Breaking News
light_mode

Memastikan Integritas Penyelenggaraan Pemilu, Mempertahankan Dasar Demokrasi

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 30 Mei 2023
  • visibility 303
  • comment 0 komentar

Pemilihan umum merupakan pilar fundamental dalam sistem demokrasi, di mana rakyat memiliki hak untuk memilih pemimpin dan menentukan arah kebijakan negara. Integritas penyelenggaraan pemilu menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik, keadilan, dan keabsahan hasil pemilihan. Dalam konteks ini, integritas pemilu mengacu pada proses yang adil, transparan, bebas dari manipulasi, dan menghormati hak-hak dasar setiap pemilih.

Berikut alasan dari pentingnya integritas penyelenggaraan pemilu serta upaya yang harus dilakukan untuk memastikan proses pemilihan yang jujur dan berkualitas.

Pertama, integritas pemilu mencakup pemastian bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan. Pendaftaran pemilih harus terbuka, mudah diakses, dan tidak diskriminatif. Ini memerlukan pengadaan sistem pendaftaran yang akurat dan terpercaya, yang memastikan bahwa daftar pemilih mencerminkan populasi secara menyeluruh. Selain itu, upaya harus dilakukan untuk menghapuskan praktik intimidasi, pengancaman, atau pembatasan fisik yang mencegah pemilih untuk mengeluarkan suara mereka sesuai dengan kehendak mereka sendiri.

Kedua, transparansi adalah elemen penting dalam menjaga integritas pemilu. Penyelenggaraan pemilu harus terbuka untuk pengawasan publik dan lembaga independen. Proses pemilihan, termasuk tahap pendaftaran pemilih, kampanye politik, pemungutan suara, dan penghitungan suara, harus didokumentasikan secara cermat dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan. Dengan cara ini, masyarakat dapat memantau dan memverifikasi keabsahan proses pemilihan, serta mengidentifikasi dan melaporkan adanya pelanggaran atau kecurangan.

Ketiga, independensi lembaga penyelenggara pemilu sangat penting untuk memastikan integritas pemilu. Lembaga-lembaga semacam ini harus bebas dari campur tangan pemerintah atau kepentingan politik tertentu. Mereka harus diberikan otonomi dan sumber daya yang cukup untuk melaksanakan tugas-tugas mereka secara profesional dan tanpa tekanan eksternal. Penunjukan personel yang kompeten dan etis, serta prosedur yang transparan dalam pengambilan keputusan, akan membantu menjaga integritas lembaga penyelenggara pemilu.

Terakhir, partisipasi aktif dan pendidikan pemilih yang memadai adalah faktor penting dalam menjaga integritas pemilu. Masyarakat harus diberikan informasi yang jelas dan objektif tentang calon, platform politik, serta prosedur pemilihan itu sendiri. Pendidikan pemilih yang efektif akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemilu, hak-hak pemilih, dan tanggung jawab yang melekat pada partisipasi politik yang bertanggung jawab.

Sekali lagi, integritas penyelenggaraan pemilu adalah prasyarat bagi sistem demokrasi yang sehat dan berfungsi dengan baik. Melalui proses pemilihan yang adil, transparan, dan bebas dari manipulasi, kita dapat memastikan bahwa suara rakyat tercermin dengan benar dalam kebijakan publik dan dalam pemilihan pemimpin yang mewakili kepentingan rakyat secara menyeluruh. Upaya terus-menerus harus dilakukan oleh pemerintah, lembaga pemilu, dan masyarakat sipil untuk memastikan integritas pemilu, menjaga kepercayaan publik, dan mempertahankan dasar demokrasi yang kita junjung tinggi.

Penulis: Ahmad Thoifur Arif, Sekretaris Asosiasi Pegiat Desa Indonesia Pasuruan

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

    Refleksi Perjuangan Ketua IPPNU Kabupaten Pasuruan dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rab, 30 Mar 2022
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Ketua memegang peranan sentral dengan menjadi kepala pada tubuh sebuah organisasi. Buku ini menceritakan kisah perjuangan para ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pasuruan dari masa ke masa. Di mana keputusan dan langkahnya dapat membawa kemajuan serta memperbaiki stigma negatif di masyarakat terkait dengan aktifis perempuan. Buku berjudul ‘The Journey […]

  • Semarakkan Program Selama Ramadhan, NU Pasuruan Briefing Menulis Berita

    Semarakkan Program Selama Ramadhan, NU Pasuruan Briefing Menulis Berita

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Kelompok Kerja (Pokja) Ramadhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Briefing Menulis Berita Ramadhan 1446 H di Ruang Rapat Lantai 2 Graha NU Pasuruan, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Jumat (28/02/2025). Ketua Pokja Ramadhan Gus H Abdul Ghofur berharap, semua kegiatan yang dilakukan oleh pengurus NU, Badan Otonom (Banom), dan lembaga […]

  • Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020: Kampanye Unik Meningkatkan Imun

    Gotri Ala Gotri Nogosari Pasuruan 2020: Kampanye Unik Meningkatkan Imun

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sosialisasi tentang pencegahan Covid-19 dan tata kehidupan normal baru terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan kegiatan-kegiatan yang unik, kreatif, kekinian, dan berbasis kearifan lokal, serta melibatkan para kiai dan gawagis. Kali ini, sosialisasi tersebut dilaksanakan sekaligus dalam rangka memperingati 1 Muharram 1442 H, hari Kemerdekaan ke-75, dan hari jadi kabupaten Pasuruan ke-1091, yakni Gotri […]

  • Innalillahi, Kiai Abdullah Mannan Rais Syuriyah MWCNU Lekok Meninggal

    Innalillahi, Kiai Abdullah Mannan Rais Syuriyah MWCNU Lekok Meninggal

    • calendar_month Sab, 8 Jan 2022
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Lekok, NU PasuruanPengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lekok berduka. Musabbabnya, Kiai Abdullah Mannan, Rais Syuriyah MWCNU Lekok dan Pengasuh Pondok Pesantren Manarul Ulum, wafat pada Jumat (07/01/2022) sore. Sekretaris MWCNU Lekok Ustadz Asy’ari, membenarkan kabar itu. Kiai Abdullah Mannan meninggal pada pukul 16.15 WIB di Pondok Pesantren, Jl. Menara Air, Dusun Lampean, […]

  • Sekretaris LPBINU Kabupaten Pasuruan Terpilih sebagai Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana

    Sekretaris LPBINU Kabupaten Pasuruan Terpilih sebagai Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Aris Felani memakai rompi di acara Mubes FPRB (Foto: NU Pasuruan)

  • Ngaji Muharraman KGSKR GUSDURian Pasuruan, Baca Puisi Gus Mus

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kegiatan Ngaji Muharraman yang dilaksanakan oleh Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) GUSDURian Pasuruan, Jumat (6/9/2019), bertempat di Aula SMAN 1 Bangil, dalam sesi pembacaan puisi, membacakan puisi karya KH. A. Mustofa Bisri, yang berjudul “Selamat Tahun Baru Kawan”. Adapun yang membaca puisi tersebut adalah Dita Febrianti, siswi SMAN 1 Purwosari. Berikut puisi tersebut: Selamat […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca