Breaking News
light_mode

Pesantren, Tempat Mencari dan Belajar Hidup Berkah

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 962
  • comment 0 komentar

Salah satu nilai pendidikan yang dirasaakan masyarakat bumi nusantara sejak dahulu kala adalah nikmat mengetahui ajaran agama. Sistem pengajaran yang diawali dengan berkumpul di masjid, langgar dan pesantren ini merupakan sistem pendidikan yang telah lama berkembang hingga berabad-abad sebelum ada sistem klasikal seperti sekarang.

Pendidikan Islam di nusantara digalakkan oleh para wali dengan membangun asrama dan surau-surau. Seperti halnya Sunan Ampel telah mendirikan lembaga pendidikan Islam sebagai tempat ngelmu atau ngaos pemuda Islam. Diantara mereka ada Sunan Giri yang telah ngelmu kepada Sunan Ampel dan kemudian Sunan Giri mendirikan lembaga pendidikan Islam di Giri (Gresik).

Wali songo secara pelan-pelan merubah tata nilai yang ada di masyarakat dengan nilai-nilai Islam. Masyarakat pribumi yang sangat kental dengan kepercayaan paganisme, dengan proses akulturasi antara budaya dan agama Islam berhasil mengantarkan penyebaran Islam.

Pendidikan dari lembaga pesantren inilah menjadi bentuk penyebaran Islam di tanah Jawa. Pengajian dengan mengakomodasi tradisi dimasyarakat setempat menjadi strategi yang ampuh dalam penyebaran Islam. Itu tak lain karena di pesantren lah ada istilah barokah.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ

Jikalau sekiranya penduduk desa / negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami anugerahkan kepada (kehidupan) mereka barokah dari langit dan bumi. (QS AI-A’rof ayat 96)

Kita patut bangga lantaran masih banyak pelajar yang berkenan untuk sekolah di pesantren. Tidak hanya ilmu pengetahuan yang diraih, juga selama di pesantren akan mendapat tempaan hidup dan berkah dari para ulama dan kiai. Hal ini disampaikan oleh Gus Mujib, sapaan akrabnya KH Mujib Imron saat memberikan ceramah dalam majelis pengajiannya.

Para wali santri harus bersyukur lantaran anak-anak mau sekolah sekaligus mondok di pesantren, karena tidak sedikit, anak-anak kita yang enggan mondok lantaran dianggap sebagai orang desa dan ketinggalan zaman. Padahal ini adalah peninggalan terbaik Wali Songo

Kendati demikian, tempaan selama di pesantren serta keberkahan dari para kiai, ulama dan ustadz pesantren tidak akan berguna kalau tidak diimbangi dengan kemauan yang tulus dari para pelajar. Hal ini sangat bergantung kepada santri, apakah mau berproses dengan baik dan berhidmah. “Pendidikan Khidmah atau pendidikan pengabdian Lebih maksimal hanya ada di Pondok Pesantren”. tambah Gus Mujib

Beliau menegaskan bahwa keberkahan itu hanya bisa diperoleh dengan khidmah / pengabdian, hal ini Sesuai dengan maqolah yang umum di pesantren

العلم بالتعلم والنفع بالرضى و البركة بالخدمة

Ilmu dapat diraih dengan belajar. Kemanfaatan dapat diraih dengan ridha guru, dan barokah dapat diraih dengan khidmah (mengabdi pada guru)

ثبات العلم بالمذاكرة وبركته بالخدمة ونفعه برضا الشيخ

Melekatnya ilmu dapat diperoleh dengan sering muthola’ah,dan Barokah nya dapat diraih dengan berkhidmah, sedangkan manfaat bisa di dapatkan dengan ridho sang guru

Maka bisa kita ambil hikmah dari penjelasan Gus Mujib bahwa dunia pendidikan haruslah ada yang namanya khidmah, yang mana pelajar, atau santri tidak cukup hanya belajar yang rajin. Akan tetapi harus berkhidmah kepada guru, ust dan kiai untuk bisa / dapat meraih keberkahan ilmu pengetahuan dan diberikan keselamatan didunia dan akhirat kelak.

Pesantren telah memberikan tempaan yang demikian serius agar para pelajar dan santri dapat beradaptasi dan berguna bagi masyarakat setempat. Sejumlah kegiatan dan keterampilan juga diajarkan oleh para pengurus dan pengasuh agar nanti para santri bisa berkiprah di masyarakat.

Tempaan selama di pesantren inilah yang akhirnya membuat para santri menjadi generasi unggul. Saat teman sebaya terjerumus dengan minuman keras, pergaulan bebas, kondisi lingkungan yang tidak mendukung dan perilaku negatif lainnya, santri semakin asyik dengan pendalaman agama dan keterampilan

Kita harus berus bersyukur betapa nikmatnya ditakdirkan bisa belajar di Pesantren, Ini semua tak lain karena Para Wali dahulu sudah menanam dasar-dasar nilai pendidikan Islam yang matang.

lahumul fatikhah.

Penulis: M Najich Syamsuddini, Alumni Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang dan tinggal di Pasuruan

Editor: Muhajirin Yusuf

  • Penulis: NU Pasuruan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    KH Imron Mutamakkin: Pondasi Aswaja Kunci Istiqamah NU Hingga Abad Kedua

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengatakan bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas istiqamahnya jam’iyyah Nahdlatul Ulama dalam menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. Hal itu diungkapkan pada saat Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Bersama ISHARI NU […]

  • Semarak Panggung Budaya Dies Maulidiyah LPQ Pesantren Al-Yasini

    Semarak Panggung Budaya Dies Maulidiyah LPQ Pesantren Al-Yasini

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Kraton, NU PasuruanDies Maulidiyah Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) Putri ke-20 Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini (PPTA), Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, menampilkan ragam seni kreasi santri yang memukau, Senin (7/8/2023). “Dibuka penampilan santri putri dari Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PS NU) Pagar Nusa (PN) Pesantren Al-Yasini. Saat senjata konvensional dimainkan, tegang dan mendebarkan,” imbuh Eni […]

  • Terpilih Secara Aklamasi, Ini Visi Misi Saiful Akbar Sebagai Ketua PC IPNU Pasuruan

    Terpilih Secara Aklamasi, Ini Visi Misi Saiful Akbar Sebagai Ketua PC IPNU Pasuruan

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • visibility 1.642
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Saiful Akbar terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan masa khidmat 2024-2026. ia terpilih secara aklamasi pada saat Konferensi Cabang (Konfercab) ke XX di Aula KH Ahmad Djufri, PCNU Kabupaten Pasuruan (23-24/10/2024). Alumni Institut Teknologi Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan tersebut memiliki visi mendigdayakan IPNU Kabupaten […]

  • Momen Harlah NU ke-96, Lazisnu Kab. Pasuruan Gelar Santunan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2019
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Pasuruan, Rabu, 13 Maret 2019. PCNU Care Lazisnu Kabupaten Pasuruan mengadakan santunan yatim dan pengobatan gratis bersama RS BAZNAS Sidoarjo, dan MWC NU Nguling. Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan PCNU Kabupaten Pasuruan dalam memperingati Harlah NU ke-96. Pada kegiatan kali ini, lazisnu memberikan santunan berupa uang tunai dan bingkisan pada 30 anak […]

  • Manfaat Belajar Jurnalistik di Tengah Derasnya Informasi Hoax

    Manfaat Belajar Jurnalistik di Tengah Derasnya Informasi Hoax

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Lutfi Hidayat menyampaikan, manfaat belajar jurnalistik di tengah derasnya penyebaran informasi hoax atau berita bohong. “Karena pemahaman tentang jurnalistik sejatinya juga perlu untuk setiap individu agar tidak mudah terjebak dan terprovokasi berita hoax dan dapat memilah berita yang berpotensi […]

  • Relawan LPBINU Pasuruan Gelar Ngobar, Bahas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana

    Relawan LPBINU Pasuruan Gelar Ngobar, Bahas Penguatan Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Ngopi Bareng Edukasi Bencana pada Senin (24/11/2025) di Aida Resto Cafe Rejoso. Forum ini menjadi wadah konsolidasi relawan sekaligus penguatan peran dalam penanggulangan kebencanaan di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Sekretaris PC LPBINU Kabupaten Pasuruan, Aris Felani, menyampaikan […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca