang,” ucap Ketua PC IPPNU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selain itu, sambutan dari Ketua PAC IPNU Gondang Wetan diwakili oleh rekan Birrul Alim, berharap penuh terhadap kader IPNU-IPPNU yang mengikuti Makesta tersebut dapat meneruskan perjuangan kader IPNU-IPPNU saat ini dan sebelum-sebelumnya.

Kontributor: Dewi Rizky Itsnaini

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Konservasi Air Berbasis Pesantren, Jadi Kado Harlah NU ke-96 di Pasuruan

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • visibility 830
    • 0Komentar

    Peresmian Program Pelestarian Lingkungan melalui Konservasi Air, Rabu, 20 Maret 2019 bertempat di Pondok Pesantren Al-Yasini Wonorejo Pasuruan, jadi kado spesial dalam rangkaian Haflah NU ke-96 di Pasuruan. Kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir dari tindak lanjut program pada bulan November 2018, yakni mulai dari bimtek konservasi air, praktek bertanam dan budidaya ikan melalui media Aquaponik, […]

  • ISNU Pasuruan dan Pemkab Pasuruan Gelar MoU Implementasi Perguruan Tinggi

    ISNU Pasuruan dan Pemkab Pasuruan Gelar MoU Implementasi Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sab, 29 Jun 2024
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Hotel Dalwa, Jum’at, (29/06/2024).  Objek kesepakatan ini adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan teknologi untuk pengembangan pembangunan di Kabupaten Pasuruan. “Tujuan kesepakatan bersama ini adalah meningkatkan fungsi fungsi kepemerintahan, pembangunan dan […]

  • KH Imron Mutamakkin Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Pahami Karakter Murid

    KH Imron Mutamakkin Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Pahami Karakter Murid

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Matematika dengan Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) di Aula Rumah Inovasi LP Ma’arif NU Kabupaten Pasuruan, Sabtu–Ahad (9–10/08/2025). Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa setiap guru wajib meningkatkan kualitas […]

  • Rejoso dan Grati Kembali Banjir, NU Pasuruan Bantu Korban Hingga Galang Dana

    Rejoso dan Grati Kembali Banjir, NU Pasuruan Bantu Korban Hingga Galang Dana

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan melakukan asesmen, galang dana, dan penyaluran bantuan korban banjir di Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Grati. Setidaknya, ribuan warga terdampak banjir. Tim Asesmen, Zainul Arifin menyebutkan, empat desa di Kecamatan Rejoso dan satu desa di Kecamatan Grati tergenang banjir sejak Jumat (10/2/2023). “Mulai dari Desa Toyaning, Desa […]

  • Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    Kisah Ketua NU Pasuruan Ketika Menjadi Ketua Ishari NU Kejayan

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • visibility 911
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Setiap orang pasti memiliki kisah tersendiri ketika diamanahi menjadi seororang pemimin diantranya adalah Ketua Pengurus Cabang Nahti dlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamkkin mengatakan, sebelum saya menjadi ketua PCNU saya pernah menjadi ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) NU Kejayan. Hal itu diungkapkan pada saat […]

  • Ilustrasi. Sumber: wellytania22blogspot.com

    Wak Abah – Puisi Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • visibility 765
    • 0Komentar

    WAK ABAH Karya Haidar Hafeez Masih seperti tadi siang, cerita itu aku simak.Dia bercerita saat aku kelas satu tsanawiyahBila dia sebenarnya Hizbullah.Milisi separatis versi Belanda Tidak akon-akon, tetapi dia katakan dengan bukti punggung terkilir.Dengan sisa luka memar yang terlihat menjelang wafat.Dia patah tulang pahaBekas aniaya Belanda saat dia pasukan Hizbullah TidakDia tidak ngibul.Dia Ma’shum sang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca