Breaking News
light_mode

Mahasiswa UNU Pasuruan Sedekah Eco Enzyme, Warga Berharap Jadi Gerakan Selamatkan Danau Ranu

  • account_circle Makhfud Syawaludin
  • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

Grati, NU Pasuruan

Masyarakat sekitar Danau Ranu menaruh harapan besar terhadap kegiatan Sedekah Eco Enzyme yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan. Warga berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi aksi rutin demi memulihkan ekosistem danau.

Kegiatan sedekah eco enzyme berupa penuangan cairan hasil fermentasi limbah organik ke perairan danau tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/02/2026). Program ini muncul sebagai respons atas kondisi Danau Ranu yang semakin memprihatinkan, mulai dari air yang keruh kehijauan hingga fenomena kematian ikan yang kerap terjadi pada awal musim hujan.

Bagi warga setempat, kegiatan ini menghadirkan harapan baru. Kiswanto, warga Desa Ranu Klindungan, menilai sedekah eco enzyme bisa menjadi jalan kolektif untuk menjaga danau yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut. Kalau bisa, masyarakat dan pemerintah desa ikut terlibat menyumbangkan eco enzyme secara rutin, misalnya setiap bulan,” ungkapnya kepada NU Pasuruan, Ahad (15/02/2026).

Ketua Kelompok KKN, Abu Hasan, menyampaikan bahwa keresahan masyarakat menjadi dasar utama mahasiswa menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, eco enzyme dipilih karena murah, mudah dibuat, dan ramah lingkungan.

“Eco enzyme berasal dari fermentasi limbah kulit buah selama kurang lebih 100 hari. Cairan ini dapat membantu menjernihkan air, mengurai amoniak, dan memperbaiki keseimbangan ekosistem perairan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, eco enzyme dibuat dari campuran molase atau tetes tebu, limbah kulit buah, dan air dengan perbandingan 1:3:10. Seluruh bahan difermentasi dalam wadah tertutup hingga siap digunakan.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNU Pasuruan, M. Solkhan menyebutkan, gerakan ini tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga membuka peluang pengembangan keilmuan dan riset berbasis pengabdian masyarakat.

“Eco enzyme ini sudah diuji mampu mengurangi bau amis dan membantu menjernihkan air. Jika dikembangkan lebih lanjut, kegiatan ini bisa menjadi bahan penelitian atau skripsi mahasiswa, karena teknologinya relatif baru dan aplikatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, teknologi eco enzyme mudah direplikasi oleh masyarakat dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Bahkan, apabila ditemukan inovasi baru dalam prosesnya, tidak menutup kemungkinan untuk dipatenkan.

“Melalui kolaborasi antara mahasiswa, warga, akademisi, dan dukungan kampus, masyarakat berharap gerakan sedekah eco enzyme dapat menjadi langkah awal pemulihan Danau Ranu sekaligus contoh pengabdian lingkungan yang berkelanjutan,” tutup Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian tersebut.

Diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UNU Pasuruan Abu Amar Bustomi, Wakil Rektor I Suadi, Wakil Rektor II M. Yusuf, Direktur Akmal M. Khoirul Lutfi, perwakilan Indonesia Power, serta anggota Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM).

Penulis: Makhfud Syawaludin

  • Penulis: Makhfud Syawaludin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Tashwirul Afkar Reborn, Progam LTNNU Pasuruan di Hari Santri 2024

    Mengenal Tashwirul Afkar Reborn, Progam LTNNU Pasuruan di Hari Santri 2024

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Tashwirul Afkar adalah sebuah forum gerakan intelektual yang digagas oleh KH Wahab Chasbullah untuk merespons berbagai isu aktual yang dihadapi masyarakat waktu itu. esuai namanya, di dalam forum tersebut berkumpul para kiai pesantren. Tidak hanya yang muda, melainkan tua yang memiliki semangat sama yaitu menjaga Ahlussunah wal Jamaah. Salah satu kegiatannya adalah […]

  • Dipercaya Pemda, NU Pasuruan Kirim Pemateri Pesantren Ramadhan di SDN Hingga SMAN

    Dipercaya Pemda, NU Pasuruan Kirim Pemateri Pesantren Ramadhan di SDN Hingga SMAN

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Bangil, NU PasuruanPengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan kembali dipercaya Dinas Pendidikan setempat untuk membekali Sekolah Dasar Negeri (SDN) dalam penyelenggaran Pesantren Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi. Kegiatan Pembekalan Pemateri Pesantren Ramadhan dipusatkan di Gedung Pertemuan Lantai 2 Dinas Pendidikan, Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasuruan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Jalan Raya […]

  • Dukung Pengembangan Ikan Asap, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Inovasi Abon

    Dukung Pengembangan Ikan Asap, Mahasiswa STAIS UNU Pasuruan Bikin Inovasi Abon

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2023
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanMahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Salahuddin dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi kelompok 10 membuat inovasi Abon Ikan Asap di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Perwakilan kelompok Sagita Martha Triyani mengungkapkan, latar belakang munculnya ide Abon Ikan Asap. Dimulai dengan mengetahui hal ikhwal […]

  • Manfaatkan Limbah Plastik, Fatayat NU Pohjentrek Gelar Pelatihan

    Manfaatkan Limbah Plastik, Fatayat NU Pohjentrek Gelar Pelatihan

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Kabupaten PasuruanManfaatkan limbah plastik, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Pohjentrek menggelar kegiatan Pelatihan Pengelolahan Limbah Plastik di Balai Desa Sungi Wetan Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/3/2021). Kegiatan pelatihan diikuti oleh Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU yang ada di Kecamatan Pohjentrek. Lilik Yulidah, ketua PAC Fatayat NU Pohjentrek, selain menjelaskan bahwa […]

  • ANSOR Pasrepan Lakukan Penyemprotan Disinfektan Semua Pesantren, Musholla, dan Madrasah di Wilayahnya

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2020
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP ANSOR) Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan sejak Kamis hingga Sabtu kemarin (28/3/20) melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh Pondok Pesantren, Masjid, Musholah dan Madrasah di Wilayah Pasrepan. Kegiatan yang berkolaborasi dengan pihak Kecamatan, Pendamping Desa, Pemerintah Desa, dan IPNU tersebut sebagai upaya pencegahan terhadap virus Covid-19 atau virus Corona. […]

  • Empat Desa di Pasuruan Sambut Hangat Mahasiswa PMM UNU STAI Shalahuddin

    Empat Desa di Pasuruan Sambut Hangat Mahasiswa PMM UNU STAI Shalahuddin

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • visibility 856
    • 1Komentar

    Pohjentrek, NU PasuruanProgram Mahasiswa Mengabdi (PMM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Shalahuddin Pasuruan disambut baik oleh empat desa lokasi pengabdian, yakni Tamansari (Wonorejo), Randupitu (Gempol), dan Kalirejo (Gondangwetan) dan Pondok Pesantren Al Ikhlas Rembang pada Rabu (09/07/2025). Perangkat Desa Tamansari, Mustain Romli, menyambut hangat kedatangan para mahasiswa PMM. Ia berharap kehadiran […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca