Breaking News
light_mode

Menuju Mahasiswa Santri, IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan Ngaji Bareng Gus Haidar Hafeez

  • account_circle Nuryanto
  • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
  • visibility 722
  • comment 0 komentar

Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama-Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (ITSNU-STAIS) Pasuruan merupakan Kampus yang beda dari kampus lain yang hanya menginginkan mahasiswanya memiliki kecerdasan, intelektual dan skill yang baik. Namun, ITSNU-STAIS Pasuruan merupakan kampus yang memadukan antara kehidupan mahasiswa dan pesantren. Sehingga, bukan hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan tinggi dan keahlian tertentu yang mumpuni sebagaimana mahasiswa biasa, namun juga dituntut untuk memiliki akhlak yang baik sebagaimana seorang santri di Pondok Pesantren.

Oleh karena itu, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama – Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS) Pasuruan mengadakan acara maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 sebagai upaya menumbuhkan jiwa santri pada mahasiswa ITSNU-STAIS Pasuruan, Kamis (22/10/2020).

Acara tersebut diadakan di Aula KH. Ahmad Jufri, kompleks Perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Desa Warung Dowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari Internal kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta mahasiswa se-Pasuruan Raya dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Selain itu, acara tersebut dihadiri oleh Jajaran pimpinan kampus ITSNU-STAIS Pasuruan serta Gus Haidar Hafidz Al Munjidi sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya Abu Amar Bustomi, M.Si., Rektor ITSNU-STAIS Pasuruan menyampaikan harapannya terhadap mahasiswa-mahasiswi di Pasuruan khususnya kader PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan supaya kedepannya selalu dapat memberi manfaat terhadap lingkungan di sekitarnya terutama bagi kampusnya masing-masing.


“Saya berharap IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan semoga tetap menjadi pembawa berkah bagi kampus yang selalu ditunggu-tunggu aksinya.”

Sementara itu, Gus Haidar Hafidz Al Munjidi, Pembicara Utama dalam kegiatan tersebut mengungkap dan menerangkan puisi Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH. Hasyim Asy’ari yang diorasikan oleh Bung Tomo untuk membakar semangat juang para Santri dan Arek-arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Resolusi jihad 22 Oktober NKRI Harga mati, NU sampai Mati, dari KH Hasyim Asy’ari yang dikumandangkan oleh Bung Tomo membakar semangat para santri hingga masyarakat dalam memperjuankan Indonesia, hingga membuat Jendral Mallaby tewas pada pertempuran 10 November oleh arek-arek Surabaya. Andai Resolusi Jihad 22 oktober tidak ada, maka mungkin saja Hari Pahlawan 10 November tidak akan terjadi,” ungkap gus haidar, panggilan akrabnya.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan tersebut tidak lain merupakan wujud pengawalan PKPT IPNU-IPPNU ITSNU-STAIS Pasuruan. Yaitu, untuk mewujudkan mahasiswa berjiwa santri dan meneladani Nabi Muhammad.

“Kami PKPT ITSNU-STAIS PASURUAN siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan cita-cita kampus, yaitu menjadi Mahasiswa yang Berjiwa Santri,” Kata Saiful Akbar, Ketua PKPT IPNU ITSNU-STAIS Pasuruan.

Kontributor: Arief Dzulkifli

Editor: Nuryanto

  • Penulis: Nuryanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Muhibbul Aman Aly: Lailatul Ijtima’ untuk membentengi Aswaja An-Nahdliyah

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Lailatul Ijtima’ menjadi kegiatan rutin sebagai bagian bentuk nyata dari upaya menjaga akidah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah. Kali ini digelar oleh MWC NU Sidogiri, Sabtu Malam (22/12/2018) bertempat di Musholla at-Thoyyibah Dusun Wangkal Desa Sidogiri. Acara tersebut dilakukan tiap bulan sekali, dilaksanakan bergiliran pada tiap Pengurus Ranting NU di Kecamatan Kraton MWC Sidogiri. Dalam mauidah […]

  • Ansor di Pasuruan Perkuat SDM Hadapi Transformasi Digital

    Ansor di Pasuruan Perkuat SDM Hadapi Transformasi Digital

    • calendar_month Ming, 28 Nov 2021
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Prigen, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan menggelar Rapat Kerja (Raker) di Villa Jalan Tengah Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu-Ahad (27-28/11/2021). Ketua PAC GP Ansor Panggungrejo Muhammad Adlan, menjelaskan tentang fokus raker untuk melakukan penguatan sumber daya manusia Ansor dalam menghadapi era transformasi digital. “Terima kasih atas […]

  • Gandeng IAINU Bangil, ISNU Pasuruan Akan Gelar Workshop Menulis Buku

    Gandeng IAINU Bangil, ISNU Pasuruan Akan Gelar Workshop Menulis Buku

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • visibility 738
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Pasuruan akan mengelar pelatihan workshop menullis buku bagi dosen Perguruan Tinggi Swasta Nahdaltul Ulama (PTSNU) se Kabupaten Pasuruan. Ketua ISNU Kabupaten Pasuruan Ahmad Adib Muhdi mengatakan, kegiatan kepenulisan kali ini merupakan kerja sama antara ISNU dengan Intitut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Bangil. […]

  • Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    Inovatif, Neem Oil Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek oleh Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • visibility 928
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dengan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan membuat inovasi Neem Oil dari Daun Mimba dan Stik Ikan Jenggelek. Hal itu dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi yang tergabung dalam kelompok 15 di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Penanggungjawab Kegiatan Karomatul Iqliyah menyebutkan, ekstrak Daun Mimba […]

  • KH Imron Mutamakkin Imtihan Harus Jadi Ajang Pembentukan Akhlak

    KH Imron Mutamakkin Imtihan Harus Jadi Ajang Pembentukan Akhlak

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Grati, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Istighosah rutin Jumat Legi PCNU Kabupaten Pasuruan di Masjid Sunan Kalijaga, Kecamatan Grati, Jumat (9/1/2026). Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak seluruh pengelola pondok pesantren dan madrasah diniyah untuk bersama-sama menjaga akhlak para santri dan anak didik, khususnya di musim imtihan yang […]

  • LFNU Pasuruan: Hilal Tidak Terlihat, Awal Ramadhan Ikut PBNU! Hari Selasa

    LFNU Pasuruan: Hilal Tidak Terlihat, Awal Ramadhan Ikut PBNU! Hari Selasa

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • visibility 699
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanHilal tidak terlihat. Hal itu berdasarkan hasil Rukyatul Hilal yang dilaksanakan olehPengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pasuruan di Gedung Mabna Abuya Hasan Lantai 12 Pondok Pesantren Darullughoh Wadda’wah (Dalwa), Kecamatan Bangil, Ahad (10/03/2024). “Dari beberapa metode yang kami terapkan,  hilal tidak terlihat. Maka menunggu hasil sidang yang dilakukan oleh Pengurus Besar […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca