Breaking News
light_mode

Kisah Dibalik Keberhasilan Gus Arafat Meraih Doktor

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
  • visibility 1.218
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Cukup banyak mahasiswa menempuh Program Studi (Prodi) yang tak sesuai dengan harapannya. Meskipun, banyak dari mereka yang menjadi sukses usai lulus dengan prodi tersebut.

Hal itu, ternyata pernah dialami oleh Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus M Ahda Arafat.

“Saya kepingin, kamu kepingin, kita kepingin namun Allah punya kehendak lain yang bisa mengantarkan kita lebih sukses,” ujarnya di ‘Majelis Rindu: Never Sambat, Loss Bahagia’ yang berempat di Aula KH Achmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/08/2022).

Ia bercerita, pilihan pertama prodi yang ditulis di formulir pendaftaran adalah pendidikan bahasa Inggris (PHBI). Sedangkan pilihan kedua, Ia pasrahkan kepada kedua orang tua.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya pilih. Akhirnya saya serahkan pilihan kedua kepada orang tua. Saya pasrah,” imbuhnya.

Ternyata, prodi pilihan orang tua adalah Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Padahal, dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), Ia tak berminat dengan mata pelajaran Bahasa Arab.

“Saya hanya tes di satu kampus. Jadi terpaksa harus mengambil prodi PBA,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Ashomadiyah, Kecamatan Sukorejo.

Terlepas dari itu, Ia akhirnya mengerti hikmah dari peristiwa tersebut. Lebih-lebih berkat pilihan orang tua, Ia dapat lulus S1 tepat waktu. Kemudian lanjut kuliah S2 dan S3 dengan prodi PBA.

“Waktu itu saya berpikir. Jika saya keterima di PBI, belum tentu juga saya akan kuliah hingga S3. Namun karena kehendak Allah, saya bisa kuliah sampai doktor prodi PBA,” tuturnya.

Untuk itu, yakinlah jika jalan yang ditempuh dalam menuntut ilmu akan menjadi jalan terbaik sebagaimana janji yang ditetapkan oleh Allah SWT.

“Jika kalian mencari ilmu apapun dengan maksimal, maka yakinlah bahwa Allah tidak akan mengingkari janji-Nya,” pungkas seorang dai muda moderat yang tergabung dalam Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI) itu.

Penulis: M Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

  • Natalie Bryan

    Reach out to 100M web forms right away.

    Just like you got this form submissiomn and are perusing it currently, millions of website owners and managers will get your communication.

    ++ Check out: https://contactformleads.com now

    Advanced Precision outreach at scale with cost-effective pricing.

    – Engage with businesses at scale
    – Generate profits, inquiries, agreements
    – Deliver to the inboxes of millions starting at $22

    Boost your business instantly!

    ++ Check out: https://contactformleads.com now

    Whenever you choose to opt-out of subsequent correspondence from this email, kindly click the provided link: bit. ly/plsremovefrom
    Buelowstrasse 62, Atzelgift, CA, USA, 57629

    Balas17 Maret 2025 14:36

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    Penuh Sampah di Rumah Hingga Tepi Pantai, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Taman Ecobrick

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • visibility 674
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 8 mengelola sampah menjadi Taman Ecobrick. Pemanfaatan sampah plastik menjadi taman itu dibangun di area pelaksanaan Skylot, berada di tengah-tengah Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Senin-Jumat (21-25/8/2023). Anggota Kelompok […]

  • LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

    LPPNU Pasuruan Panen Udang Vanamei  Siap Ekspor Luar Negeri

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Imbas dari kemarau panjang maupun iklim yang kurang mendukung menyebabkan banyak petani yang sulit mendapatkan pemasukan namun hal ini tidak dirasakan oleh para petani udang. Dimusim panas kali ini mereka berhasil memanen udang vanamei 27 kwintal hasilnya banyak pengepul yang sudah menunggu hasil panen udang tersebut. Siapa sangka peteni udang venamei organik […]

  • NU Peduli  dan LAZISNU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis di Kecamatan Kraton

    NU Peduli  dan LAZISNU Pasuruan Gelar Pengobatan Gratis di Kecamatan Kraton

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan NU Peduli Kabupaten Pasuruan dan Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten menggelar bakti sosial  pengobatan gratis di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan Gus M Nawawi mengatakan, kegiatan NU Peduli akan rutin digelar setiap bulan bergilir setiap MWCNU naungan PCNU Kabupaten  Pasuruan sebagai […]

  • NU & UNICEF Bekerjasama Sosialisasikan Kebiasaan Baru Di Kabupaten Pasuruan

    NU & UNICEF Bekerjasama Sosialisasikan Kebiasaan Baru Di Kabupaten Pasuruan

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2020
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Sejak Tim Gugus Tugas Kabupaten Pasuruan menetapkan zona kuning untuk wilayah di Kabupaten Pasuruan, beberapa kegiatan telah banyak yang diselenggarakan. Misalnya, acara hajatan, pengajian serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya telah mulai digiatkan lagi. Namun, dengan perenggangan tersebut membuat disiplin protokol kesehatan semakin jarang dipatuhi. Oleh Karena itu, Tim NU Peduli Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca