Breaking News
light_mode

Festival Jajanan Tradisional Bentuk Kenalkan Makanan Khas Indonesia

  • account_circle NU Pasuruan
  • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
  • visibility 1.125
  • comment 0 komentar

Pohjentrek, NU Pasuruan

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menggelar festival kuliner jajanan tradisional di area perkantoran PCNU Kabupaten Pasuruan, Ahad (20/10/2024).

Ketua pelaksana Gus Nasih Nashor mengatakan, festival jajanan tradisional merupakan cara dari PCNU Kabupaten Pasuruan untuk mengenalkan jajanan khas indonesia kepada anak anak muda.

“Dalam festival tersebut banyak sekali jajanan yang dapat dibeli di stand banom dan lembaga NU,” ujarnya.

Menurutnya banyak sekali anak anak kecil yang menderita sakit yang seharusnya tidak dialami. Oleh karena itu mengenalkan jajanan tradisional merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada anak anak.

“Mengenalkan jajanan tradisional merupakan bentuk kepedulian kepada anak anak,” terangnya.

Adapaun jajanan tradisional di festival tersebut diantaranya:

  1. Sekertariat PCNU menjual ghodo kinco
  2. LKKNU menjual minuman tradisional
  3. LPPNU menjual kopi sehat, madusa dan beras kencur
  4. Muslimat NU menjual lontong balap dan kupang lontong
  5. Fatayat NU menjual klepon, lupis, puthu dan horog horog
  6. GP Ansor menjualApem dan bikang
  7. IPNU menjual cenil dan jongkong
  8. IPPNU menjual jemblem, lamet dan suwut
  9. LBHNU menjual ghetok lindri
  10. ISNU menjual polo pendem, rujak cingur, rujak manis dan sinom
  11. Pergunu menjual othok othok, roti goreng dan kencur
  12. ISHARI NU menjual perut ayam dan cakar ayam
  13. Pagar Nusa menjual krawon, bothok dan nasi jagung
  14. LP Ma’arif menjual lumpur bakar, dadar gulung dan jenang procot
  15. LPTNU menjual angsle dan serabi
  16. LKNU menjual sosis solo dan nogosari
  17. RMINU menjual ketan koya dan ketan srikaya
  18. BKMNU menjual lempuk

Penulis : Mokh Faisol

  • Penulis: NU Pasuruan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    Azan dengan Hayya Alal Jihad itu Bid’ah Sayyi’ah & Melecehkan Islam

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Merespon viralnya sebuah video azan yang menyelipkan lafaz ‘hayya alal jihad’, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa hal tersebut tidak dibenarkan dalam hukum agama Islam. “Rasulullah berkali-kali berjihad. Tidak pernah sekalipun ada riwayat, yang (menunjukkan Rasulullah) merubah hayya alas sholah menjadi hayya alal jihad,” tegas KH. Muhib Aman Aly, selaku Katib Syuriah, […]

  • Nisfu sya'ban

    Nisfu Sya’ban dan Dua Rakaat Setara 400 Tahun Beribadah

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    Rejoso, NU Kabupaten PasuruanKH. Ishomuddin Ma’shum, selaku pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Karangpandan, mengungkapkan beberapa kisah, amalan dan keutamaan bulan Sya’ban. “Guru-guru kita terdahulu, pada tanggal lima belas Sya’ban, atau disebut Nisfu Sya’ban, membaca surat Yasin 3 kali,” ujarnya saat mengisi pengajian rutin kitab Safinatun Najah, di Musholla Baitul Mukhlisin, Selasa Malam (23/3/2021). “Bulan Sya’ban […]

  • Gerak Cepat, Relawan LPBINU Pasuruan Bantu Evakuasi Pohon Tumbang

    Gerak Cepat, Relawan LPBINU Pasuruan Bantu Evakuasi Pohon Tumbang

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • visibility 834
    • 0Komentar

    Rejoso, NU PasuruanAngin kecang disertai hujan lebat melanda sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, terdapat sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga dan jalan raya di Kecamatan Gondangwetan, Kecamatan Rejoso, dan Kecamatan Grati, Senin (27/2/2023). Merespon itu, relawan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan gerak […]

  • Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

    Heroik Santri 2025, KH Imron Mutamakkin Ajak Santri Jadi Pejuang Akhlak di Era Medsos

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Bangil, NU Pasuruan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, mengajak seluruh santri untuk terus meneladani perjuangan para pendahulu dengan berperang di medan baru perang melawan kemerosotan akhlak dan pengaruh negatif media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Malam Puncak Hari Pahlawan dan Hari Santri Heroik 2025, yang digelar di […]

  • Menuju Revolusi Industri 4.0, Muslimat NU Pasuruan Perkuat Pendidikan Karakter Guru RA & TK

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • visibility 753
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC MUSLIMAT NU) Kabupaten Pasuruan menggelar Seminar Pendidikan bertema “Membentuk karakter generasi emas menuju era revolusi industri 4.0”, bertempat di Pendopo Bupati Pasuruan, Selasa (27/08/2019). Kegiatan yang diikuti oleh 300 peserta dari guru RA dan TK tersebut, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH. Mujib Imron. Menurut Dra. Hj. Aida […]

  • Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    Harlah Ke 40 Pagar Nusa, KH Imron Mutamakkin Tegaskan Kesenian Bela Diri Untuk Syiar

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, menegaskan bahwa kesenian bela diri memiliki peran strategis dalam membentengi Nahdlatul Ulama. Menurutnya, bela diri tidak sekadar tontonan, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga dan memperkuat agama. Hal itu diungkapkan pada saat Kenduri Kesenian Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Kabupaten Pasuruan  di Halaman Universitas Nahdlatul […]

expand_less

Eksplorasi konten lain dari PCNU Kab. Pasuruan

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca