Breaking News
light_mode

Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
  • visibility 763
  • comment 0 komentar

Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni sebagaimana mahasiswa biasa, namun juga dituntut untuk memiliki akhlak yang baik sebagaimana seorang santri di Pondok Pesantren.

Oleh karena itu, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama – Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS) Pasuruan mengadakan acara maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 sebagai upaya menumbuhkan jiwa santri pada mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan, Kamis (22/10/2020).

Acara tersebut diadakan di Aula KH. Ahmad Jufri, kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Internal kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta mahasiswa se-Pasuruan Raya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh Jajaran pimpinan kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta Gus Haidar Hafidz Al Munjidi sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya Abu Amar Bustomi, M.Si., Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan menyampaikan harapannya terhadap mahasiswa-mahasiswi di Pasuruan khususnya kader PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan supaya kedepannya selalu dapat memberi manfaat terhadap lingkungan di sekitarnya terutama bagi kampusnya masing-masing.


“Saya berharap IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan semoga tetap menjadi pembawa berkah bagi kampus yang selalu ditunggu-tunggu aksinya.”

Sementara itu, Gus Haidar Hafidz Al Munjidi, Pembicara Utama dalam kegiatan tersebut mengungkap dan menerangkan puisi Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH. Hasyim Asy’ari yang diorasikan oleh Bung Tomo untuk membakar semangat juang para Santri dan Arek-arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH Hasyim Asy’ari yang dikumandangkan oleh Bung Tomo membakar semangat para santri hingga masyarakat dalam memperjuankan Indonesia, hingga membuat Jendral Mallaby tewas pada pertempuran 10 November oleh arek-arek Surabaya. Andai Resolusi Jihad 22 oktober tidak ada, maka mungkin saja Hari Pahlawan 10 November tidak akan terjadi,” ungkap gus haidar, panggilan akrabnya.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan tersebut tidak lain merupakan wujud pengawalan PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan. Yaitu, untuk mewujudkan mahasiswa berjiwa santri dan meneladani Nabi Muhammad.

“Kami PKPT ITSNU-STAIS PASURUAN siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita kampus, yaitu menjadi Mahasiswa yang Berjiwa Santri,” Kata Saiful Akbar, Ketua PKPT IPNU ITSNU-STAIS Pasuruan.

Kontributor: Arief Dzulkifli

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    Begini Cara Melawan Bahaya Konsumerisme Ala Gus Syarif

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • visibility 1.466
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Wakil Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pasuruan Gus Syarif Hidayatullah menerangkan metode agar tidak terjerumus kepada perilaku konsumerisme. Yakni kebiasaan seseorang dalam membeli sesuatu yang bertujuan untuk mencapai kepuasan dan status sosial. Bukan untuk tujuan memenuhi kebutuhan. “Kita sekarang berada di era yang mana gaya hidup menjadi tujuan […]

  • Makna Tradisi Mitoni Bagi Warga Purwosari Pasuruan

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • visibility 1.354
    • 0Komentar

    Tepatnya di desa tejowangi kecamatan Purwosari-Pasuruan, adat jawa mitoni atau juga disebut tingkeban yaitu tujuh bulanan usia kehamilan masih dilestarikan. Acara mitoni merupakan prosesi adat Jawa yang ditujukan pada ibu yang kandungannya mencapai usia tujuh bulan kehamilan. Mitoni sendiri berasal dari kata “pitu” yang artinya adalah angka tujuh. Meskipun begitu, pitu juga dapat diartikan sebagai […]

  • Agar Kinerja Optimal, NU Pasuruan Gelar Pembinaan Sekretaris Lembaga Tingkat Cabang

    Agar Kinerja Optimal, NU Pasuruan Gelar Pembinaan Sekretaris Lembaga Tingkat Cabang

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • visibility 917
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Monitoring Program Kerja Tahun 2023 dan Pembinaan Administrasi bagi seluruh Sekretaris Lembaga tingkat cabang Kegiatan dipusatkan di Aula Maarif, Gedung Rumah Inovasi, Kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Sabtu (27/05/2023). Sekretaris PCNU, KH Saiful Anam Chalim menegaskan, agar sekretaris lembaga menjalankan […]

  • Pendataan Aset NU, LWPNU Pasuruan Gelar MoU Hingga Pendirian LWP MWCNU

    Pendataan Aset NU, LWPNU Pasuruan Gelar MoU Hingga Pendirian LWP MWCNU

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanLembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi MoU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pasuruan di Aula KH Ahmad Djufri Graha PCNU, Kecamatan Pohjentrek, Rabu (23/2/2022). Ketua LWPNU Abdul Karim menyampaikan, kegiatan itu juga dalam rangka membentuk Majelis Wakil Cabang (MWC) LWPNU Se Kabupaten Pasuruan. “Nantinya LWPNU tingkat MWC harus mendata […]

  • Sajak “APA KABAR ADAM” karya Gus Haidar Hafeez

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2019
    • visibility 951
    • 0Komentar

    APA KABAR ADAM (Haidar Hafeez) . Nun jauh di angkasa raya Malaikat menikmati indah cahaya Malaikat saling bertanya Apakah itu cahaya nabi Adam Bukan itu cahaya kerasulan nabi Muhamad Dengan cahaya itu nabi Adam dianugerahi derajat tertinggi Dengan menjadi Adam di sorga Tercipta dari sari pati kebaikan di atas bumi Usai tuhan menggagal produksikan jin […]

  • Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    Dari Madin hingga AI: LP Ma’arif NU Pasuruan Susun Program Strategis di Raker 2025

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Jumat–Sabtu (18–19/07/2025). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, dalam arahannya menekankan pentingnya LP Ma’arif NU melakukan analisis terhadap potensi lembaga pendidikan dan peserta didik yang […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca