Breaking News
light_mode

Festival Jajanan Tradisional Bentuk Kenalkan Makanan Khas Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
  • visibility 1.183
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar festival kuliner jajanan tradisional di area perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Ketua pelaksana Gus Nasih Nashor mengatakan, festival jajanan tradisional merupakan cara dari PCNU Kabupaten Pasuruan untuk mengenalkan jajanan khas indonesia kepada anak anak muda.

“Dalam festival tersebut banyak sekali jajanan yang dapat dibeli di stand banom dan lembaga NU,” ujarnya.

Menurutnya banyak sekali anak anak kecil yang menderita sakit yang seharusnya tidak dialami. Oleh karena itu mengenalkan jajanan tradisional merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada anak anak.

“Mengenalkan jajanan tradisional merupakan bentuk kepedulian kepada anak anak,” terangnya.

Adapaun jajanan tradisional di festival tersebut diantaranya:

  1. Sekertariat PCNU menjual ghodo kinco
  2. LKKNU menjual minuman tradisional
  3. LPPNU menjual kopi sehat, madusa dan beras kencur
  4. Muslimat NU menjual lontong balap dan kupang lontong
  5. Fatayat NU menjual klepon, lupis, puthu dan horog horog
  6. GP Ansor menjualApem dan bikang
  7. IPNU menjual cenil dan jongkong
  8. IPPNU menjual jemblem, lamet dan suwut
  9. LBHNU menjual ghetok lindri
  10. ISNU menjual polo pendem, rujak cingur, rujak manis dan sinom
  11. Pergunu menjual othok othok, roti goreng dan kencur
  12. ISHARI NU menjual perut ayam dan cakar ayam
  13. Pagar Nusa menjual krawon, bothok dan nasi jagung
  14. LP Ma’arif menjual lumpur bakar, dadar gulung dan jenang procot
  15. LPTNU menjual angsle dan serabi
  16. LKNU menjual sosis solo dan nogosari
  17. RMINU menjual ketan koya dan ketan srikaya
  18. BKMNU menjual lempuk

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk HADIR ! MAULID NABI & KAJIAN TASAWWUF di UNIVERSITAS YUDHARTA PASURUAN

    • calendar_month Rab, 19 Des 2018
    • visibility 1.042
    • 1Komentar

    Dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW, Mahasiswa Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (MATAN) Cabang Pasuruan & Komisariat YUDHARTA akan mengadakan Kajian Tasawuf yang akan dihadiri oleh KH. Nur Musthofa Hasyim, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Ngashor Jember, Besok Kamis (20/12/2018) di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan. Selain itu, akan dilakukan Launching Dsalik TV yang merupakan Channel TV […]

  • Cabang Pasuruan: Generasi Awal Kepengurusan NU di Daerah

    Cabang Pasuruan: Generasi Awal Kepengurusan NU di Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Mungkin tak banyak yang tahu, jika awal mula berdirinya Nahdlatul Ulama, tak serta merta langsung mendirikan kepengurusan Cabang di berbagai daerah. Meski pada proses pendiriannya dihadiri oleh segenap ulama dari Jawa-Madura, akan tetapi butuh waktu dua tahun bagi Hadratusysyekh KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar NU, untuk merestui berdirinya Cabang NU di berbagai daerah. Sebagaimana dikabarkan […]

  • PMM UNU Pasuruan  Usung Budidaya Selada Hidroponik Perkuat Ketahanan Pangan Desa Kedungboto

    PMM UNU Pasuruan Usung Budidaya Selada Hidroponik Perkuat Ketahanan Pangan Desa Kedungboto

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Beji, NU Pasuruan Program Mahasiswa Mengabdi (PMM) Kelompok 15 Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan memulai pengabdian di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan Mengusung tema Ketahanan Pangan mahasiswa menghadirkan program unggulan budidaya selada dengan sistem hidroponik sebagai upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus memperkenalkan metode pertanian yang efisien bagi masyarakat pesisir. Kepala Desa Kedungboto, Subandi, menyampaikan […]

  • Dari Koin NU, PRNU Kayukebek Santuni Anak Yatim

    Dari Koin NU, PRNU Kayukebek Santuni Anak Yatim

    • calendar_month Jum, 4 Agu 2023
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Tutur, NU PasuruanPengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kayukebek, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tutur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, menyantuni Yatim Piatu setempat. Dana santunan berasal dari KOIN (Kotak Infak) NU. “Tanpa adanya Koin NU kegiatan ini tidak akan jalan (Secara maksimal). Ayo maksimalkan Koin NU. Manfaatnya juga ke Jamiyyah dan Jamaah […]

  • Kripsang dan Sasang, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    Kripsang dan Sasang, Olahan Pisang Buatan Mahasiswa ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
    • visibility 1.256
    • 0Komentar

    Lumbang, NU PasuruanMahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) mendampingi warga Dusun Krajan Sidorukun, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan dalam mengolah pisang. Menjadi Kripik Pisang Khas Panditan (Kripsang) dan Sale Pisang Asli Lumbang Panditan (Sasang). Penanggungjawab Kegiatan Sailatul Ilmi menyampaikan, meski Desa […]

  • Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

    Begini Cara Mahasiswa STAI Salahuddin Pasuruan Dukung Usaha Songkok Desa Sungi Wetan

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • visibility 1.079
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Geliat perekonomian di desa terus mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pihak swasta, dan pemangku kepentingan lainnya. Satu dari beberapa dukungan itu adalah Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) yang diinisiasi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar. Ikut mendukung itu, Mahasiswa Sekolah Tinggi […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca