Breaking News
light_mode

Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
  • visibility 524
  • comment 0 komentar

Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni sebagaimana mahasiswa biasa, namun juga dituntut untuk memiliki akhlak yang baik sebagaimana seorang santri di Pondok Pesantren.

Oleh karena itu, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama – Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS) Pasuruan mengadakan acara maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 sebagai upaya menumbuhkan jiwa santri pada mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan, Kamis (22/10/2020).

Acara tersebut diadakan di Aula KH. Ahmad Jufri, kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Internal kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta mahasiswa se-Pasuruan Raya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh Jajaran pimpinan kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta Gus Haidar Hafidz Al Munjidi sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya Abu Amar Bustomi, M.Si., Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan menyampaikan harapannya terhadap mahasiswa-mahasiswi di Pasuruan khususnya kader PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan supaya kedepannya selalu dapat memberi manfaat terhadap lingkungan di sekitarnya terutama bagi kampusnya masing-masing.


“Saya berharap IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan semoga tetap menjadi pembawa berkah bagi kampus yang selalu ditunggu-tunggu aksinya.”

Sementara itu, Gus Haidar Hafidz Al Munjidi, Pembicara Utama dalam kegiatan tersebut mengungkap dan menerangkan puisi Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH. Hasyim Asy’ari yang diorasikan oleh Bung Tomo untuk membakar semangat juang para Santri dan Arek-arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH Hasyim Asy’ari yang dikumandangkan oleh Bung Tomo membakar semangat para santri hingga masyarakat dalam memperjuankan Indonesia, hingga membuat Jendral Mallaby tewas pada pertempuran 10 November oleh arek-arek Surabaya. Andai Resolusi Jihad 22 oktober tidak ada, maka mungkin saja Hari Pahlawan 10 November tidak akan terjadi,” ungkap gus haidar, panggilan akrabnya.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan tersebut tidak lain merupakan wujud pengawalan PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan. Yaitu, untuk mewujudkan mahasiswa berjiwa santri dan meneladani Nabi Muhammad.

“Kami PKPT ITSNU-STAIS PASURUAN siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita kampus, yaitu menjadi Mahasiswa yang Berjiwa Santri,” Kata Saiful Akbar, Ketua PKPT IPNU ITSNU-STAIS Pasuruan.

Kontributor: Arief Dzulkifli

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPBINU  Pasuruan Ikut Giat Bersih Lokasi Longsor di Tlogosari Tutur, Satu Warga Tewas Saat Selamatkan Ternak

    LPBINU Pasuruan Ikut Giat Bersih Lokasi Longsor di Tlogosari Tutur, Satu Warga Tewas Saat Selamatkan Ternak

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Tutur, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan melaksanakan giat bersih-bersih di lokasi terdampak tanah longsor di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membantu pemulihan lingkungan pascalongsor serta memastikan area kembali aman bagi warga. Musibah longsor yang terjadi pada Jumat malam (5/12/2025) […]

  • Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa kesenian bela diri memiliki peran strategis dalam membentengi Nahdlatul Ulama. Menurutnya, bela diri tidak sekadar tontonan, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga dan memperkuat agama. Hal itu diungkapkan pada saat Kenduri Kesenian Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan  di Halaman Universitas Nahdlatul […]

  • Melalui Istighosah Rutin Jum’at Legi, KH. Imron Mutamakkin Berpesan Agar Menggunakan Akhlak Ketika Mengkritik

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH. Imron Mutamakkin, berharap agar masyarakat dalam menyampaikan kritik yang bersifat membangun dan dalam menyampaikan kritik tersebut disertai dengan Akhlak. Mengkritik boleh, tapi kritik yang membangun. Dan disampaikan dengan Akhlakul Karimah”, disampaikan dalam Istighotsah Rutin Jum’at Legi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin MWC NU […]

  • Ramadlan, Iklan Sirup dan Kapitalisasi Agama

    Ramadlan, Iklan Sirup dan Kapitalisasi Agama

    • calendar_month Jum, 23 Apr 2021
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Hampir bisa dipastikan. Jika iklan sirup sudah berkali-kali ditayangkan di televisi, itu berarti Ramadlan sebentar lagi menjelang. Jika televisi mulai berlomba-lomba menayangkan program pengajian dan produk apapun dihubung-hubungkan dengan ibadah, fix Ramadlan telah menjelang. Menjalankan ibadah Ramadhan di negeri ini, bisa jadi godaannya lebih gawat daripada di negara minoritas Muslim, sekali pun. Mengapa? Karena konseptor […]

  • Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

    Begini Pesan Camat Grati di Konferancab V PAC IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 22 Mar 2021
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Grati, NU Kabupaten PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Grati melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) V, Sabtu (21/3/2021), bertempat di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Desa Triwung Kecamatan Grati. Konferancab tersebut dihadiri oleh ketua, sekretaris MWCNU, dan pengurus Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama […]

  • Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    Safari Ramadhan ke-6: KH. Imron Mutamakkin Ajak Ranting & MWC NU Lawan Radikalisme

    • calendar_month Sel, 29 Mei 2018
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Maraknya penyebaran faham Radikalisme, khususnya Radikalisme Agama yang merusak citra Islam, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan mengajak masyarakat, Pengurus Ranting, dan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU untuk mempersempit dan melawan penyebarannya dengan istiqomah menggadakan kegiatan-kegiatan Tradisi yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama.

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca