Breaking News
light_mode

Kisah Dibalik Keberhasilan Gus Arafat Meraih Doktor

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
  • visibility 1.301
  • comment 1 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan
Cukup banyak mahasiswa menempuh Program Studi (Prodi) yang tak sesuai dengan harapannya. Meskipun, banyak dari mereka yang menjadi sukses usai lulus dengan prodi tersebut.

Hal itu, ternyata pernah dialami oleh Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, Gus M Ahda Arafat.

“Saya kepingin, kamu kepingin, kita kepingin namun Allah punya kehendak lain yang bisa mengantarkan kita lebih sukses,” ujarnya di ‘Majelis Rindu: Never Sambat, Loss Bahagia’ yang berempat di Aula KH Achmad Djufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/08/2022).

Ia bercerita, pilihan pertama prodi yang ditulis di formulir pendaftaran adalah pendidikan bahasa Inggris (PHBI). Sedangkan pilihan kedua, Ia pasrahkan kepada kedua orang tua.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya pilih. Akhirnya saya serahkan pilihan kedua kepada orang tua. Saya pasrah,” imbuhnya.

Ternyata, prodi pilihan orang tua adalah Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Padahal, dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), Ia tak berminat dengan mata pelajaran Bahasa Arab.

“Saya hanya tes di satu kampus. Jadi terpaksa harus mengambil prodi PBA,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Ashomadiyah, Kecamatan Sukorejo.

Terlepas dari itu, Ia akhirnya mengerti hikmah dari peristiwa tersebut. Lebih-lebih berkat pilihan orang tua, Ia dapat lulus S1 tepat waktu. Kemudian lanjut kuliah S2 dan S3 dengan prodi PBA.

“Waktu itu saya berpikir. Jika saya keterima di PBI, belum tentu juga saya akan kuliah hingga S3. Namun karena kehendak Allah, saya bisa kuliah sampai doktor prodi PBA,” tuturnya.

Untuk itu, yakinlah jika jalan yang ditempuh dalam menuntut ilmu akan menjadi jalan terbaik sebagaimana janji yang ditetapkan oleh Allah SWT.

“Jika kalian mencari ilmu apapun dengan maksimal, maka yakinlah bahwa Allah tidak akan mengingkari janji-Nya,” pungkas seorang dai muda moderat yang tergabung dalam Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDAI) itu.

Penulis: M Faisol
Editor: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (1)

  • Natalie Bryan

    Reach out to 100M web forms right away.

    Just like you got this form submissiomn and are perusing it currently, millions of website owners and managers will get your communication.

    ++ Check out: https://contactformleads.com now

    Advanced Precision outreach at scale with cost-effective pricing.

    – Engage with businesses at scale
    – Generate profits, inquiries, agreements
    – Deliver to the inboxes of millions starting at $22

    Boost your business instantly!

    ++ Check out: https://contactformleads.com now

    Whenever you choose to opt-out of subsequent correspondence from this email, kindly click the provided link: bit. ly/plsremovefrom
    Buelowstrasse 62, Atzelgift, CA, USA, 57629

    Balas17 Maret 2025 14:36

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penutupan Safari Ramadhan 2019, Kiai Muzakki Tegaskan Pentignya Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2019
    • visibility 464
    • 0Komentar

    KH. Muzakki Birrul Alim, Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menegaskan pentingnya Aswaja An-Nahdliyah milik Nahdlatul Ulama. “Zaman sakniki, boten cukup Ulama Ahlussunah Waljama’ah saja, tapi kudu ditambahi Annahdliyah. Ahlussunah Waljama’ah Annahdliyah,” ujarnya saat memberikan tausyiah dalam kegiatan Penutupan Safari Ramadhan PCNU Kabupaten Pasuruan 1440. Sabtu, 18 Mei 2019/14 Ramadhan 1440, bertempat […]

  • PAC IPNU-IPPNU Sukorejo Peringati Harlah IPNU ke 65 & IPPNU ke 64 tahun

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2019
    • visibility 867
    • 0Komentar

    Pimipinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU-IPPNU) Sukorejo peringati Hari Lahir IPNU ke 65 dan IPPNU ke 64 tahun, Minggu (31/3) di Balai Desa Lecari Kecamatan Sukorejo. Menurut Imam Muzakki salah satu Kader IPNU, tujuan kegiatan ini adalah selain menjadi ajang silaturrahim juga sebagai upaya penguatan komitmen […]

  • Innalillahi, KH Muzayyin Zahri Mustasyar MWCNU Purwosari Wafat

    Innalillahi, KH Muzayyin Zahri Mustasyar MWCNU Purwosari Wafat

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Purwosari, NU PasuruanInnalillahi wa inna ilaihi rajiun. Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Purwosari, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan berduka. Pasalnya, KH Muzayyin Zahri selaku Mustasyar MWCNU Purwosari wafat, Selasa (21/05/2024). Kabar wafatnya Gus Yin, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Mustarsyidin, Dusun Tegalan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari itu tersebar luas di media sosial. Dari flayer […]

  • Kiai Muzakki Tidak Pernah Absen Mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Selama 40 Tahun

    Kiai Muzakki Tidak Pernah Absen Mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Selama 40 Tahun

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Gondangwetan, NU Pasuruan Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan KH Muzakki Birul Alim merupakan sosok ulama yang tidak pernah absen mengajar di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. Hal itu diungkapkan oleh KH Mujib Imron pada saat memberikan tausiyah dihadapkan para jamaah yang melayat di Pondok Pesantren Hidayatullah, Desa Tampung, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, […]

  • Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    Memasuki Abad Kedua, LWP PBNU Minta PCNU Serius Mengelola Wakaf Uang

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Purworejo, NU PasuruanKetua Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Syaiful Munir menyebutkan, menuju abad kedua NU Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) diminta untuk memaksimalkan pengelolaan wakaf uang di daerahnya masing-masing. “Peran strategis itu (pengelolaan wakaf uang) banyak dimanfaatkan oleh kelompok di luar NU,” imbuhnya dalam kegiatan Seminar Literasi Wakaf di […]

  • Dies Maulidiyah Pertama, ITSNU Pasuruan Bersholawat Bersama Veve Zulfikar

    • calendar_month Sel, 26 Feb 2019
    • visibility 804
    • 1Komentar

    Genap usia 1 (satu) tahun, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan bakal selenggarakan Majelis Sholawat bersama Ustadz Zulfikar dan Veve Zulfikar, besok hari Rabu (27/02/2019) di Aula KH. A. Jufri PCNU kabupaten Pasuruan. Menurut Amidatus Shollihat Jamil selaku panitia, dalam Dies Maulidiyah pertama ini, juga akan ada penandatanganan MoU ITSNU Pasuruan dengan beberapa […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca