Breaking News
light_mode

Khutbah Jumat : Nafi’un li ghairihi

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
  • visibility 1.817
  • comment 0 komentar

ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ูู„ู„ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูŽ ุฎูŽู„ู’ู‚ูŽ ุงู’ู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุนูŽุฏูŽู‘ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุนู’ุทู‰ูŽู‡ู ู†ููˆู’ุฑูŽ ุงู’ู„ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ู ููŽุฒูŽูŠูŽู‘ู†ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‘ู…ูŽู‡ู ุงู„ู’ุจูŽูŠูŽุงู†ูŽ ููŽู‚ูŽุฏูŽู‘ู…ูŽู‡ู ุจูู‡ู ูˆูŽููŽุถูŽู‘ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽูุงูŽุถูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ุฎูŽุฒูŽุงุฆูู†ูŽ ุงู„ู’ุนูู„ููˆู’ู…ู ููŽุฃูŽูƒู’ู…ูŽู„ูŽู‡ูุŒ  ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู  ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฅูู„ู‡ูŽ  ุงูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ู  ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู  ู„ุงูŽุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ  ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏุงู‹ ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ูุŒ ุงูŽู…ูŽู‘ุง ุจูŽุนู’ุฏูุŒ ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฃููˆู’ุตููŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฅููŠูŽู‘ุงูŠูŽ ุจูุชูŽู‚ู’ูˆูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฒูŽ ุงู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููˆู’ู†ูŽุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰: ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุงุชูŽู‘ู‚ููˆู’ุง ุฑูŽุจูŽู‘ูƒูู…ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู‘ู†ู’ ู†ูŽูู’ุณู ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู ูˆูŽุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุจูŽุซูŽู‘ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุฑูุฌูŽุงู„ุงู‹ ูƒูŽุซููŠู’ุฑู‹ุง ูˆูŽู†ูุณูŽุขุกู‹ ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ ุชูŽุณูŽุขุกูŽู„ููˆู’ู†ูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุญูŽุงู…ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฑูŽู‚ููŠู’ุจู‹ุง

Kaum muslimin rahimakumullah,

Puji syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang banyak tak terhitung dan tak henti-henti kepada kita. Kemudian shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad SAW, keluarga, para sahabatnya, dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Khotib mewasiatkan kepada diri khotib pribadi dan jamaah sekalian agar senantiasa bertakwa kepada Allah. Karena ketakwaan adalah kebahagiaan di dunia dan kesuksesan di akhirat.

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,

Suatu hari, sepeninggal Rasulullah SAW, Abu Hurairah r.a. beri’tikaf di masjid Nabawi. Ia tertarik ketika mengetahui ada seseorang di masjid yang sama, duduk bersedih di pojok masjid. Abu Hurairah pun menghampirinya. Menanyakan ada apa gerangan hingga ia tampak bersedih. Setelah mengetahui masalah yang menimpa orang itu, Abu Hurairah pun segera menawarkan bantuan.

“Mari keluar bersamaku wahai saudara, aku akan memenuhi keperluanmu,” ajak Abu Hurairah.

“Apakah kau akan meninggalkan i’tikaf demi menolongku?” tanya orang tersebut terkejut.

“Ya. Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Sungguh berjalannya seseorang diantara kamu untuk memenuhi kebutuhan saudaranya, lebih baik baginya daripada i’tikaf di masjidku ini selama sebulan'”

Sebagaimana Abu Hurairah, seorang Muslim seharusnya juga memiliki keterpanggilan untuk menolong saudaranya, memiliki jiwa dan semangat memberi manfaat kepada sesama, memiliki karakter Nafi’un li ghairihi.

Kebaikan seseorang, salah satu tandanya adalah kemanfaatannya bagi orang lain. Keterpanggilan nuraninya untuk membantu menyelesaikan masalah orang lain. Bahkan manusia terbaik adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

ุฎูŠุฑ ุงู„ู†ุงุณ ุฃู†ูุนู‡ู… ู„ู„ู†ุงุณ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”

Siapapun Muslim itu, di manapun ia berada, apapun pekerjaannya, ia memiliki orientasi untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Seorang Muslim bukanlah manusia egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri. Ia juga peduli dengan orang lain dan selalu berusaha memberikan manfaat kepada orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

ูƒูู„ูู‘ ุณูู„ุงูŽู…ูŽู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูƒูู„ูŽู‘ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุชูŽุทู’ู„ูุนู ูููŠู‡ู ุงู„ุดูŽู‘ู…ู’ุณู ุŒ ูŠูŽุนู’ุฏูู„ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุงูุซู’ู†ูŽูŠู’ู†ู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ุŒ ูˆูŽูŠูุนููŠู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฏูŽุงุจูŽู‘ุชูู‡ู  ููŽูŠูŽุญู’ู…ูู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ู…ูŽุชูŽุงุนูŽู‡ู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ุŒ ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽู„ูู…ูŽุฉู ุงู„ุทูŽู‘ูŠูู‘ุจูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ุŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุฎูŽุทู’ูˆูŽุฉู ูŠูŽุฎู’ุทููˆู‡ูŽุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ุŒ ูˆูŽูŠูู…ููŠุทู ุงู„ุฃูŽุฐูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู‚ู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ


“Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedekah setiap harinya mulai matahari terbit. Berbuat adil antara dua orang adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik adalah sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah. (HR. Bukhari)”

Demikianlah Muslim, demikianlah Mukmin. Ia senantiasa terpanggil untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, nafi’un li ghairihi. Seorang Muslim yang menjadi pedagang atau pebisnis, orientasinya bukanlah sekedar meraup untung sebesar-besarnya, tetapi orientasinya adalah bagaimana ia memberikan manfaat kepada orang lain, membantu mereka memperoleh apa yang mereka butuhkan. Dengan demikian, pedagang dan pebisnis Muslim pantang menipu customernya, ia bahkan memberikan yang terbaik kepada mereka, dan pada saat dibutuhkan menjadi konsultan serta memberikan pilihan-pilihan yang lebih baik.

Seorang Muslim yang menjadi guru, orientasinya bukanlah sekedar mengajar lalu setiap bulan mendapatkan gaji, tetapi orientasinya adalah bagaimana ia memberikan manfaat terbaik kepada peserta didiknya, ia mengasihi mereka seperti mengasihi putranya sendiri, dan ia selalu memikirkan bagaimana cara terbaik dalam melakukan pewarisan ilmu sehingg peserta didiknya lebih cerdas, lebih kompeten dan berkarakter.

Seorang Muslim yang menjadi dokter, orientasinya adalah bagaimana ia memberikan pelayanan terbaik kepada pasiennya, ia sangat berharap kesembuhan dan kesehatan mereka, melakukan yang terbaik bagi kesembuhan dan kesehatan mereka.

Jama’ah Jum’ah yang dirahmati Allah

Kelihatannya, memberikan manfaat kepada orang lain, membantu dan menolong sesama itu membuat waktu kita tersita, harta kita berkurang, tenaga dan pikiran kita terporsir. Namun sesungguhnya, saat kita memberikan manfaat kepada orang lain, pada hakikatnya kita sedang menanam kebaikan untuk diri kita sendiri. Jika kita menolong orang lain, Allah akan menolong kita.

Allah SWT berfirman:

ุฅูู†ู’ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู’ุชูู…ู’ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู„ูุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri”

Rasulullah SAW bersabda: 

ู…ูŽู†ู’ ู†ูŽููŽู‘ุณูŽ ุนูŽู†ู’ ู…ูุคู’ู…ูู†ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ูƒูุฑูŽุจู ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ู†ูŽููŽู‘ุณูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ูƒูุฑู’ุจูŽุฉู‹ ู…ูู†ู’ ูƒูุฑูŽุจู ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุณูŽู‘ุฑูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุนู’ุณูุฑู ูŠูŽุณูŽู‘ุฑูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ููู‰ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู

“Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan2 dunia, Allah akan menyelesaikan kesulitan2nya di hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat (HR. Muslim)”

Sidang jum’at yang dirahmati Allah.

Dengan apa kita memberikan manfaat kepada orang lain? Dalam bentuk apa nafi’un li ghairihi kita wujudkan? Sesungguhnya setiap manusia memiliki banyak potensi untuk itu.

Pertama, dengan ilmu. Yakni ilmu yang dianugerahkan Allah kepada kita, kita bagikan kepada orang lain. Kita mengajari orang lain, melatih orang lain, dan memberdayakan mereka. Ilmu ini tidak terbatas pada ilmu agama, tetapi juga ilmu dunia baik berupa pengetahuan, keterampilan hidup, serta keahlian dan profesi.

Kedua, dengan harta. Kita manfaatkan harta yang dianugerahkan Allah untuk membantu sesama. Yang wajib tentu saja adalah dengan zakat ketika harta itu telah mencapai nishab dan haulnya. Setelah zakat ada infaq dan sedekah yang memiliki ruang lebih luas dan tak terbatas.

Ketiga, dengan waktu dan tenaga. Yakni ketika kita mendengar keluhan orang lain, membantu mereka melakukan sesuatu, membantu menyelesaikan urusan mereka, dan sebagainya.

Keempat, dengan tutur kata. Yakni perkataan kita yang baik, yang memotivasi, yang menenangkan dan mengajak kepada kebaikan.

Kelima, dengan sikap kita. Sikap yang paling mudah adalah keramahan kita kepada sesama, serta senyum kita di hadapan orang lain. Sederhana, mudah dilakukan, dan itu termasuk memberikan kemanfaatan kepada orang lain.

Kelima hal nafi’un li ghairihi itu, jika kita lakukan dengan ikhlas, Allah akan membalasnya dengan kebaikan dan pahala.

ููŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ู’ ู…ูุซู’ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฐูŽุฑูŽู‘ุฉู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ูŠูŽุฑูŽู‡ู

ุจุงูŽุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู„ููŠู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูููŠู’ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุกูŽุงู†ู ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ู ูˆูŽู†ูŽููŽุนูŽู†ูู‰ ูˆูŽุฅููŠุงูŽู‘ูƒูู…ู’ ุจูู…ุงูŽ ูููŠู’ู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู’ู„ุขูŽูŠุงูŽุชู ูˆูŽุงู„ุฐูู‘ูƒู’ุฑู ุงู„ู’ุญูŽูƒููŠู’ู…ู. ูˆูŽุชูŽู‚ูŽุจูŽู‘ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู…ูู†ูู‘ูŠ ูˆูŽู…ูู†ู’ูƒูู…ู’ ุชูู„ุงูŽูˆูŽุชูŽู‡ู ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู‡ููˆูŽุงู’ู„ุบูŽูููˆู’ุฑู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู’ู…ู.

Khutbah Kedua

ุงูŽู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ู‡ู ุญูŽู…ู’ุฏู‹ุง ูƒูŽุซููŠู’ุฑู‹ุง ูƒูŽู…ูŽุง ุงูŽู…ูŽุฑูŽ. ูˆูŽุงูŽุดู’ู‡ูŽุฏูุงูŽู†ู’ ู„ุงูŽุงูู„ู‡ูŽ ุงูู„ุงูŽู‘ู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ ู„ุงูŽุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ุงูุฑู’ุบูŽุงู…ู‹ุง ู„ูู…ูŽู†ู’ ุฌูŽุญูŽุฏูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽูƒูŽููŽุฑูŽ. ูˆูŽุงูŽุดู’ู‡ูŽุฏูุงูŽู†ูŽู‘ ุณูŽูŠูู‘ุฏูŽู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูุงู’ู„ุงูู†ู’ุณู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุดูŽุฑู. ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุงูŽู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ู…ูŽุงุงุชูŽู‘ุตูŽู„ูŽุชู’ ุนูŽูŠู’ู†ูŒ ุจูู†ูŽุธูŽุฑู ูˆูŽุงูุฐูู†ูŒ ุจูุฎูŽุจูŽุฑู

ุงูŽู…ูŽู‘ุง ุจูŽุนู’ุฏู : ููŽูŠูŽุงุงูŽ ูŠูู‘ู‡ูŽุงุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู !! ุงูุชูŽู‘ู‚ููˆุงุงู„ู„ู‡ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽ. ูˆูŽุฐูŽุฑููˆุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุงุธูŽู‡ูŽุฑูŽูˆูŽู…ูŽุงุจูŽุทูŽู†ู’. ูˆูŽุญูŽุงููุธููˆู’ุงุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ุทูŽู‘ุงุนูŽุฉู ูˆูŽุญูุถููˆู’ุฑู ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู. ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ุงุงูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุฃูŽู…ู’ุฑู ุจูŽุฏูŽุฃูŽูููŠู’ู‡ู ุจูู†ูŽูู’ุณูู‡ู. ูˆูŽุซูŽู†ูŽู‘ู‰ ุจูู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ู‚ูุฏู’ุณูู‡ู. ูŠูŽุงุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู‚ููˆู„ููˆุง ู‚ูŽูˆู’ู„ุง ุณูŽุฏููŠุฏู‹ุง * ูŠูุตู’ู„ูุญู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุบู’ููุฑู’ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุฐูู†ููˆุจูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุทูุนู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฒูŽ ููŽูˆู’ุฒู‹ุง ุนูŽุธููŠู…ู‹ุง. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฒูŽู„ู’ ู‚ูŽุงุฆูู„ุงู‹ุนูŽู„ููŠู’ู…ู‹ุง: ุงูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู’ู†ูŽ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ู’ ูŠูŽุงูŽ ูŠูู‘ู‡ูŽุงุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆู’ุงุตูŽู„ูู‘ูˆู’ุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ููˆู’ุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู’ู…ู‹ุง. ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุงูŽู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู. ูƒูŽู…ูŽุงุตูŽู„ูŽู‘ูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุงูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ู‰ูŽ ุงูŽู„ู ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ุงูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ. ููŠ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ ุงูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ

ุงูŽู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู’ู„ุงูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู’ู„ุงูŽู…ู’ูˆูŽุงุชู ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ูŠูŽุงูˆูŽุงู‡ูุจูŽ ุงู„ู’ุนูŽุทููŠูŽู‘ุงุชู. ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽุฑูู†ูŽุง ุงู„ู’ุญูŽู‚ูŽู‘ ุญูŽู‚ู‹ู‘ุง ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงุชูู‘ุจูŽุงุนูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุฑูู†ูŽุง ุงู„ู’ุจูŽุงุทูู„ูŽ ุจุงูŽุทูู„ุงู‹ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงุฌู’ุชูู†ูŽุงุจูŽู‡ู. ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุงุงูŽุชูู†ูŽุงููู‰ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽููู‰ ุงู’ู„ุงูŽุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู

ุนูุจูŽุงุฏูŽุงู„ู„ู‡ ุงูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูŠูŽุฃู’ู…ูุฑู ุจูุงู„ู’ุนูŽุฏู’ู„ู ูˆูŽุงู’ู„ุงูุญู’ุณูŽุงู†ู ูˆูŽุงููŠู’ุชูŽุงุกูุฐูู‰ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุจูŽู‰ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ู‡ูŽู‰ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ููŽุญู’ุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุบู’ู‰ู ูŠูŽุนูุธููƒูู…ู’ ู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒูŽู‘ุฑููˆู’ู†ูŽ ููŽุงุฐู’ูƒูุฑููˆุงุงู„ู„ู‡ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุธููŠู’ู…ู ูŠุฐูƒุฑูƒู… ูˆูŽุงุดู’ูƒูุฑููˆู‡ู ุนูŽู„ู‰ูŽ ู†ูุนูŽู…ูู‡ู ูŠูŽุฒูุฏู’ูƒูู…ู’. ูˆูŽู„ูŽุฐููƒู’ุฑูุงู„ู„ู‡ู ุงูŽูƒู’ุจูŽุฑู

Oleh : Dr. H Ahda Arafat, M.A
– Ketua PC LDNU Kabupaten Pasuruan
– Wakil Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jawa Timur
– Khodimul Maโ€™had Pondok Pesantren Al Hidayah Sukorejo Pasuruan

  • Penulis: NU Pasuruan
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju 23 Madrasah Inovatif, Ma’arif NU Pasuruan Gelar Program Pendampingan

    • calendar_month Rab, 4 Jul 2018
    • visibility 681
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan mutu Pendidikan dan Merintis Sekolah/Madrasah Unggulan, Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (PC. LP. Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan gelar Program Pendampingan Sekolah/Madrasah Inovasi Unggulan, Jum’at-Sabtu, 29-30 Juni 2018 bertempat di SMA Excellent Al-Yasini Kompleks Pondok Pesantren Al-Yasini Areng-Areng Wonorejo Pasuruan.

  • Peduli Kesehatan Pelajar, IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Bersama RS Bangil Akan Bentuk PKKP

    Peduli Kesehatan Pelajar, IPNU-IPPNU Kabupaten Pasuruan Bersama RS Bangil Akan Bentuk PKKP

    • calendar_month Ming, 7 Mar 2021
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Kabupaten PasuruanPimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Pembinaan dan Bimbingan Teknis Duta Online Kesehatan Anak Remaja, yang disingkat menjadi DOKAR, Jumat (5/3/2021) bertempat di Aula KH. Ahmad Djufri Graha PCNU, Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Menurut Dwi Marta, selaku Ketua IPPNU, selain […]

  • Menuju Santri Yang Mampu Melayani Masyarakat, Ponpes Sabilul Muttaqin Rutin Gelar Diklat Tajhizul Mayit

    • calendar_month Sel, 25 Des 2018
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Agus H. Muhammad Nawawi, Putra Pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin Karangayar Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa Pelaksanaan Diklat Tajhizul Mayit sebagai salah satu cara dalam upaya mewujudkan Dawuh Romo KH. AD Rahman Syakur. “KH. AD Rahman Syakur pernah dawuh, santri iku kudu ngerti lan iso melayani kebutuhane masyarakat,” kenang Ketua Lazisnu PCNU Kabupaten Pasuruan […]

  • Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    Ketua Ranting NU Jetis Pernah Jadi Pasukan Berani Mati Gus Dur, Ini Ceritanya

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Sidogiri, NU PasuruanUstadz M Samian selaku Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Jetis, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sidogiri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, rupanya pernah menjadi Pasukan Berani Mati mendukung KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dirinya berangkat ke Jakarta untuk melawan persekongkolan politik dalam upaya menjatuhkan Gus Dur sebagai Presiden […]

  • GP Ansor dan Polres Pasuruan Sepakat Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Sosial

    GP Ansor dan Polres Pasuruan Sepakat Perkuat Kolaborasi Jaga Stabilitas Sosial

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasuruan melakukan kunjungan silaturahmi ke Polres Pasuruan di Kantor Bale Paseban, Senin (19/05/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi dan membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dan aparat keamanan. Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim, menyampaikan bahwa hubungan yang positif dan […]

  • KH Imron Mutamakkin : Zakat Fitrah Wujud Kepedulian Sosial dan Penyempurna Puasa

    KH Imron Mutamakkin : Zakat Fitrah Wujud Kepedulian Sosial dan Penyempurna Puasa

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kejayan, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa kewajiban zakat fitrah merupakan bentuk kepedulian sosial dan empati umat Islam terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya kaum fakir dan miskin. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Ngaji Tafsir Ayatul Ahkam di Pondok Pesantren Besuk, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (28/02/2026). Menurutnya, golongan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca