Breaking News
light_mode

Festival Jajanan Tradisional Bentuk Kenalkan Makanan Khas Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
  • visibility 1.176
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar festival kuliner jajanan tradisional di area perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Ketua pelaksana Gus Nasih Nashor mengatakan, festival jajanan tradisional merupakan cara dari PCNU Kabupaten Pasuruan untuk mengenalkan jajanan khas indonesia kepada anak anak muda.

“Dalam festival tersebut banyak sekali jajanan yang dapat dibeli di stand banom dan lembaga NU,” ujarnya.

Menurutnya banyak sekali anak anak kecil yang menderita sakit yang seharusnya tidak dialami. Oleh karena itu mengenalkan jajanan tradisional merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada anak anak.

“Mengenalkan jajanan tradisional merupakan bentuk kepedulian kepada anak anak,” terangnya.

Adapaun jajanan tradisional di festival tersebut diantaranya:

  1. Sekertariat PCNU menjual ghodo kinco
  2. LKKNU menjual minuman tradisional
  3. LPPNU menjual kopi sehat, madusa dan beras kencur
  4. Muslimat NU menjual lontong balap dan kupang lontong
  5. Fatayat NU menjual klepon, lupis, puthu dan horog horog
  6. GP Ansor menjualApem dan bikang
  7. IPNU menjual cenil dan jongkong
  8. IPPNU menjual jemblem, lamet dan suwut
  9. LBHNU menjual ghetok lindri
  10. ISNU menjual polo pendem, rujak cingur, rujak manis dan sinom
  11. Pergunu menjual othok othok, roti goreng dan kencur
  12. ISHARI NU menjual perut ayam dan cakar ayam
  13. Pagar Nusa menjual krawon, bothok dan nasi jagung
  14. LP Ma’arif menjual lumpur bakar, dadar gulung dan jenang procot
  15. LPTNU menjual angsle dan serabi
  16. LKNU menjual sosis solo dan nogosari
  17. RMINU menjual ketan koya dan ketan srikaya
  18. BKMNU menjual lempuk

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    Di Makesta, Pelajar Diberitahu Alasan Masyarakat Semangat Melawan Penjajah di Surabaya

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • visibility 962
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) Kabupaten Pasuruan Ahmad Farid mengungkapkan, alasan masyarakat bersemangat dalam pertempuran melawan Pasukan Sekutu di Surabaya pada tahun 1945. Yakni mengikuti Fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. Hal itu ditegaskan saat menjadi pemateri di acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang […]

  • Nikmati Keseruan Jelajah Wisata Virtual di Website dan Youtube ITSNU Pasuruan

    Nikmati Keseruan Jelajah Wisata Virtual di Website dan Youtube ITSNU Pasuruan

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Himpunan mahasiswa dan Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pasuruan meluncurkan Virtual Tour Wisata Pasuruan 360 derajat. Kepala Program Studi (Kaprodi) DKV, Kharisma Nanda Zenmira menjelaskan, virtual tour itu dapat memberikan sensasi jalan-jalan secara maya di manapun viewer berada. “Jalan-jalan ke lokasi tertentu secara […]

  • Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

    Tingkatkan Kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan, Pemkab Gandeng PCNU Kab. Pasuruan

    • calendar_month Jum, 24 Jul 2020
    • visibility 984
    • 0Komentar

    Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa jumlah masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 dan warga yang meninggal terus mengalami peningkatan. Kabar baiknya, persentase kesembuhan orang yang terpapar virus telah mencapai hampir 50%. Adapun salah satu penyebab adanya peningkatan penyebaran virus Corona di Kabupaten Pasuruan adalah kurang maksimalnya penerapan protokol kesehatan dikalangan masyarakat sendiri. Oleh […]

  • Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    Tingkatkan Kapasitas, PCNU Pasuruan Gelar Diklat Protokol

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2024
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar Diklat Protokol di Aula PCNU Kabupaten Pasuruan, Sabtu- Ahad (5-6/10/2024). Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Pasuruan M Subadar mengatakan tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) Nahdlatul Ulama (NU) agar lebih paham dalam menyusun acara, menjadi Master of Ceremony (MC), ajudan dan […]

  • Perkuat Kemandirian Jam’iyah, LAZISNU  Pasuruan Intensifkan Gerakan Koin NU

    Perkuat Kemandirian Jam’iyah, LAZISNU Pasuruan Intensifkan Gerakan Koin NU

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Pohjentrek, NU Pasuruan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pasuruan menggelar kegiatan Intensifikasi Koin NU di Kebon Pring, Kota Pasuruan, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat gerakan Koin NU sebagai instrumen kemandirian organisasi dan jam’iyah Nahdlatul Ulama. Ketua PC LAZISNU Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis Majid, […]

  • KBIHU NU Haromain Sukorejo Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026, Perkuat Khidmah NU untuk Umat

    KBIHU NU Haromain Sukorejo Sambut Kepulangan Jamaah Haji 2026, Perkuat Khidmah NU untuk Umat

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sukorejo, NU Pasuruan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) NU Haromain Sukorejo menggelar acara penyambutan kepulangan jamaah haji tahun 2026 di Kompleks Masjid Besar Al Mukhlasin, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (3/6/2026). Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Sukorejo, KH Anjumil Azhari, menegaskan bahwa keberadaan KBIHU NU Haromain merupakan bagian dari khidmah Nahdlatul Ulama dalam […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca