Breaking News
light_mode

Halal Bihalal, ISNU Gerakan Fundraising Untuk RSNU Pasuruan

  • account_circle Muhajirin Yusuf
  • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pasuruan, gelar acara halal bihalal sekaligus fundraising untuk pembangunan rumah sakit Nahdhlatul Ulama (RSNU). Kegiatan ini bertempat di aula klinik Asyifa Pohjentrek pada Jumat (28/5/2021).

Masih dalam suasana Lebaran yang kental, Ketua PC ISNU Kab. Pasuruan Dr. Ahmad Adip Muhdi menyampaikan Selamat Idul fitri 1442 mohon maaf lahir batin pada silaturahmi yang ketat menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan kegiatan halal bihalal segenap pengurus ISNU mulai pengurus cabang, hingga PAC perwakilan dari majelis wakil cabang (MWC).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan KH. M. Imron Mutamakkin, dan beberapa pejabat lainnya. Dalam kegiatan ini selain halal bihalal, kata Adip Muhdi yaitu berkaitan juga dengan acara fundraising atau penggalangan dana untuk pembangunan rumah sakit milik warga NU. “ISNU ikut ambil bagian dalam penggalangan dana untuk membangun rumah sakit Nahdlatul Ulama (RSNU)” paparnya.

Dia menjelaskan, program penggalangan dana untuk donasi pembangunan RSNU akan disebar di semua kecamatan di Pasuruan. “Kita akan galang dana terus sebanyak-banyaknya, lembaga-lembaga dimana anggota kader bekerja juga kita akan fasilitasi supaya ikut berpartisipasi,” tambah Adip.

Perlu diketahui, penggalangan dana ini melibatkan pula penguru ISNU di MWC dan pelbagai lembaga lainnya. Dengan begitu, diharapkan dana yang dibutuhkan untuk membangun fasilitas umum bagi warga Nahdliyyin Pasuruan itu kian lekas terkumpul.

Nantinya sembilan belas perwakilan PAC dibawah naungan PC ISNU Kabupaten Pasuruan bertanggung jawab atas satu bendel tanda terima donatur pembangunan rumah sakit. Dimana setiap bendelnya terdiri dari 100 lembar tanda terima. Satu lembar tanda terima ini akan disebar ke masyarakat dengan mengganti dengan uang donasi sebesar 10 ribu rupiah.

“Dengan niat yang baik serta syiar agama, kita gerakan urunan menjadi gerakan kita para intelektual yang berpendidikan untuk kemandirian pembangunan rumah sakit NU. Agar tidak bergantung pada proposal-proposal” pungkas Aviciena yang bertanggung jawab sebagai kordinator fundraising PC ISNU Kabupaten Pasuruan itu.

Dalam acara yang hangat tersebut, salah satu kader ISNU Haji Saeri memaparkan gagasannya terkait pembangunan rumah sakit NU. Setiap lembar tanda donasi yang diterima seyogyanya dapat memberikan timbal balik pada para donatur. “Kalau bisa ketika donatur ini sakit dan berobat ke RSNU, dengan menunjukkan lembar donatur, RSNU dapat memberikan harga khusus, diskon atau sejenis saham lah.” Ungkap sarjana yang juga sebagai tuan rumah dalam acara ini.

Hal ini dapat menjaring lebih banyak lagi donatur yang akan ikut membantu dalam pembangunan rumah sakit. Selain itu, adanya timbal balik untuk para donatur menandakan masyarakat merasa dilibatkan dan kesan dari rumah sakit ini memang benar-benar milik bersama, bukan hanya segelintir orang.

Pendapat yang berilian tersebut langsung direspon oleh ketua PCNU yang hadir. Beliau sangat mengapresiasi masukan dari ISNU terkait timbal balik yang akan didapat oleh masyarakat nantinya. “Sebenarnya dulu akan dibuat model sejenis saham cuma pengelola RSNU saat ini masih bebentuk yayasan, itu artinya lembaga ini masih non profit dan urusan saham lebih rumit aturanya. Melibatkan banyak pihak seperti OJK dan lain sebagainya”.

Terkait usulan pemberian harga khusus dan diskon, beliau dapat menjamin bahwa semua masyarakat Pasuruan akan bisa merasakan harga dan layanan terbaik dari RSNU. Karena rumah sakit ini didirikan untuk kita semua. Menurut KH. Imron Mutamakkin, pembangunan rumah sakit NU ini merupakan salah satu program prioritas berdasarkan hasil Konferensi Cabang NU dalam bidang Kesehatan Masyarakat.

Terkait anggaran pembangunan, selain dari para jamaah dan masyarakat umum, juga dibantu dari Pemerintah Daerah. Terakhir, KH. M. Imron Mutamakkin, mengajak agar ISNU Pasuruan untuk terus kompak dalam mengawal dan membantu pembangunan Rumah sakit milik NU tersebut.

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: Muhajirin Yusuf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saatnya, Bersama Membangun Masjid yang Ramah Disabilitas

    Saatnya, Bersama Membangun Masjid yang Ramah Disabilitas

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Setiap orang Islam pasti selalu berusaha agar dapat melaksanakan sholat, mengikuti pengajian, dan lain-lain di Masjid, begitu pun dengan saudara-saudara kita, para penyandang disabilitas. Namun, tidak semua Masjid, desain bangunannya ramah terhadap disabilitas. Terdapat beberapa kesulitan para penyandang disabilitas ketika hendak menggunakan haknya untuk beribadah di masjid. Misalnya, tangga masjid yang terlalu tinggi, tidak ada […]

  • Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    Konfercab IPNU Di Masa Pandemi, Bupati Pasuruan Himbau Kader Tetap Bersinergi dan Kreatif

    • calendar_month Sen, 16 Nov 2020
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Ajang 2 (dua) tahunan, yaitu Konferensi Cabang (Konfercab) ke-18 Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan digelar secara meriah dalam sehari penuh di Aula KH. A. JUFRI Graha PCNU Kabupaten Pasuruan. Minggu (15/11/2020). Pada kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh pengurus Anak Cabang (Ancab) dan ranting se-Kabupaten Pasuruan saja. Namun, kader IPNU dari berbagai daerah, […]

  • KH Musyaffa Hasyim dan Imam Subagyo Terpilih Pimpin MWCNU Kraton Periode 2024-2029

    KH Musyaffa Hasyim dan Imam Subagyo Terpilih Pimpin MWCNU Kraton Periode 2024-2029

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Kraton, NU Pasuruan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kraton menggelar Konferensi Anak Cabang di MWCNU setempat, Ahad (6/05/2024). Dalam acara tersebut KH. Musyaffa’ Hasyim terpilih menjadi Rais Syuriah sedangkan Ustadz Imam Subagyo terpilih menjadi ketua tanfidziah MWCNU Kraton masa khidmat 2024-2029. Ustad Imam Subagyo Ketua MWCNU Kraton mengatakan, pada waktu terpilih lagi di konferensi, […]

  • Begini cara menjadi kader berkarakter

    Begini Caranya Menjadi Kader Berkarekter

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Pasrepan, NU PasuruanPimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Paserpan sukses menjadi fasilitator kegiatan Tindak Lanjut yang pertama Masa Kesetiaann Anggota (Makesta). Tiga Pimpinan Komisariat (PK) sekaligus, yakni PK Madrasah Aliyah (MA) Queen Zam-Zam, PK Madrasah Tsanawiyah (MTS) Abu Amr, dan PK Madrasah Aliyah (MA) Abu Amr […]

  • Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    Sambang Haji Gus Irsyad, PMII Pasuruan Diminta Cegah Radikalisme di Kalangan Milenial

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • visibility 281
    • 2Komentar

    Bangilan, NU PasuruanPengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menyambangi Bupati Pasuruan H M Irsyad Yusuf untuk mendapatkan barakah usai beribadah haji, Kamis (04/08/2022). Bupati Pasuruan menerima tamu di rumah dinasnya, Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Kelurahan Bangilan, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Ketua Umum PC PMII Pasuruan Ilyas Maulana Zidani mengucapkan, selamat datang […]

  • Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    Pesan KH Imron Mutamakkin Untuk Guru Madin di Pasuruan

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin menegaskan bahwa dalam menyusun kurikulum Madrasah Diniyah (Madin), perlu memperhatikan kapasitas anak didik serta pengembangan fungsi otak kanan dan kiri secara seimbang. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Workshop dan Review Kurikulum Madrasah Diniyah Wustha yang digelar di Aula Rumah Inovasi Ma’arif […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca